Indonesia dan Ironi Manusia-Manusia Penimbun Sampah

oleh Adi Nugroho
07:55 AM on Nov 6, 2016

Ada satu kalimat yang terus diajarkan oleh guru, agama, papan reklame, hingga poster-poster yang ditempel pada taman. Kalimat itu berbunyi: buanglah sampah pada tempatnya. Bukan buanglah sampah di tempat kamu berada. Atau buanglah sampah pada sungai, jalanan, atau laci-laci meja kerja yang Anda miliki di kantor.

Mirisnya meski sudah dipajang di mana-mana, sampah masih berserakan di mana-mana. Bahkan di dekat tempat sampah pun ada tumpukan kertas atau kaleng bekas minuman yang jatuh ke bawah. Tempat sampah yang disediakan seperti tidak ada gunanya karena tidak pernah dipakai. Orang-orang lebih suka langsung lempar lalu pergi.

Baca Juga
6 Artis Tanah Air Ini Pindah Kewarganegaraan, Alasannya Menusuk ke Relung Hati Terdalam
7 Pekerjaan Ini Sering Diremehkan, Padahal Kita Tak Bisa Hidup Tanpa Mereka

Kalau kita berada di negara seperti Singapura, membuang sampah sembarang adalah bencana. Satu sampah yang dibuang dengan sembarangan akan dikenai denda sekitar SGD 600. Kalau seseorang membuang hingga 10 sampah setiap hari, bisa dihitung sendiri berapa dendanya jika dirupiahkan.

gunungan sampah [image source]
gunungan sampah [image source]
Jika saja aturan itu diterapkan di Indonesia, mungkin negara ini akan kaya raya. Bagaimana tidak, para bapak-bapak yang makan di warung suka melempar puntung rokok ke bawah lalu diinjak. Belum lagi sampah-sampah yang dihasilkan oleh mbak-mbak atau mas-mas yang pacaran di alun-alun. Mulai bungkus permen, cilok, hingga tusukan sate semua ada.

Ok, mari kita lupakan sejenak sampah-sampah yang ada di kota. Mari sedikit menengok ke sampah yang ada di lautan Indonesia.

Tahukah Anda kalau Indonesia adalah negara yang menyumbangkan sampah plastik paling banyak kedua di lautan setelah Tiongkok. Negeri yang kita cintai ini banyak membuang sampah berupa botol plastik, bungkus makanan, hingga kresek-kresek yang susah sekali mengurai di dalam air dan tanah. Akibatnya kawasan laut jadi tercemar sehingga mengganggu ekosistem secara menyeluruh.

sampah laut [image source]
sampah laut [image source]
Indonesia menyumbang sekitar 3,2 juta ton sampah plastik ke lautan. Jumlah itu kemungkinan terus meningkat mengingat kesadaran membuang sampah pada tempatnya masih sangat kecil. Orang-orang tidak peduli lagi dengan sampah yang dibuang karena menganggap satu biji sampah tidak akan berdampak apa-apa.

Selain masalah sampah plastik yang mencemari kawasan pesisir dan membunuh banyak spesies hewan. Indonesia juga mengalami darurat sampah mikroplastik. Sampah ini mengalir dari rumah-rumah, selokan, sungai, hingga akhirnya mencemari lautan. Dampak dari mikroplastik memang tidak terlihat dengan jelas. Namun, bahan yang banyak terkandung pada sabun cuci dan pasta gigi ini bisa mencemari perairan. Ikan-ikan akan menghisap mikroplastik dan membuatnya mengalami gangguan.

Dari tiga contoh di atas (sampah darat, sampah plastik di laut, dan mikroplastik) kita sudah seharusnya merasa tersindir. Sebagai manusia, terutama manusia yang tinggal di Indonesia, kita harus berusaha menjaga lingkungan dengan baik. Kalau perkara sampah tidak segera diselesaikan, jangan salahkan pemerintah kalau ada banjir atau laut-laut tidak bisa digunakan untuk berenang.

berselancar di dalam sampah [image source]
berselancar di dalam sampah [image source]
“Buanglah sampah pada tempatnya” bukanlah sesuatu yang susah untuk dilakukan. Yang perlu kita lakukan hanya berdiri lalu berjalan ke tempat sampah. Dengan usaha yang sangat kecil itu, kita sudah ikut menjaga bumi ini dari kehancuran yang disebabkan oleh sampah.

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang cerdas. Masyarakat yang cerdas tahu bagaimana harus menyikapi adanya sampah di tangannya. Tahu membedakan mana tempat yang cocok untuk membuang sampah dan tidak. Masyarakat yang cerdas akan berpikiran jauh ke depan termasuk kelangsungan hidup mereka di masa depan.

Kita semua hidup bukan untuk menimbun sampah. Kita hidup untuk mengurangi dan mengolah sampah agar lebih berguna. Kalau kita tidak bertindak mulai dari sekarang, mau jadi apa anak cucu kita di masa depan?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Inilah 13 Potret Marion Jola, Finalis Indonesian Idol yang Viral Berkat Video Hotnya 8 Ilustrasi Tentang Kebiasaan Cewek-Cewek Ini Bakal Bikin Kaum Lelaki Gagal Paham 5 Fakta Ngeri Sentinel, Suku Primitif Paling Sadis yang Pernah Ada 4 Anak Raja yang Lebih Memilih Tetap Jadi Atlet Ketimbang ‘Ongkang-Ongkang’ Saja 7 Fenomena ‘Salah Kostum’ Jokowi Ini Sukses Bikin Netizen Bertanya-tanya 10 Ucapan Iseng Saat Foto Nikahan Ini Bikin Ngakak Maksimal, Jangan Ditiru Ya! 10 Meme “Terperangkap Razia”, Jauh Lebih Pahit Ketimbang Ketemu Mantan di Jalan Miris, Orang-Orang Ini Tewas Saat Ulang Tahun Akibat Dikerjain Temannya Sendiri 5 Hal Gila yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Thailand Inilah 5 Kisah Pengawetan Pemimpin Bangsa yang Tidak Banyak Diketahui 6 Musisi Indonesia Ini Punya Permintaan Aneh Sebelum Manggung, Ada yang Minta Aqua Galon Buat Mandi Loh 9 Artis Ini Sok-sokan Update Status Bahasa Inggris, Alhasil Panen Hujatan dari Netizen 5 Penemuan Harta Karun di Indonesia yang Jumlahnya Sanggup Melunasi Semua Hutang Negara Menguak Misteri Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 yang Disebut-Sebut Mengandung Emas Uang Bukan Incaran, Inilah 4 Fakta Begal Payudara yang Ternyata Gak Kalah Berbahaya 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya Miris! 7 Wanita Cantik Ini Ditemukan Tewas Tanpa Busana, No. 2 Masih Jadi Misteri Pulang Nggak Bawa Piala, 7 Runner Up Indonesian Idol Ini Lebih Tenar daripada Sang Juara Pakai Narkoba Hingga Selingkuh, Ini 4 Kelakuan Istri Pejabat yang Bikin Ngelus Dada 7 Bangunan Paling Membingungkan, Tapi Keren!
BACA JUGA