Mengenal Kejawen, Sebuah Kepercayaan Hidup yang Membumi di Jawa

oleh Adi Nugroho
14:30 PM on Nov 23, 2015

Sadar atau pun tidak sebenarnya anda yang berada di Jawa telah menerapkan apa yang namanya Kejawen. Sejak kecil, apa yang diajarkan orang tua mau pun guru, sedikit banyak juga mengadopsi ajaran dari Kejawen. Lantas Kejawen itu sendiri apa? Apakah semacam agama atau kepercayaan yang ada hubungannya dengan klenik dan perdukunan?

Well, mari kita coba kulik satu per satu apa itu Kejawen, dan seperti apa sistemnya. Semoga setelah membaca ini kita semua bisa paham tentang falsafah-falsafah hidup yang menjadi dasar kehidupan di Jawa. Mari kita bahas bersama-sama!

Baca Juga
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI
UU Menikahi Teman Sekantor Disahkan, Inilah 4 Hal Merugikan yang Mungkin Bisa Terjadi

Apa Itu Kejawen?

Kejawen bukanlah sebuah agama. Hal ini perlu kita pahami terlebih dahulu sebelum membahasnya lebih jauh. Kejawen hanyalah sebuah ajaran yang ada jauh sebelum agama monotheis masuk ke Indonesia. Ajaran ini menekankan pada tata krama yang menjadi dasar hubungan antar manusia.

Mengenal Kejawen [image source]
Mengenal Kejawen [image source]
Selain itu, Kejawen juga hidup dan berdampingan dengan agama yang dianut oleh pengikutnya. Artinya ajaran ini akan selaras dengan agama apa saja yang saat ini dianut pengikutnya. Akhirnya muncul apa yang dinamakan Islam Kejawen, Kristen Kejawen, hingga Hindu Kejawen.

Misi-Misi yang Harus Dilakukan Pengikut Kejawen

Pengikut Kejawen memiliki misi dalam hidupnya. Misi ini bukanlah sesuatu yang diwajibkan hingga terkesan memberatkan. Misi ini sejatinya bisa dilakukan selaras dengan kehidupan sehari-harinya. Misi itu bertumpu pada menyatukannya manusia pada Tuhan dalam dirinya. Setelah penyatuan ini manusia akan melakukan misi yang salah satunya adalah menjadi rahmat bagi dirinya sendiri. Manusia tidak akan membuat dirinya menjadi hancur karena kelakuannya yang buruk.

Misi-Misi yang Harus Dilakukan Pengikut Kejawen [image source]
Misi-Misi yang Harus Dilakukan Pengikut Kejawen [image source]
Misi selanjutnya adalah menjadi rahmat bagi keluarga. Kita tidak boleh membuat keluarga menanggung aib yang kita buat. Selanjutnya adalah menjadi rahmat kepada sesama manusia dan alam semesta. Artinya kita harus berbuat baik kepada orang lain dan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini. Misi ini berjalan seiring dengan tumbuhnya manusia dari anak-anak hingga dewasa.

Mengakui Keesaan Tuhan dan Menghormati Semua Ajaran Agama

Meski menganut Kejawen, semua pengikut dari ajaran ini masih meyakini Tuhan Yang Esa. Artinya tidak ada perubahan dengan keyakinan seseorang. Jika ia seorang Muslim maka ia tetap melakukan ibadahnya sesuai dengan tuntunan yang diajarkan.

Mengakui Keesaan Tuhan dan Menghormati Semua Ajaran Agama [image source]
Mengakui Keesaan Tuhan dan Menghormati Semua Ajaran Agama [image source]
Kejawen menghormati semua ajaran agama. Tidak ada intervensi ke dalam agama untuk melarang atau menyuruh sesuatu. Karena Kejawen dan juga agama yang dianut berjalan berdampingan. Melengkapi satu sama lain hingga membentuk sebuah keharmonisan.

Kejawen dan Seni Budaya, Ritual, dan Tradisi Jawa

Kejawen selalu diidentikkan dengan seni budaya, ritual, dan juga tradisi yang telah mengakar di Indonesia. Seperti seni budaya wayang yang sangat kental dengan unsur Jawa. Selain itu juga ada beberapa ritual seperti ruwatan, dan suran. Tradisi-tradisi seperti slametan, dan bersih desa juga ada hingga sekarang.

Kejawen dan Seni Budaya, Ritual, dan Tradisi Jawa [image source]
Kejawen dan Seni Budaya, Ritual, dan Tradisi Jawa [image source]
 Hal-hal semacam itu ada bukan bertujuan untuk menyesatkan manusia. Namun bertujuan agar manusia bisa selaras dengan alam. Selaras dengan masyarakat dan bersyukur dari apa yang telah Tuhan berikan. Beberapa hal seperti seni yang ada di Jawa bahkan digunakan sebagai metode dakwah oleh Wali Songo di masa lalu.

Hari Penting dan Kitab Ajaran

Kejawen juga memiliki beberapa hari yang dianggap sakral dan juga penting. Hal ini sama halnya hari besar dalam agama monotheis yang dianut hampir sebagian besar orang Jawa. Hari-hari itu meliputi Suran, Sepasaran, Mantenan, Mangkat, Unggahan (Puasa dan Syawal), dan Hari Raya Kupat. Karena di Jawa telah ada asimilasi dengan Islam maka hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Mauludan juga dimasukkan ke daftar hari penting.

Ruwatan [image source]
Ruwatan [image source]
Selain ari penting, Kejawen juga memiliki beberapa Kitab. Kitab ini bukanlah kitab suci yang dimiliki agama besar. Kitab ini hanyalah pedoman hidup yang disajikan dengan cara yang lebih unik. Beberapa kitab yang dimiliki oleh Kejawen adalah Kakawin, Babad, Serat, Suluk, Kidungan, dan Primbon.

Kejawen dan Klenik

Apakah ada hubungannya antara Kejawen dan Klenik? Well, sebenarnya dalam ajaran Kejawen tidak ada yang namanya klenik, mistik, dan perdukunan. Memang dalam beberapa prosesi ada yang namanya keris, mantra, dan bunga. Namun hal itu hanya digunakan sebagai simbol saja. Selebihnya tidak ada.

Klenik dan Dukun [image source]
Klenik dan Dukun [image source]
Jadi jika ada yang mengatakan Kejawen adalah sesuatu yang berbau klenik, dan dukun perlu diluruskan. Sejatinya ajaran ini hanya menekankan pada keselarasan hidup. Mematuhi aturan dan juga membuat manusia jadi makhluk yang sangat baik. Kejawen tidak mengajarkan ilmu hitam yang banyak digunakan untuk membuat orang lain jadi menderita.

Itulah beberapa hal yang harus kita ketahui tentang Kejawen. Semoga setelah mengetahuinya kita jadi semakin paham jika ajaran ini bukan untuk keburukan. Bahkan tidak untuk menjerumuskan manusia beragama ke jalan yang sesat. Kejawen justru mengajarkan keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, dan lingkungan sekitarnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya
BACA JUGA