Umat Hindu Merayakan Hari Suci Siwaratri

oleh Adys Disty
08:53 AM on Jan 20, 2015

Umat Hindu Bali merayakan Hari Suci Siwaratri yaitu hari perenungan dan penyadaran diri, mulai Senin (19/1). Hari Raya Siwaratri diperingari setiap 410 hari sekali. Perayaan hari suci ini umumnya berlangsung di setiap pura yang ada di masing-masing desa Pekraman (adat) di Bali. Namun, perayaan kali ini dipusatkan di pelataran Pura Besakih, Denpasar tempat suci terbesar umat Hindu Bali di Pulau Dewata.

Kegiatan ritual itu sekaligus bermakna mohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sanghyang Widhi Wasa agar bangsa dan negara Indonesia dianugrahi keselamatan dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga
Mengenal Port Moresby, Kota ‘Paling Berbahaya’ yang Bertetangga Dengan Indonesia
Tajir tapi Dermawan, 5 Negara Ini Jadi Sasaran Bill Gates ‘Hambur-hamburkan’ Uangnya

Umat Hindu Merayakan Hari Suci Siwaratri
Umat Hindu Merayakan Hari Suci Siwaratri

Mulai dari anak-anak, remaja dan orang tua dengan mengenakan busana adat khas Bali, melakukan rangkaian kegiatan ritual di Pura desa adat masing-masing hingga dini hari sesuai tradisi yang diwarisi.

Umat dalam melaksanakan rangkaian kegiatan ritual tersebut melakukan Jagra yakni puasa tidur, makan dan minum selama 36 jam, mulai dari 19 Januari 2015 hingga 20 Januari 2015 yang mengandung makna sangat dalam, memburu kebaikan, penyadaran diri, melakukan instrospeksi diri. Tiga tahapan utama yang harus dilaksanakan meliputi Jagra (kesadaran), mona (tidak bicara) dan puasa (tidak makan dan minum).

Khusus pada perayaan hari Siwaratri ini, Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota di Bali memberlakukan libur fakultatif (libur lokal) untuk jajaran PNS di Pemda maupun pelajar untuk memudahkan umat dalam menunaikan ritual Hari Suci Siwaratri selama dua hari.

“Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan dispensasi pada karyawan dan karyawati instansi pemerintah dan sekolah sesuai kesepakatan bersama di Pulau Dewata,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana.

Dia mengatakan, instansi pemerintah dan sekolah di Bali tutup selama dua hari kecuali instansi pelayanan publik seperti rumah sakit, Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi vital lainnya tetap beroperasi dengan mengatur jadwal karyawan sedemikian rupa.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Hal Gila yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Thailand 8 Ilustrasi Tentang Kebiasaan Cewek-Cewek Ini Bakal Bikin Kaum Lelaki Gagal Paham Inilah 13 Potret Marion Jola, Finalis Indonesian Idol yang Viral Berkat Video Hotnya 5 Fakta Ngeri Sentinel, Suku Primitif Paling Sadis yang Pernah Ada 7 Fenomena ‘Salah Kostum’ Jokowi Ini Sukses Bikin Netizen Bertanya-tanya 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya 6 Musisi Indonesia Ini Punya Permintaan Aneh Sebelum Manggung, Ada yang Minta Aqua Galon Buat Mandi Loh 10 Ucapan Iseng Saat Foto Nikahan Ini Bikin Ngakak Maksimal, Jangan Ditiru Ya! 4 Anak Raja yang Lebih Memilih Tetap Jadi Atlet Ketimbang ‘Ongkang-Ongkang’ Saja Miris, Orang-Orang Ini Tewas Saat Ulang Tahun Akibat Dikerjain Temannya Sendiri 10 Meme “Terperangkap Razia”, Jauh Lebih Pahit Ketimbang Ketemu Mantan di Jalan 7 Sisi Gelap Negara Thailand yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Mengunjunginya! Pakai Narkoba Hingga Selingkuh, Ini 4 Kelakuan Istri Pejabat yang Bikin Ngelus Dada 5 Ramalan Menakutkan Nostradamus Tentang Tahun 2018, Siap-siap Dibikin Merinding! Miris! 7 Wanita Cantik Ini Ditemukan Tewas Tanpa Busana, No. 2 Masih Jadi Misteri 5 Sisi Gelap Dunia Pramugari yang Akan Menyadarkanmu Kalau Dunia Penerbangan juga Penuh Godaan Mengintip Koleksi Syeikh Rainbow, Orang Kaya Timur Tengah yang Punya Ratusan Mobil Raksasa Lingon, Suku Primitif Berfisik Eropa yang Hanya Ada di Indonesia 7 Sosok Pria Paling Aneh Dengan Keunikan yang Mencengangkan di Dunia Menguak Misteri Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 yang Disebut-Sebut Mengandung Emas
BACA JUGA