5 Fenomena ini Menunjukkan Indonesia Bukan Lagi Negara Ramah

oleh Rizal
07:00 AM on Jan 12, 2016

Tak hanya terkenal karena alamnya yang fantastis, dulu Indonesia juga dikenal oleh orang-orang luar sebagai negara yang penduduknya sangat ramah. Bahkan paling ramah di dunia. Para pelancong luar negeri selalu takjub dengan orang-orang Indonesia. Bahkan gara-gara ini mereka pun tak segan untuk menjadi bagian dari Indonesia atau mengawini orang-orang pribumi yang ramah itu.

Kesan orang Indonesia sangat positif dulu, namun seiring dengan berjalannya waktu, lama-kelamaan kesan ramah di Indonesia semakin samar. Ya, tak perlu bule untuk menilai lagi orang Indonesia, karena kita sendiri bisa merasakan ketidakramahan itu. Maka dengan berat hati, predikat negara paling ramah di dunia, mungkin harus dilepas. Malu kita ngaku ramah, tapi kenyataannya sama sekali tidak demikian.

Baca Juga
6 Bencana Terbesar di Indonesia Ini Menjadi Penanda Pergantian Tahun yang Kelam
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI

Ada berbagai macam fenomena yang jadi bukti jika Indonesia yang sekarang tak pantas digelari negerinya orang ramah. Berikut ulasannya.

1. Negeri Tempatnya Orang Emosi

Setuju tidak kalau Indonesia yang sekarang dijuluki seperti itu? Sepertinya, mau tak mau, terima tidak terima, Indonesia memanglah negara penuh orang emosi. Sekarang coba buktikan, ketika berpapasan dengan seseorang di jalan lalu tatap matanya tanpa ekspresi. Dijamin lima menit kemudian kamu sudah berjibaku dengannya. Beginilah potret orang Indonesia sekarang.

Indonesia negerinya orang emosi, mitos atau fakta? [Image Source]
Indonesia negerinya orang emosi, mitos atau fakta? [Image Source]
Di jalan raya, fenomena ini juga sering terjadi. Gara-gara hanya tidak lekas jalan pas lampu hijau, sumpah serapah sampai deretan nama hewan dikeluarkan. Orang-orang Indonesia makin gampang terpancing emosinya dengan hanya karena hal-hal yang sangat kecil dan remeh. Kalau dulu sih, semua orang masih begitu menghargai satu sama lain, sehingga emosi hanya akan terjadi ketika memang ada hal yang tidak benar dan sifatnya prinsip.

2. Orang Indonesia Egois dan Individualistis

Egois, benar, orang Indonesia memang sangat egois. Kebanyakan orang sekarang ini hanya suka mementingkan dirinya sendiri. Salah satu contoh sederhananya adalah ketika di jalan raya yang macet. Orang-orang kebiasaannya pasti main serobot sana sini agar bisa segera lewat, meskipun dengan cara itu akan merugikan orang lain.

Semuanya hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa peduli dengan hak orang lain [Image Source]
Semuanya hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa peduli dengan hak orang lain [Image Source]
Selain Egois, orang Indonesia sangat individualistis. Di zaman sekarang, sangat langka kita melihat orang yang tidak saling mengenal membantu satu sama lain. Semuanya individualistis, pokoknya tidak mengganggu hak orang lain ya sudah bukan urusan saya, begitu yang selalu dikatakan kebanyakan orang saat ini. Semua orang sudah jarang lagi peduli, apalagi masing-masing menggenggam smartphone yang seperti jadi penyumbat telinga dan penutup mata.

3. Apa-Apa Selalu Diukur Duit

Cari yang haram susah, apalagi yang halal, kalau punya kesempatan dapetin duit kenapa tidak? Mungkin ungkapan seperti ini seringkali kita dengar. Dan memang inilah sifat orang Indonesia sekarang ini, apa-apa mesti duit yang jadi parameternya.

Semua orang jadi matre dan tak ikhlas saat memberikan bantuan. Wani piro, baru iklhas [Image Source]
Semua orang jadi matre dan tak ikhlas saat memberikan bantuan. Wani piro, baru iklhas [Image Source]
Membantu seseorang harus pakai imbalan, meminta tolong harus ada pelicin dulu, dan sebagainya. Orang-orang dulu dikagumi karena sifat mereka yang tak matre karena telah memberi bantuan. Orang-orang kota sekarang pinjam WC saja minta ongkos pakai.

4. Orang Baik yang Ikhlas Sudah Langka

Mungkin hanya dalam sinetron atau FTV kita bisa menemukan orang baik yang ikhlas. Bantu dorong mobil tanpa minta upah, bantu membetulkan mesin mobil tanpa upah dan sebagainya. Kenyataannya, hampir tidak ada lagi orang yang seperti itu. sudah tidak ada orang-orang baik yang rela menyusahkan dirinya demi orang lain.

Tidak peduli dengan orang lain, adalah sifat orang Indonesia sekarang [Image Source]
Tidak peduli dengan orang lain, adalah sifat orang Indonesia sekarang [Image Source]
Bahkan ibaratnya kalau ada yang seperti ini, mereka akan jadi tontonan karena jarang terjadi. Entah kenapa masyarakat sekarang seolah tabu saat melakukan kebaikan tanpa pamrih. Bahkan ketika tahu ada duri di jalan, orang-orang sekarang hanya akan melewatinya saja tanpa pernah merasa ini adalah sesuatu yang mungkin bisa membahayakan orang lain.

5. Keberadaan Orang Tersenyum di Jalan Sudah Punah

Dulu, bule kepincut dengan penduduk Indonesia gara-gara suka sekali senyum. Berpapasan di jalan senyum, tak sengaja bersenggolan senyum, meskipun tidak saling kenal. Kini, menyebar senyum sama artinya menyebar haters. Ketika seseorang mencoba tersenyum ketika berpapasan dengan orang yang tak dikenalnya, respon paling mungkin didapatkannya adalah muka datar, bahkan mungkin menunjukkan mimik muka yang aneh dan merasa terancam.

Masih nampak kah kebiasaan ini? Sayangnya tidak? [Image Source]
Masih nampak kah kebiasaan ini? Sayangnya tidak? [Image Source]
Kita sekarang sudah tak peduli hal kecil yang sebenarnya bisa membuat kenyamanan hidup itu. Daripada senyum, kita lebih memilih sibuk dengan gadget dan merasa seolah tak butuh untuk berinteraksi dengan banyak orang secara langsung. Jika dengan saudara senegara saja begitu, apalagi dengan orang asing. Kita bahkan takkan peduli ketika mereka berciuman di jalan.

Inilah fakta dari orang Indonesia sekarang. Sudah jauh dari nilai-nilai yang diajarkan orang tua dulu. Lama-lama, negara kita ini tak ubahnya seperti negara-negara di luar sana. Yang sangat egois, individualis dan sebagainya. Mungkin kah Indonesia akan jadi negara yang ramah seperti dulu? Bisa, andai saja kita mau. Namun, mindset yang terbentuk sudah seperti ini sekarang, tinggal tunggu waktu saja sampai Indonesia sama seperti negara-negara ketus lainnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri
BACA JUGA