Bagi umat islam, Shalat merupakan ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan dengan sengaja. Jika masih nekat, maka ancaman dosa dan azab neraka siap menanti di akhirat kelak. Begitu wajibnya perkara ibadah ini, sampai ada seorang nenek di daerah Purwakarta yang mengancam siapa saja agar tidak umat muslim tidak meninggalkan Shalat mereka. Sosok renta tersebut terlihat setia menyusuri jalanan berdebu, sekedar mengingatkan kaum muslim, terutama laki-laki untuk mendirikan Shalat.

Artikel Lainnya
Kembali Telan Korban, Inilah 4 Hal yang Membuat Piton Bisa Memangsa Manusia Hingga Tewas
Sangat Ampuh! Inilah 5 Trik Mujarab untuk Hilangkan Karat yang Menempel Pada Knalpot

Sosok bernama Mak Gober tersebut, rela menyusuri tempat-tempat keramaian seperti pasar hingga pemukiman warga. Bahkan, Pangkalan ojek, sopir angkot hingga pengguna jalan kaki, juga tak luput dari sasarannya. Wanita tua itu tak sungkan menegur mereka yang terlihat masih berleha-leha menjelang waktu shalat tiba. Seperti apa sosok dirinya? simak ulasan berikut.

Niat mulia yang tak surut meski sering di caci maki

Niat mulia yang sempat dicaci maki [sumber gambar]
Mengingatkan orang agar segera shalat tepat pada waktunya, merupakan sebuah kebaikan yang dinilai sebagai pahala. Hal inilah yang menjadi pegangan bagi Mak Gober. Yang miris, aksi yang dilakukan wanita 64 tahun tersebut, seolah mendapat tentangan dari orang-orang disekitarnya. Makin dan cacian, tak henti-hentinya mampir ke telinga peremuan tua tersebut. Bahkan, sang suami pun tega menceraikan dirinya karena dianggap telah usil mengusik kehidupan orang lain. Meski begitu, niat mulianya tersebut tak pernah padam.

Laki-laki mejadi sasaran utama

Kebanyakan laki-laki yang jadi sasaran [sumber gambar]
Dengan balutan hijab syar’i berwarna mencolok, Mak Gober yang terus menyusuri pusat-pusat keramaian. Sasaranya utamanya adalah mereka yang masih terlihat berkeliaran di jalanan dan berleha-leha di warung saat waktu shalat tiba. Kebanyakan korbannya adalah kaum laki-laki yang kedapatan enggan shalat meski telah tiba waktunya. Tak hanya mereka yang sedang duduk santai, para pejalan kaki yang kebetulan berpapasan dengan sosok wanita tua tersebut, pasti langsung terkena ceramahnya.

Dulu diacuhkan dan dicaci, kini banyak yang mendukung

Banyak didukung warga dan ulama [sumber gambar]
Wanita bernama asli Dede Siti hindun tersebut, kerap terlihat berjalan kaki sembari menenteng sebuah tongkat kecil. Tongkat tersebut setia menemani dirinya keluar masuk di keramaian, menyadarkan manusia agar segera menyeru panggilan Tuhan pada mereka lewat kumandang Adzan. Jika sebelumnya aksi unik tersebut ditentang oleh banyak pihak termasuk sang suami, kini ia malah didukung oleh warga dan tokoh agama disekitar tempat tinggalnya.

Berangkat dari keprihatinan pribadi

Berawal dari keprihatinan pribadi [sumber gambar]
Tak ada asap jika tidak ada api. Agaknya, aksi unik Mak Gober melakukan Sweeping kepada mereka yang enggan shalat ini berangkat dari keprihatinan dirinya. Terlebih, daerah Plered dikenal sebagai kawasan religius dengan santri-santrinya. Berangkat dari hal tersebut, jiwanya kemudian tergerak mengingatkan mereka yang masih lalai dalam urusan shalatnya. Lebih dari itu, aksi Mak Gober ini juga merupakanlangkah dakwah agama yang dilakukan dengan caranya sendiri. Sebelumnya, Mak Gober mempunyai rekan-rekan yang membantunya dalam aksinya tersebut. Namun karena tak kuat mental, satu per satu mulai berguguran dan hanya menyisakan dirinya seorang.

Pesan mulia yang terselip dibalik niat yang tulus

Aksi yang penuh tujuan mulia [sumber gambar]
Bukan tanpa sebab. Aksi Mak Gober dalam melakukan hal tersebut hanyalah sebagai pengingat bagi mereka yang masih ogah-ogahan untuk melaksanakan ibadah. Niat tulusnya tersebut, murni karena tujuan dakwah dan ibadah dan tanpa ada tendensi lainnya. Sebagai bukti, ia telah menjalani aksi tersebut selama 10 tahun. Nenek yang sehari-harinya berjualan gas tersebut, berharap diberi kesehatan dan umur yang panjang. Doa tersebut, sering dilantunkannya agar ia bisa tetap mengingatkan mereka untuk beribadah, melepaskan sejenak urusan dunia yang fana ini.

Sosok Mak Gober dengan aksinya yang unik tersebut, merupakan figur yang langka dan sulit ditemui di zaman yang serba terpuruk saat ini. Berbekal niat ibadah yang tulus, ia rela tak mendapat upah sepesar pun, sekedar untuk mengingatkan mereka agar taat terhadap perintah Tuhannya. Semoga keberadaan sosok seperti Mak Gober ini, bisa menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa ibadah merupakan hal penting dan yang utama dibanding dengan dunia fana dengan segala perhiasannya.