Wabah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona belakangan jadi perbincangan hangat. Diketahui, keberadaan corona dianggap sebagai virus baru yang menjadi penyebab maraknya pneumonia di pusat kota Wuhan, China, beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Dunia.tempo.co (21/10/2020), virus corona dikabarkan telah menyebar ke luar negeri. Mereka yang terjangkit, memperlihatkan gejala seperti demam, batuk dan kesulitan bernafas. Meski demikian, tak ada salahnya jika pemerintah Indonesia harus waspada dan berhati-hati terhadap keberadaan virus tersebut. Caranya?

Memperketat pengawasan di Bandara

Hal ini merupakan permintaan dari Komisi E DPRD DKI Jakarta, untuk memperketat penjagaan di bandara agar virus corona tak masuk di ibu kota. “Semoga pencegahan di airport bisa maksimal yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan,” ucap Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria yang dikutip dari News.detik.com (24/01/2020).

Berkoordinasi dengan China perihal perkembangan yang terjadi

Untuk mengetahui perkembangan terkini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, China. Bukan apa-apa, mengetahui informasi tentang informasi terbaru yang tengah terjadi di sana, bisa menjadi masukan bagi pemerintah RI untuk melakukan langkah antisipatif.

Mengisolasi mereka yang dicurigai terjangkit virus corona

Meski belum ada laporan tentang virus corona di Indonesia, salah seorang pasien menjadi suspect (dicurigai) terjangkit dan kini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Oleh pihak rumah sakit, mereka tengah melakukan observasi lebih lanjut karena diketahui bahwa pasien juga punya riwayat perjalanan ke China.

Memeriksa mereka yang datang maupun berasal dari luar negeri

Langkah antisipatif pemerintah untuk mencegah persebaran virus corona, juga diberlakukan pada mereka datang maupun berasal dari luar negeri. Sebanyak tiga WNA kini tengah diteliti atas dugaan terjangkit virus corona. “Tiga pasien itu masih suspect belum pasti. Untuk menjelaskan itu perlu pemeriksaan swipe dan sudah dikirim ke Jakarta, belum ada hasilnya”, ucap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah Dr dr I Ketut Sudartana yang dikutip dari CNNIndonesia.com (24/01/2020).

Melarang maskapai asal Indonesia terbang menuju ke Wuhan

Ilustrasi penerbangan Indonesia [sumber gambar]
Untuk mencegah penyebaran virus dan menjangkiti warganya, maskapai penerbangan Indonesia dilarang terbang dari dan menuju Kota Wuhan, China. Diketahui, ada dua penerbangan nasional yang memiliki rute ke Wuhan yang kini telah diisolasi, yakni Sriwijaya Air dan Lion Air.

BACA JUGA: Ngeri! 5 Virus Paling Berbahaya ini Belum Juga Ada Vaksin Untuk Pencegahannya

Akibat dari virus tersebut, kota Wuhan yang menjadi asalnya hingga kini diisolasi oleh pemerintah China guna menghentikan penyebarannya. Diketahui, beberapa negara ASEAN seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam mengonfirmasi kasus penyebaran corona virus di negaranya. Mau tidak mau, Indonesia harus mewaspadai hal tersebut.