in

Bela Diri karena Kaki Disetrum Pencuri Ikan, Mbah Minto Malah Meringkuk di Tahanan Polisi

Selalu ada sensasi di tengah peliknya hukum Indonesia. Salah satu yang terbaru adalah kisah sedih Mbah Minto. Pria dengan nama asli Kasmito ini harus meringkuk dalam jeruji besi, gara-gara menangkap basah maling ikan. Lho, kok? Kenapa menangkap maling malah jadi tersangka?

Baca juga: Investasi Emas, Ini yang Mesti Kamu Tahu Sebelum Memulai

Usut punya usut, ternyata polisi memiliki alasan untuk menetapkan Mbah Minto sebagai tahanan. Namun tentu saja hal ini mengundang pertanyaan bagi warga Indonesia, baik yang offline maupun online (warganet). Mengapa orang yang tak bersalah malah jadi pesakitan. Yuk, ketahui lebih dalam kasus Mbah Minto yang lagi bikin heboh Indonesia!

Mbah Minto menangkap basah seorang pencuri ikan di kolam yang dijaganya

Ilustrasi tukang setrum ikan di sungai. [sumber gambar]
Sudah menjadi kodratnya, ketika manusia terancam akan membela diri. Begitu pula dengan apa yang dilakukan oleh Mbah Minto. Bekerja sebagai penjaga kolam, tentu pekerjaannya adalah melindungi ikan-ikan di dalamnya. Itulah yang dilakukannya ketika menangkap basah M, pencuri ikan yang sedang melancarkan aksinya.

Melakukan perlawanan karena disetrum

Ilustrasi perlawanan. [sumber gambar]

Antara dedikasi dan pemberani, Mbah Minto tak mau si pencuri lolos. Berdasarkan pengakuan Mbak Minto, si pencuri ketahuan saat melancarkan aksinya, menyetrum ikan-ikan di kolam. Pria 74 tahun ini memintanya untuk naik ke pinggiran. Namun M malah nekad menyetrum kaki Mbah Minto. Berupaya melindungi diri karena kakinya disetrum, Mbah Minto lantas melakukan perlawanan.

Jengkel dengan pencuri, Mbah Minto menebaskan arit ke arah M

Mbah Minto menjelaskan bahwa kejengkelan terbesarnya bukan karena disetrum. Dia merasa sangat marah melihat ikan-ikan yang dipeliharanya mengapung akibat disetrum M. Inilah yang membuat Mbah Minto mengayunkan aritnya ke arah pencuri dengan keras dan fatal.

Ilustrasi dua orang sedang berkelahi. [sumber gambar]

Ternyata, bukan sekali saja kolam yang dijaga Mbah Minto kemalingan. Ia mengaku bahwa pencuri berkali-kali datang dan mengambil ikan-ikan yang dipeliharanya. Inilah yang membuat pria tersebut gelap mata dan berani melawan M, sekaligus membuatnya terjerat kasus penganiayaan.

Lalu mengapa Mbah Minto sampai menjadi tahanan?

Mbah Minto jadi tersangka setelah membacok pencuri ikan. [sumber gambar]
Dalam penjelasannya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan bahwa setelah tebasan pertama, M berbalik dan meminta ampun namun Mbah Minto menyerangnya lagi. Penahanan ini juga dilakukan untuk membantu proses penyidikan, dalam hal ini Mbah Minto dikhawatirkan kabur. Selain itu, Kombes Iqbal juga mengingatkan potensi balas dendam yang bisa dialami Mbah Minto bila masih di tengah masyarakat. Penahan ini dilakukan untuk melindungi pria tersebut.

Kasus yang muncul di tengah keraguan masyarakat atas kapabilitas Kepolisian Republik Indonesia

Polri akhir-akhir ini dikepung banyak masalah. [sumber gambar]
Mengapa kasus Mbah Minto jadi sorotan? Tak diragukan lagi karena masyarakat saat ini sedang meragukan kualitasi Polri. Institusi penegak hukum Indonesia ini sudah beberapa kali disorot publik. Mulai dari tagar #PercumaLaporPolisi gara-gara kasus pelecehan seksual bapak ke anak di Luwu Timur, ibu pedagang yang dipukuli preman malah jadi tersangka di Sumatera Utara, hingga mahasiswa yang dibanting saat demo di Tangerang.

BACA JUGA: Miris! Ibu Pedagang Sayur Ini Dianiaya 3 Pria tapi Malah Dijadikan Sebagai Tersangka

Terlepas dari kasus-kasus di atas, bagaimana nasib Mbah Minto? Keputusan sepenuhnya adalah hak hakim yang akan mengadilinya nanti. Bila bukti menguatkan dirinya membela diri, Mbah Minto kemungkinan besar akan dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari hukuman. Waktu yang akan menjawabnya.

Written by Bayu Yulianto

Kepulauan Cayman, Di Balik Keindahan Alamnya Tersimpan “Surga Pajak” Para Pengusaha Kaya

Idap Penyakit Langka sampai Sepi Job, Ini Kehidupan Ken Zhu Meteor Garden yang Kini Pilu