Sejak terjadinya peristiwa penolakan Iblis terhadap perintah Allah subhanallah wa ta’ala untuk sujud terhadap Nabi Adam alaihissalam, makhluk tersebut akhirnya dilaknat dan bakal dimasukkan ke dalam kekalnya api neraka kelak di akhir zaman. Dilansir dari laman firanda.com, Iblis bahkan kelak akan memberikan khotbah pada manusia yang isinya sunguh akan mengejutkan anak cucu Nabi Adam alaihissalam pada saat itu.

Seperti yang kita tahu, Iblis akan hidup kekal hingga akhir zaman tiba seperti permohonannya pada saat dirinya diusir keluar dari surga. Bersamaan dengan peristiwa tersebut, mahkluk terkutuk itu menyatakan sumpahnya untuk menyesatkan anak cucu dari bani Adam. Hal ini direkam dalam surah [Al-A’râf/7:16-17], dikutip dari almanhaj.or.id yang berbunyi:

Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. [Al-A’râf/7:16-17]

Ilustrasi iblis jadi penghuni neraka jahanam [sumber gambar]
Oleh karenanya, sumpah tersebut akhirnya melekat dan mengikuti perputaran zaman. Sering dengan bertambahnya populasi manusia. Sayang, manusia yang rentan terbujuk oleh hawa nafsunya, akhirnya jatuh dan tenggelan pada kubangan dosa-dosa yang mungkin tidak disadari oleh mereka. Hingga pada saat waktunya tiba, Iblis yang kekal berada di dalam neraka jahanam, akan membawa serta pengikut-pengikutnya dari kalangan manusia.

Seperti yang diutarakan oleh Ustadz Firanda Andirja, MA dalam “Ceramah Singkat: Khutbah Iblis yang Menyentuh Hati” pada akun YouTube Yufid.TV – Pengajian & Ceramah Islam mengatakan, semua pengikut Iblis akan terhenyak saat neraka jahanam didatangkan pada mereka, di mana pada saat itu semuanya akhirnya menyadari perbuatan dosa yang pernah dilakukan semasa hidup di dunia. Namun pada saat itu, segala bentuk penyesalan sudah tak berguna lagi. Pintu taubat pun telah tertutup rapat.

Ilustrasi kekal di neraka jahanam [sumber gambar]
Di tengah-tengah kerisauan, Iblis kemudian berdiri di sebuah mimbar yang terbuat dari api dan mulai berkhutbah kepada para pengikutnya. Hal ini dilakukan setelah Allah subhanallah wa ta’ala selesai menghisab seluruh makhluk yang hidup di bumi. Di mana mereka yang beriman dimasukkan ke dalam surga, dan para pendosa dikirim ke neraka.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…” (Tafsiir At-Thobari 16/563)

Ilustrasi hukuman di Neraka [sumber gambar]
Kejadian ini juga disebutkan oleh Allah subhanallah wa ta’ala dan diabadikan di dalam Al-Qur’an pada surah (QS Ibrahim : 22-23) yang berbunyi:

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kalian janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepada kalian tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian, melainkan (sekedar) aku menyeru kalian lalu kalian mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kalian mencerca aku akan tetapi cercalah diri kalian sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian dan kalian pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kalian yang mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih“.

Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka” (QS Ibrahim : 22-23).

BACA JUGA: Kisah Iblis yang Pernah Jadi Makhluk Taat Beribadah Hingga Akhirnya Diusir dari Surga 

Lihatlah kawan, apa yang telah dikatakan Iblis terhadap para pengikutnya. Maka pada saat itu, bergemuruhlah suara tangis penyesalan yang tak lagi berguna bagi dirinya. Bagi penduduk Neraka, kejadian tersebut tentu menjadi bentuk penyesalan yang tiada habisnya untuk ditangisi. Di lain sisi, juga mengabarkan pada mereka tentang nikmatnya menjadi orang yang taat dan beriman hingga akhir, kelak pasti akan mendapatkan balasan berupa surga dan seisinya.