Untuk mereka yang baru saja dinyatakan lulus dari ujian nasional tingkat SMA sepertinya sedang dalam perasaan deg-degan luar biasa. Khususnya bagi yang sedang mempersiapkan tes untuk melanjutkan pendidikan di jenjang universitas. Pasti nggak bisa deh yang namanya euforia dengan maksimal saat dinyatakan lulus karena harus mikir langkah selanjutnya. Nah kalau kalian termasuk yang sedang mempersiapkan ujian tes perguruan tinggi, kira-kira sudah yakin belum dengan jurusan yang dipilih?

Karena tidak jarang lho mahasiswa berhenti di tengah jalan karena merasa salah jurusan. Dan mumpung belum terlambat nih, coba dilihat-lihat lagi deh jurusan yang ditawarkan di universitas-universitas favoritmu. Sebenarnya ada hal lain yang harus dipertimbangkan lho untuk memilih jurusan, salah satunya adalah outputnya nanti. Pasti kalian ingin punya karir semerlang pas wisuda nanti dong. Oleh karena itu dilihat dulu yuk kira-kira jurusan apa saja ya yang menyumbangkan jumlah pengangguran tertinggi karena lapangan kerja yang sempit.

Pendidikan Jasmani

Pendidikan jasmani [image source]
Untuk jurusan pertama ini mungkin akan cenderung dipilih oleh kalian yang bercita-cita menjadi guru sekaligus menggemari olahraga ya. Di jurusan ini biasanya mahasiswa akan mendapat aneka materi tentang olahraga untuk nanti dapat diaplikasikan ketika sudah terjun menjadi pengajar di sekolah. Mudah sih kalau sekilas dilihat, tapi ternyata jumlah pengangguran yang berasal dari jurusan ini mencapai 56,4% lho. Hal ini mungkin disebabkan oleh sedikitnya permintaan guru olahraga di sekolah. Bisa dibayangkan bila di satu kota ada lima sekolah yang sudah memiliki guru olahraga tetap dengan performa baik, kecil kemungkinan mereka akan merekrut sarjana baru bukan? Oleh karena itu biasanya para lulusan jurusan ini menghabiskan waktu dengan mencari job-job mengajar ekskul olahraga yang biasanya menggunakan jasa pelatih di luar guru sekolah.

Artikel Lainnya
10 Meme Akal-akalan Kocak Binatang Kurban Agar Nggak Disembeli Ini Bikin Terpingkal
Reza Mangar, Bocah yang juga Panjat Tiang Bendera tapi Nasibnya Tak Semujur Joni

Produksi radio, televisi, dan film

Pertelevisian [image source]
Nah jurusan ini tentunya sangat erat kaitannya dengan dunia media. Melihat namanya saja pasti semua tertarik ya, karena pekerjaan yang dibayangkan adalah mereka di dunia perfilman maupun pertelevisian yang dinamis dan menantang. Tapi seru saja tidak lantas menjadikan lulusan dari jurusan ini mudah menemukan pekerjaan pasca wisuda, lantaran ada 52,6% lulusannya yang terpaksa menganggur. Yang namanya dunia media pasti membutuhkan kreativitas lebih, kalau kalian punya kemampuan yang biasa saja pastinya akan sulit mempertahankan posisi. Belum lagi beberapa ilmu di jurusan ini bisa dikuasai oleh orang lain yang mau belajar secara otodidak atau para lulusan SMK dengan latar belakang pengalaman jelas. Jadi kalau kalian tidak memiliki softskill lainnya, siap-siap saja tergerus oleh yang lebih pro.

Menulis kreatif

Menulis kreatif [image source]
Satu lagi jurusan termasuk industri kreatif yang disebut-sebut sebagai penyumbang angka pengangguran cukup tinggi adalah menulis kreatif. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa kurang lebih pembelajaran yang diberikan akan terkait dengan cara kita menuangkan ide ke dalam sebuah karya berupa tulisan menarik. Tidak bisa dipungkiri bahwa hampir semua orang sekarang bisa menulis. Coba sekarang amati para penulis novel bestseller Indonesia, kira-kira siapa dari mereka yang pernah mengenyam pendidikan ini? Atau aneka profesi yang erat kaitannya dengan menulis, sepertinya mayoritas mereka bukan jeblosan jurusan ini. Dan total jumlah pengangguran yang disumbangkan oleh jurusan ini adalah 51,1%

Filsafat

Filsafat [image source]
Untuk jurusan yang satu ini sepertinya memang masih banyak yang masih penasaran ya. Apa sih sebenarnya hal kongkrit yang dipelajari mahasiswa filsafat? Apakah hanya teori-teori dari Socrates, Aristoteles, atau René Descartes saja? Kemudian kira-kira perusahaan bidang apa yang seharusnya mereka tuju nantinya? Apakah ada perusahaan filsafat? Hmmm itulah beberapa pertanyaan yang ada di benak banyak orang saat mendengar nama jurusan filsafat. Karena faktanya selama ini banyak lulusan dari jurusan ini yang pekerjaannya seakan kurang begitu linier, misalnya pegawai bank atau staff admin perusahaan tertentu. Jadi ya mau tidak mau mahasiswanya memang harus punya kemampuan lain yang bisa ditonjolkan.

Pendidikan

Pendidikan [image source]
Siapa sangka salah satu jurusan yang tak pernah sepi peminat atau sangat laris ini memiliki 51,8% jumlah penganggur? Iya, kasusnya hampir mirip dengan jurusan pendidikan jasmani sebelumnya. Ada banyak orang yang menganggap jadi guru itu pekerjaan mudah dan sangat menghasilkan. Bayangkan bila ada 50 ribu anak muda berpikir demikian, apakah kemudian setelah mereka lulus ada sekian sekolah yang siap menampung mereka semua? Belum tentu! Itulah mengapa banyak sarjana pendidikan yang akhirnya banting setir karena merasa kesulitan menemukan sekolah tempat untuk mengabdi. Jadi siapa bilang jurusan pendidikan itu adalah jalan yang mudah untuk mendapat pekerjaan?

Memang benar kata orang bahwa ketika kita sudah kuliah bukan berarti pekerjaan akan datang dengan sendirinya. Karena tetap saja kita harus memiliki nilai jual yang tinggi agar bisa diterima oleh perusahaan impian. Memang sih kalau menurut data, lima jurusan di atas sudah terkenal dengan angka penganggurannya yang cukup besar. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa jurusan lain juga lulusannya akan menjadi pengangguran lho. Yang pasti, teruslah mengembangkan diri dengan menambah kemampuan pribadi dan juga jangan pernah menyerah dan jangan takut gagal.