Percakapan Karyawan Minta Naik Gaji Ini Malah Kena Skakmat Dari Bos, Begini Jawabannya!

Alih-alih minta kenaikan gaji karyawan ini malah dapat penjelasan yang nohok

oleh Aini Boom
15:00 PM on May 25, 2017

Bagi karyawan maupun bos di suatu perusahaan atau bidang usaha lainnya, gaji merupakan hal sensitif yang jarang dibicarakan secara blak-blakan. Jarang ada karyawan yang secara tegas meminta kenaikan gaji pada atasannya. Alasannya tentu beragam mulai dari tidak enak, takut mendapat sanksi, atau bahkan takut dipecat. Karena itulah, banyak pegawai atau buruh kebanyakan memilih jalan demonstrasi dan beramai-ramai meminta kenaikan gaji.

Namun ada seorang karyawan yang dengan berani mengungkapkan unek-unek tentang gaji langsung kepada bosnya. Hal itu diketahui dari unggahan foto akun Facebook Kementerian Humor Indonesia pada Selasa, 23 April 2017 lalu. Isinya adalah foto-foto hasil screenshoot percakapan antara karyawan dan bos yang berasa lucu-lucu tapi seram juga. Yuk kita simak berikut ini.

Baca Juga
Meme Kocak ‘Demi Emak’ Ini Pasti Bakal Membuatmu Ngenes Sekaligus Ngakak
Inilah Kabar Terkini 4 Pemain Sinetron ‘Jinny Oh Jinny,’ Salah Satunya Sudah Tiada

Berawal dari Pertanyaan Mengapa Gaji Belum Naik

Ilustrasi bos dan karyawan [image: source]
Percakapan karyawan dan bos ini diawali dengan basa-basi seperti orang kebanyakan, saling memberi salam. Setelah itu berlanjut dengan pertanyaan si karyawan tentang gajinya yang belum juga naik. Padahal jika dilihat dari lamanya bekerja yaitu dua tahun, karyawan ini beranggapan bahwa sudah saatnya dirinya menerima kenaikan gaji.

Bos Mengajak Karyawan Berhitung Tentang Waktu Kerja

Permintaan naik gaji [image: source]
Karyawan sebelumnya telah mengatakan pada si bos tentang 2 tahun rentang waktu dia bekerja. Bukannya mempertimbangkan kenaikan gaji, bos itu malah mengatakan si karyawan itu belum mencapai waktu sehari bekerja. Kok bisa begitu? Lantas bos memberikan penjelasan perhitungan waktu secara matematis. Pertama-tama si bos bertanya tentang berapa jumlah hari dalam setahun yang lantas dijawab oleh karyawan 365 hari. Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah berapa jam sehari adalah dijawab lagi 24 jam.

Delapan Jam Kerja Dianggap sebagai Sepertiga Hari

Perhitungan bekerja [image: source]
Pertanyaan berlanjut (masih pada definisi matematika), bos bertanya jika bekerja 8 jam sehari maka hal itu termasuk berapa hari jika sehari diartikan sebagai 24 jam. Karyawan kembali menjawabnya dengan sepertiga hari. Lantas pertanyaan berlanjut jika 1/3 dikalikan dengan setahun maka berapa jumlah hari untuk si karyawan dalam setahun. Hal ini dijawab dengan 122 hari.

Setahun Bekerja Masih Dikurangi Hari Libur Sabtu dan Minggu

Percakapan bos dan karyawan [image: source]
Tidak berhenti di pertanyaan yang dijawab dengan bekerja 122 hari setahun, si bos masih melanjutkan dengan pertanyaan lain. Yaitu tentang hari libur sabtu dan minggu. Bos menanyakan ada berapa jumlah hari sabtu dan minggu dalam setahun? Karyawan pun menjawab jika masing-masing ada 52 hari. Lantas kalau keduanya dijumlah maka hasilnya 104 hari. Lalu 122 hari kerja jika dikurangkan 104 hari Sabtu dan Minggu maka hasilnya adalah 18 hari kerja dalam setahun.

Satu Tahun Kerja Dikurangi dengan 12 Hari Cuti dan Hari Besar Lainnya

Percakapan dengan karyawan [image: source]
Percakapan bos dan karyawan masih berlanjut setelah mendapati 18 hari kerja dalam setahun. Berikutnya, bos memberitahukan jika dirinya memberikan cuti 12 hari dalam setahun. Lantas dirinya bertanya jika kurang 12 hari dari 18 hari maka sisi hari yang tertinggal ada berapa. Si karyawan pun menjawab enam hari. Kemudian si bos masih terus mengungkit jika Idul Fitri, Idul Adha, Natal, tahun baru, waisak, imlek, nyepi, 1 muharram, maulid nabi, dan libur lainnya. Lantas si bos bertanya berapa sisa hari yang ada dalam satu tahun dirinya bekerja, si karyawan pun menjawab jika tidak ada hari yang tersisa. Si bos pun mengantongi kemenangan dan balik menyatakan apa yang dituntut karyawan.

Kalau dipikir-pikir secara matematis, memang karyawan tidak bekerja setahun penuh. Jawaban bos ini sukses skatmat karyawannya. Jadi jika kamu sedang berniat menuntut kenaikan gaji, segera antisipasi jawaban seperti ini dari bos kamu. Agar permintaan kamu tidak berakhir konyol seperti karyawan ini.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri Mulai dari Tikus hingga Lumpur, Inilah 4 Negara Miskin yang Konsumsi Makanan Seadanya Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Dulu Dianggap Naturalisasi Gagal Bersinar, Kini Nasib Van Beukering Malah Bikin Melongo
BACA JUGA