KPK Himbau PNS Tak Menggunakan Mobil Dinas Untuk Mudik

oleh Adys Disty
07:02 AM on Jun 29, 2015
Mobil Dinas via lintaspos
Mobil Dinas via lintaspos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada penyelenggara negara untuk tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. Hal itu termasuk menggunakan mobil dinas untuk mudik di saat Hari Raya Idul Fitri 2015 nanti. Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan KPK Johan Budi di Jakarta, Minggu (28/6).

Menurut KPK, aset dan properti milik negara tak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi karena tidak sesuai dengan maksud pengadaannya. “KPK mengimbau jangan sampai aset dan properti negara digunakan untuk kepentingan pribadi,” tutur Johan Budi, Plt Pimpinan KPK di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/6).

Baca Juga
Bikin Jantungan, Pajak Mobil “Wah” Ini Bisa Buat Sedekah Orang Sekampung
Inilah 10 Meme, “Yang, di Rumah Lagi Sepi” Dijamin Bikin Kamu Ngakak Sekaligus Gagal Fokus

Johan menegaskan segala aset negara termasuk mobil dinas yang dibeli menggunakan uang negara hanya boleh digunakan untuk kepentingan tugas saja. Di luar kepentingan tugas, tak boleh digunakan. “Seharusnya aset dinas hanya boleh digunakan untuk kepentingan tugas,” ungkap Johan.

Sebelumnya, KPK juga pernah mengeluarkan surat edaran yang melarang penggunaan mobil dinas untuk digunakan mudik para PNS. Hal ini karena penggunaan mobil dinas untuk mudik masuk dalam kategori korupsi yakni penyalahgunaan wewenang dengan tak menggunakan mobil dinas secara semestinya.

Selain itu, Johan juga mengkritik Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang memberikan izin kepada para PNS menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. “KPK sudah mengeluarkan himbauan, keputusan tergantung keputusan masing-masing kementerian,” ucap Johan.

Menurutnya, para penyelenggara negara seharusnya menjadi contoh yang baik bagi publik dengan tidak menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. “Itu tergantung kebijakan yang bersangkutan. KPK menghimbau harusnya pejabat negara tersebut menjadi contoh bahwa fasilitas negara tidak bisa digunakan untuk kepentingan publik,” pungkas Johan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Inilah 13 Potret Marion Jola, Finalis Indonesian Idol yang Viral Berkat Video Hotnya 8 Ilustrasi Tentang Kebiasaan Cewek-Cewek Ini Bakal Bikin Kaum Lelaki Gagal Paham 4 Anak Raja yang Lebih Memilih Tetap Jadi Atlet Ketimbang ‘Ongkang-Ongkang’ Saja 10 Meme “Terperangkap Razia”, Jauh Lebih Pahit Ketimbang Ketemu Mantan di Jalan 5 Fakta Ngeri Sentinel, Suku Primitif Paling Sadis yang Pernah Ada 10 Ucapan Iseng Saat Foto Nikahan Ini Bikin Ngakak Maksimal, Jangan Ditiru Ya! Miris, Orang-Orang Ini Tewas Saat Ulang Tahun Akibat Dikerjain Temannya Sendiri 5 Hal Gila yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Thailand Lama Tak Terdengar, Beginilah Kabar Gayus Tambunan, ‘Sang Koruptor’ Kelas Kakap Inilah 5 Kisah Pengawetan Pemimpin Bangsa yang Tidak Banyak Diketahui 7 Fenomena ‘Salah Kostum’ Jokowi Ini Sukses Bikin Netizen Bertanya-tanya 5 Penemuan Harta Karun di Indonesia yang Jumlahnya Sanggup Melunasi Semua Hutang Negara Uang Bukan Incaran, Inilah 4 Fakta Begal Payudara yang Ternyata Gak Kalah Berbahaya 9 Artis Ini Sok-sokan Update Status Bahasa Inggris, Alhasil Panen Hujatan dari Netizen Pulang Nggak Bawa Piala, 7 Runner Up Indonesian Idol Ini Lebih Tenar daripada Sang Juara 6 Musisi Indonesia Ini Punya Permintaan Aneh Sebelum Manggung, Ada yang Minta Aqua Galon Buat Mandi Loh Menguak Misteri Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 yang Disebut-Sebut Mengandung Emas 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya Mengenal Phu Quoc, Penjara Super Sadis yang Terapkan ‘Siksa Neraka’ di Vietnam Pakai Narkoba Hingga Selingkuh, Ini 4 Kelakuan Istri Pejabat yang Bikin Ngelus Dada
BACA JUGA