Usia renta dan tubuh yang lemah, tak menghalangi niat mulia dari sosok kakek yang bernama Asnan Ini. Tubuhnya yang kurus dan lusuh, menandakan bahwa pria ini tidak terawat dan dalam kondisi yang kurang sehat. Bahkan saat ditemukan oleh anggota Karang Taruna Surabaya, ia masih berbaring dalam jok becaknya yang sempit.

Kita temukan sekitar pukul 1-2-an dalam kondisi demam,” ujar Tri Wahyudi yang merupakan salah satu anggota karang taruna setempat.

Ditolong anggota Satpol PP dan Karang Taruna [sumber gambar]
Tak ingin terjadi sesuatu, Asnan kemudian segera dilarikan ke RSUD Dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis. Beberapa pihak bahkan mencoba mencari tahu keberadaan keluarga sang kakek. Namun sayangnya hal tersebut sulit dilakukan. Kakek Asnan ternyata sama sekali tak mengantongi kartu identitas lho Sahabat Boombastis.

Tak memiliki identitas lengkap [sumber gambar]
Di dalam becak yang ditumpanginya, kebanyakan berisi barang pribadi sang kakek. Seperti perlengkapan mandi, dan beberapa potong baju dan celana yang telah usang. Yang mengejutkan, Asnan ternyata menyimpan uang sebesar Rp 48.970.000 yang dibungkus dengan tas kresek plastik berwarna hitam. Jumlah tersebut terdiri dari pecahan Rp 2.000 hingga Rp 100 ribu dan diikat menggunakan karet gelang. Yang miris, kakek renta itu divonis mengidap penyakit TBC yang menggangu kinerja paru-parunya.

Uang kakek Asnan yang ditemukan di bawah jok becaknya [sumber gambar]
Saat dilarikan ke rumah sakit, kakek Asnan ditempatkan di bangsal isolasi khusus untuk penderita paru-paru bagi laki-laki. Kini, kondisinya semakin membaik dibanding saat pertama ditemukan di atas becak. Ia sudah bisa menerima asupan makanan meski belum lahap. Terungkap, kakek renta yang hidup sebatang kara ini berasal dari Jombang, Jawa Timur.

Dia bilang dari Jombang. Di sini sama keponakan atau pakdenya, dia ngomongnya ndak jelas,” kata Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Humas RSUD Dr Soetomo, Pesta Parulian, dilansir dari detik.com

Dirawat oleh Pemerintah Surabaya [sumber gambar]
Karena tak ada satupun keluarga yang menjenguk, praktis seluruh biaya perawatan sang kakek jutawan ini ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah lewat Dinas Sosial dengan Jamkesda. Untuk uangnya sendiriyang mencapai Rp 48.970.000, akan diserahkan jika ia telah sembuh dari sakitnya.

Kasihan ya Sahabat Boombastis. Di usianya yang telah senja, kakek Ansan harus terbaring sakit seorang diri tanpa sanak famili yang menemaninya. Di sisi lain, sosok renta ini ternyata menyimpan sejumlah uang puluhan juta yang bisa mengancam jiwanya jika sampai diketahui oleh orang yang salah. Semoga cepat diberi kesembuhan ya Saboom.