in

Mengenal Seramnya Lapen, Minuman Pencabut Nyawa Asal Kota Yogyakarta

Di Yogyakarta kini digegerkan dengan adanya minuman jenis baru. Bukan minuman yang menyegarkan atau menyehatkan, tapi lebih kepada memabukkan. Namanya adalah lapen. Yap, sebenarnya minuman ini sudah ada sejak dulu, namun baru terkenal akhir-akhir ini dikarenakan Polda DIY menemukan lapen dan lalu memusnahkannya di kantor polisi pusat.

Lapen sudah beredar di kota pendidikan itu sejak Bulan Ramadhan lalu Sahabat Boombastis. Namun, saking pintarnya orang-orang yang menjualnya dengan cara menyelundupkannya dengan berbagai cara, maka lapen baru bisa ditemukan akhir-akhir ini. Nah, kalian pasti penasaran kan dengan minuman lapen ini? Yuk deh simak ulasan dari Boombastis.com berikut ini.

Lapen merupakan sebuah singkatan

Lapen merupakan sebuah singkatan [Sumber Gambar]
Mungkin ketika kalian mendengar kata lapen agak sedikit aneh. Ya karena nama ini sungguh tidak biasa dan bisa dibilang sangat asing. Tapi, bagi orang Yogyakarta, nama lapen ini sudah sangat lekat di telinganya. Ternyata, lapen ini merupakan sebuah singkatan lho Sahabat Boombastis. Dilansir dari laman kumparan.com, jika lapen ini merupakan kependekan dari kata “Langsung Pening”. Ya ini karena efek yang dihasilkan oleh minuman tersebut bisa membuat pingsan para penenggaknya dalam waktu singkat. Ini semua tergantung pada ketahanan fisik peminumnya.

Tetap muncul meski sudah dimusnahkan

Tetap muncul meski sudah dimusnahkan [Sumber Gambar]

Para polisi di Yogyakarta sudah seringkali memusnahkan minuman satu ini. Bahkan, setiap pemusnahannya mencapai seribu plastik lebih. Seperti yang dilakukan Polda DIY pada Hari Selasa tanggal empat agustus 2018 lalu, dilansir dari tribunnews.com, mereka memusnahkan lapen sekitar 1511 plastik. Tapi sayangnya, sepertinya ini tidak berpengaruh karena jumlah lapen terus saja bertambah. Maka dari itu, kepolisian di Yogyakarta berusaha sekali untuk mencari siapa sebenarnya dalang di balik pencipta lapen ini. Lalu, polisi juga akan menindaktegas siapa saja yang berani menjual minuman keras oplosan tersebut.

Harganya super duper murah

Harganya murah [Sumber Gambar]
Miras oplosan memang dikenal murah. Alasannya ya apalagi kalau bukan untuk menjangkau kalangan bawah. Hal ini mirip sekali dengan harga dari minuman yang berasal dari Yogyakarta tersebut Sahabat Boombastis. Dikutip dari kumparan.com, jika harga dari minuman laknat ini adalah 5ribu rupiah untuk satu plastik. Sehingga orang-orang kalangan bawah termasuk anak yang masih sekolah pun dapat membelinya dengan uang jajan mereka. Hmm.. miris juga ya melihat harga dari miras oplosan satu ini.

Lapen mempunyai efek dahsyat ketika dicampur dengan bahan kimia lain

Efek minum lapen [Sumber Gambar]
Namanya juga miras oplosan, pasti dicampur dengan bahan kimia yang tidak masuk di akal kita. Begitu juga dengan lapen, dikutip dari laman okezone.com, kalau lapen ini biasanya dicampur bahan kimia yang cukup berbahaya bagi tubuh. Penciptanya yang bernama Sucipto dulu menambahkan minuman memabukkan tersebut dengan parfum, pembersih lantai, obat nyamuk cair dan juga pil tidur. Tapi seiring berjalannya waktu, lapen kini juga digabungkan dengan minyak tanah. Kata beberapa orang yang pernah menenggaknya, lapen ini sangat dahsyat efeknya pada tubuh ketika dilarutkan bersama minyak tanah. Rasanya pikiran jadi melayang ke mana-mana. Selain itu, banyak juga korban yang tewas karena tidak kuat menahan efek dari lapen ini Sahabat Boombastis.

Ciri-ciri lapen yang tidak bisa dideteksi

Cirinya masih belum bisa dipastikan [Sumber Gambar]
Untuk ciri-ciri lapen masih belum bisa ditetapkan Sahabat Boombastis. Sebab, lapen ini memiliki banyak versi dan juga bentuk yang berbeda-beda. Dulu, saat pertama kali dibuat, lapen ini dikemas mirip dengan botol kecap. Lalu, ada juga lapen yang dimasukkan dalam botol air mineral dan dilepas logonya. Nah, untuk lapen yang dimusnahkan terakhir kali, minuman ini dikemas ke dalam plastik biasa dan cairannya berwarna kuning.

Melihat maraknya penyebaran lapen ini, memang sangat memprihatinkan. Meskipun sudah dimusnahkan, tapi tetap ada saja oknum nakal yang berusaha untuk mengedarkannya. Kemungkinan besar, lapen ini bisa saja menyebar ke kota-kota yang ada di Indonesia. Jadi, jika kalian ditawari minuman tanpa ada kejelasan merek, lebih baik untuk menolaknya. Siapa tahu itu adalah lapen.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Viral Di Sosmed, Inilah Potret Pesepak Bola Lee Seung Woo yang Gantengnya Kayak Idol

Kejam! Seorang Ibu Diarak Hingga Dihajar Massa Hanya Karena Sandal, Begini Kronologinya