Meski sudah dikenal secara mendunia, beberapa perusahaan ingin selalu mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil produksinya. Semua itu bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari cara yang baik sampai cara yang buruk sekalipun.

Seperti yang dilansir di listverse.com, telah diketahui beberapa catatan kejahatan terselubung di balik kesuksesan produksi beberapa merk makanan yang mungkin juga sering Anda nikmati ini. Bahkan ada yang sampai memakan korban jiwa. Simak cerita lengkapnya dalam ulasan ini.

Baca Juga :5 Aksi Kejahatan Membahayakan Yang Sering Terjadi di Indonesia

1. Pemblokiran Merk Dagang Kopi Ethiopia Oleh Starbucks

Pada tahun 2006, kopi sempat menjadi kontroversial, ketika Asosiasi Kopi Nasional memblokir pemerintah Ethiopia untuk merk dagang tiga biji kopi yang paling populer di Amerika Serikat. Starbucks diduga sebagai dalang dibalik kegiatan Asosiasi Kopi Nasional ini.

Pemblokiran Merk Dagang (c) listverse
Pemblokiran Merk Dagang (c) listverse

Pada tahun 2007, permasalahan ini sudah diselesaikan secara damai antara pemerintah Ethiopia dan pihak Starbucks. Tiga biji kopi ini pun menjadi merk dagang dan kekayaan intelektual Ethiopia. Starbucks juga akan diakui sebagai pembeli yang paling disukai oleh negara tersebut.

2. Kampanye Menyesatkan dari Coca-Cola

Pada tahun 2008, Coca-Cola meluncurkan sebuah kampanye kontroversial yang benar-benar d luar akal sehat. Untuk menarik perhatian para ibu, perusahaan ini berusaha untuk menghilangkan mitos-mitos yang berkaitan dengan produk. Mereka mengatakan minuman ini tidak merusak gigi dan membuat anak gemuk.

Kampanye Menyesatkan Konsumen (c) listverse
Kampanye Menyesatkan Konsumen (c) listverse

Tak tanggung-tanggung, mereka memperkerjakan Kerry Amstrong sebagai talent iklan tersebut. Berbagai protes pun terlontar dari para konsumen bahkan dokter gigi. Dianggap menyesatkan, pihak Coca-Cola pun akhirnya meminta maaf dan menarik iklan tersebut.

3. Anggaran Yang Sangat Rendah Untuk Pekerja McDonald

Pada tahun 2013 para pekerja McDonald di Amerika serikat melakukan sebuah kampanye serangan. Tujuan mereka melakukan ini adalah untuk meminta kenaikan upah minimum. Hal ini dipicu saat terbongkarnya rencana anggaran yang beredar pada tahun 2010.

Upah Pkerja Sangat Minim (c) listverse
Upah Pkerja Sangat Minim (c) listverse

Anggaran sampel yang dibuat oleh McDonald dinilai terlalu mengada-ngada dan sedikit merendahkan. Salah satunya adalah anggaran asuransi kesehatan untuk para pekerjanya hanyalah sebesar $20 perbulannya. Sementara pihak restoran tetap mempertahankan sample anggarannya, dengan pembelaan pekerja dengan upah minimum sulit mendapatkan angka yang lebih dari itu.

4. Mitsubishi Memproduksi Barang Cacat

Perusahaan kendaraan Mitsubishi menduduki peringkat tertinggi dalam kejahatan terselubung. Bayangkan saja, perusahaan ini telah menutup-nutupi kecacatan kendaraan selama 30 tahun. Hal ini terungkap saat polisi tengah melakukan penyelidikan atas kecelakaan yang terjadi pada tahun 2002, sebuah roda dari truk Mitsubishi mengalami putus roda dan memakan satu korban meninggal.

Barang Cacat yang Terjual (c) listverse
Barang Cacat yang Terjual (c) listverse

Pihak Mitsubishi akhirnya mengakui yang selama ini mereka tutupi dan pemerintah pun telah menarik kembali kendaraan yang sudah beredar. Jumlah kendaraan itu kurang lebih sekitar satu juta kendaraan. Pemilik perusahaan berhasil lolos hanya dengan pengunduran diri dari CEO nya.

5. IKEA Menggunakan Tahanan Politik Sebagai Buruh

Perusahaan mebel ini juga pernah mengasosiasikan perbudakan. Pada tahun 2012 pihak IKEA mengakui perusahaan menggunakan tahanan politik sebagai pekerja pabrik. Mantan tahanan politik bersama bagaimana aparat lapas digunakan untuk mengatur kuota produksinya.

Buruh Yang Dipekerjakan Dari Bekas Tahanan - (c)listverse.com
Buruh Yang Dipekerjakan Dari Bekas Tahanan – (c)listverse.com

Jika para buruh tidak dapat memenuhi sesuai target, meraka akan dimasukkan kembali keruang isolasi selama kurang lebih 10 hari. Karyawan IKEA sendiri yang mengetahui hal tersebut memilih diam dan menutupi fakta yang menyeramkan ini.

6. Nestle Dan Anjuran SUFOR di Negara-Negara Berkembang

ASI adalah kebutuhan yang sangat esensial bagi para bayi. Namun sebuah perusahaan raksasa untuk nutrisi dan makanan seperti Nestle, pernah melakukan ‘pemaksaan’ konsumsi susu dan susu formula pada ibu dan bayi yang baru dilahirkan di sekitar tahun 1970.

Via Listverse

Dengan mendelegasikan beberapa agen berpakaian perawat, mengarahkan para ibu untuk menahan ASI eksklusifnya dan memberikan sample susu gratis. Dampaknya ialah meningkatkan malnutrisi bayi hingga kematian, serta menurunkan aktivitas ibu untuk mau memberikan ASI pada bayinya

7. Barbie Mattel Dan Anjuran Tidak Makan Tahun 1965

Mattel memproduksi sebuah boneka yang bikin banyak anak perempuan jatuh hati. Cantik, pink dan langsing seperti putri. Namun sebuah tren kontroversial pernah membuat produsen legendaris ini dikecam.

Via Listverse

Salah satu seri boneka mereka disertai buku tips untuk menurunkan berat badan. Salah satu isinya adalah anjuran untuk tidak makan. Hal ini dikecam oleh banyak pihak mengingat banyak remaja putri yang terancam terobsesi dengan penurunan berat badan yang tidak realistis. Membuat mereka terseret dalam fenomena anoreksia dan bullimia.

Itulah beberapa fakta terselubung tentang merk-merk terkenal yang akrab di telinga kita. Memang di jaman modern seperti sekarang, manusia tidak bisa lepas dari produk-produk branded yang sudah terkenal kualitasnya. Namun ada baiknya kita lebih selektif memilih produk atau tren yang sedang hits, baik itu makanan atau produk kebutuhan lainnya.

Dengan begitu, kita tak hanya menjaga kualitas hidup yang kita miliki, tapi ternyata, juga membantu mengatasi masalah lingkungan hingga kemanusiaan. Sekarang, pilihan kembali ke tangan Anda.