Menjadi salah satu negara yang dikenal tak pernah takut dengan ancaman dari luar, tentu saja Korea Utara punya rahasia sendiri. Selain didukung oleh alutsista yang memadai dan bikin ngeri, perilaku rakyatnya juga bikin nyali musuh ciut. Bagaimana tidak, pasalnya dengan nasionalisme mereka tak perlu diragukan, bahkan rela mati demi negara.

Usut punya usut, tingginya nasionalisme dan kecintaan pada sang pemimpin ini sudah diajarkan sejak kecil. Bagaimana tidak, pasalnya baik di sekolah atau di rumah, secara halus orang tua mengajarkan mereka cinta negara. Salah satu caranya adalah memberikan mainan tak biasa. Lalu mainan apa saja yang bikin rakyatnya siap bela negara itu? Simak ulasan di bawah ini.

Sempat panas dengan Amerika, anak-anak pun menjadikan si bendera paman Sam sasaran tembak

Sempat panas dengan US [sumber gambar]

Semua dilakukan jika kelak sampai diserang mereka siap bela negara

Demi bela negara [sumber gambar]

Sampai keadaan belum damai antar keduanya, mereka akan anti dengan ajaran Amerika

Anak Korut anti US [sumber gambar]

Banyak mainan sejatinya di sana, namun kembali lagi kalau senjata jadi yang paling favorit

senjata paling favotit [sumber gambar]

Bahkan permainan yang paling laku adalah tentang perang dan FPS

Game paling laku [sumber gambar]

Semua dipersiapkan agar mereka biasa pegang senjata saat bela negara atau jadi tentara

persiapan masa depan [sumber gambar]

Dan tebak, kostum parade apa yang paling disenangi….. ya tentara

Kostum tentara paling disenangi [sumber gambar]

Tak tanggung-tanggung, semua dibuat se-realistis mungkin

parade budaya [sumber gambar]

Jangan kaget kalau profesi dokter juga favorit……

Dokter jadi favorit pula [sumber gambar]

Kadang para orang dewasa datang untuk mencontohkan semangat mereka

Semangat yang diturunkan [sumber gambar]
Memang sedikit nyeleneh, namun begitulah cara Korut dalam membuat nasionalisme generasi muda tumbuh subur. Faktanya hal ini lumayan berhasil, jadi jangan kaget kalau hampir tak ada serangan teroris yang menyerang di sana. Selain, gahar dan tegasnya negara ini juga penduduknya yang tak mungkin lagi didoktrin karena nasionalismenya.