Sering kali kita melihat banyak hewan yang bentuknya cukup unik. Bahkan, kita tidak pernah melihat sebelumnya. Nah, tak jarang juga, binatang-binatang tersebut memiliki bentuk indah yang membuat kita menjadi gemas untuk menyentuhnya.

Tapi, kita sebaiknya lebih waspada nih sebelum memegang hewan cantik nan rupawan tersebut. Alasannya karena kita tidak tahu menahu tentang sifat dari binatang yang kalian lihat. Ya sama seperti manusia yang kita tidak bisa melihat dari fisiknya saja. Contohnya seperti di bawah ini nih Sahabat Boombastis.

Hooded Pituhui, burung berwarna cantik yang dapat meracuni orang di sekitar

Mungkin beberapa di antara kalian masih belum tahu jika ada burung yang berbahaya bagi kehidupan kita. Bukan burung bangkai ataupun elang, tapi ia bernama Hooded Pituhui. Burung yang berasal dari tanah Papua ini, memiliki warna perpaduan dari kuning dan hitam. Jadi, bagi orang yang meihatnya, dijamin langsung terhipnotis karena kecantikannya.

Hooded Pituhui [Sumber Gambar]
Namun, sayang beribu sayang, hewan ini memiliki racun bagi makhluk hidup di sekitarnya nih Sahabat Boombastis. Jika ia merasa terancam, Hooded Pituhui ini akan menggesekkan racun yang berada di tubuhnya ke telur-telurnya. Mengapa telur-telurnya? Sebab, ia menggunakan racun ini untuk melindungi calon anak-anaknya tersebut. Racun bernama homobatrachotoxin ini dilansir dari omkicau.com, bisa menyerang jaringan otak secara perlahan. Jadi, kalau ada yang terkena racun ini, risiko fatal akan menghampiri kalian.

Hewan amphibi terindah namun penuh racun di tubuhnya

Warna yang mencolok, membuat katak satu ini mudah dilihat dari kejauhan. Eits..tapi kalian sebaiknya tidak mendekat apalagi menyentuh binatang tersebut. Alasannya karena itu merupakan katak panah beracun yang paling ditakuti di hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan. Ukurannya yang mini, ternyata tidak bisa diremehkan lho Sahabat Boombastis lantaran racunnya bikin kita tepar seketika.

Katak Panah Beracun [Sumber Gambar]
Kalau kulit dari katak panah ini tersentuh, toxin atau zat racunnya bisa menjalar dan membahayakan nyawa. Dilansir dari bobo.grid.id, racunnya dapat membunuh 20ribu tikus lho. Bahkan, saking beracunnya, Suku Indian menggunakan kulit dari katak panah untuk dilumuri pada ujung senjatanya. Sehingga, jangan sekali-kali meremehkan katak bercorak kuning, orange, merah, hijau dan biru terang ini.

Mamalia menggemaskan yang punya virus mematikan

Jika kalian melihat Tupai Siberia, dijamin ingin langsung memeliharanya. Namun, keimutannya ini tak sebanding dengan bahaya yang ia miliki lho. Sebab, tupai yang berasal dari Negara Jepang ini mempunya virus rabies. Dikutip dari brilio.net, jika Tupai Siberia tersebut mampu menjangkiti orang-orang di sekitarnya dengan virus rabies tersebut.

Tupai Siberia [Sumber Gambar]
Nah, menurut kaskus.co.id, mamalia satu ini mempunyai virus rabies yang lebih berbahaya dibandingkan dengan monyet ataupun anjing. Kalau virus tersebut terlanjur menjalar ke seluruh tubuh, bisa mengakibatkan mirologis yang disertai dengan koma. Bahkan, beberapa kasus juga dapat menyebabkan kematian. Jadi, masih mau memelihara mamalia satu ini?

Ulat bulu paling cantik di dunia namun bisa mematikan siapa saja

Sebagian besar ulat bulu memang cantik. Tapi yang paling bagus nan indah adalah Ulat Lonomia atau dijuluki sebagai Badut Malas. Ulat yang banyak ditemukan di Hutan Amazon ini, mampu menghantarkan ke pintu kematian dikarenakan racun pada duri di tubuhnya.

Ulat Lonomia [Sumber Gambar]
Dilansir dari naviri.org, jika orang menyentuh durinya tersebut, ulat bernama ilmiah Taturana Tatarana ini bisa menghancurkan sel darah seseorang. Lalu, dapat mengalami pendarahan internal besar-besaran, gagal ginjal dan juga hemolisis. Sehingga, banyak orang beranggapan kalau ulat berwarna kuning atau hijau tersebut racunnya lebih berbahaya dibandingkan gigitan ular berbisa.

Hewan-hewan di atas memang indah, namun ternyata berbahaya bagi kehidupan kita. Sehingga kita sebaiknya tidak gampang terkecoh dengan binatang-binatang berbentuk indah tersebut. Apalagi kalau kita belum mengetahui seluk beluknya, hindari deh untuk menyentuhnya. Lebih baik mengagumi dari jauh daripada menyentuhnya tapi efeknya bisa membahayakan tubuh.