5 Gedung Tua Peninggalan Belanda di Surabaya dan Fungsinya Saat Ini

oleh Febri
07:15 AM on Jun 11, 2015

Sejarah Indonesia memang tak bisa dilepaskan dari Belanda, negara yang menjajah Indonesia selama lebih dari 3 abad ini, telah banyak mempengaruhi wajah Nusantara. Dalam kurun waktu tersebut, Belanda telah menguasai berbagai wilayah Indonesia, khususnya daerah-daerah pelabuhan sebagai basis ekonomi rakyat, seperti pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta dan Surabaya.

header

Baca Juga
5 Fakta Gedung BEI, Bangunan Megah yang Kemewahannya Bukan Hanya Hisapan Jempol
5 Fakta Sri Wahyuni Manalip, Si Bupati Cantik Asal Talaud yang Terancam ‘Lepas Seragam’

Tak hanya menguasai penduduk pribumi, mereka juga leluasa membangun gedung-gedung pemerintahan dan bisnis untuk kepentingan mereka. Sehingga terjadi kesenjangan kesejahteraan hidup antara penduduk pribumi dan orang-orang Belanda. Setelah Indonesia merdeka hingga saat ini, banyak sekali peninggalan-peninggalan Belanda yang sudah dirobohkan, tapi ada pula yang masih terjaga akan tetapi beralih fungsi, berikut ini adalah sebagian dari gedung-gedung tersebut.

1. Gedung Balai kota Surabaya

Bangunan yang pertama disoroti jika mengunjungi Surabaya adalah Gedung Balai Kota Surabaya, tempat di mana walikota dan jajaran pemerintah kota Surabaya menjalankan roda pemerintahan. Tahukah Anda bahwa gedung yang saat ini menjadi kantor dari Walikota Surabaya ibu Tri Rismaharini ini, sebenarnya adalah bangunan bersejarah yang dibangun oleh Belanda?

Gedung Balai kota Surabaya
Gedung Balai Kota Surabaya [imagesource]
Sebagai kawasan pelabuhan, Surabaya memang cocok dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Maka ditetapkanlah Surabaya sebagai salah satu kota administratif tempat di mana walikota pertama, yaitu A. Meyroos yang bertugas sampai tahun 1921. Gedung balai kota tersebut hingga saat ini memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai kantor walikota mulai dari zaman Belanda hingga saat ini.

2. Hotel Majapahit

Inilah saksi sejarah perkembangan kota Surabaya yang sangat terkenal dengan peristiwa perobekan bendera pada 19 September 1945. Pada saat itu Mr. Pluegman memimpin beberapa orang Belanda untuk mengibarkan bendera Belanda, merah putih biru. Pejuang Indonesia tak tinggal diam dengan hal ini, mereka merobek bagian bendera yang berwarna biru sehingga yang ada di atas tiang bendera hanya merah putih saja.

Hotel Majapahit
Hotel Majapahit [imagesource]
Kejadian ini juga berujung tewasnya Mr. Pluegman dan antek-antek Belandanya. Secara keseluruhan bentuk asli dari bangunan ini tidak berubah hingga sekarang. Hotel ini beberapa kali mengalami pergantian nama diantaranya LMS, Hotel Oranje, kemudian Hotel Yamato dan juga Hotel Hoteru, hingga akhirnya sekarang kita mengenalnya dengan Hotel Majapahit.

3. Gedung Polwiltabes Surabaya

Gedung berikutnya yang masih memiliki fungsi yang sama adalah markas Polwiltabes Surabaya. Bangunannya masih asli bergaya Belanda dan masih berdiri kokoh hingga saat ini. Gedung yang terletak di Jalan Taman Sikatan ini dibangun tahun 1850 yang dikhususkan sebagai markas Polisi Belanda.

Gedung Polwiltabes Surabaya
Gedung Polwiltabes Surabaya [imagesource]
Nama gedung ini dulunya adalah Hoofdbureau Van politie atau masyarakat lebih mengenalnya dengan nama Hobiro. Pada masa penjajahan Jepang, gedung ini juga berfungsi sebagai tempat Polisi Istimewa Kota Surabaya. Sedangkan setelah kemerdekaan Indonesia Gedung hobiro dijadikan sebagai markas Polwiltabes Surabaya hingga sekarang.

4. Gedung Bank Mandiri

Selain gedung peninggalan Belanda yang fungsinya tidak berubah ada juga gedung yang telah beralih fungsi, misalnya saja gedung pada masa Belanda dikenal dengan nama Lindeteves Stokvis, milik sebuah perusahaan dagang Belanda. Saat ini bangunan ini telah beralih fungsi menjadi Bank Mandiri, tapi walaupun begitu pihak Bank Mandiri sendiri tidak melakukan perubahan terhadap bentuk asli gedung ini.

Gedung Bank Mandiri Surabaya
Gedung Bank Mandiri Surabaya [imagesource]
Dirancang oleh biro arsitek Hulswit, Fermont dan Ed. Cuypers pada tahun 1911. Mereka bertiga adalah orang Belanda yang sebelumnya berasal dari Batavia. Saat Jepang menguasai Indonesia, gedung ini juga tak luput dari penguasaan Jepang yang membuat tempat ini beralih fungsi menjadi gudang peralatan perang dan kendaraan tempur milik Jepang.

5. Gedung Negara Grahadi

Salah satu bangunan tua yang menjadi ikon kota Surabaya adalah gedung Grahadi, dibangun tahun 1795 atas prakarsa dari Residan Dirk Van Hogendorps, penguasa kota Surabaya saat itu. Bangunan ini mengalami beberapa perubahan sejak awal dibangun hingga kemerdekaan Indonesia.

Gedung Negara Grahadi
Gedung Negara Grahadi [imagesource]
Awalnya gedung Grahadi menghadap ke arah kali mas yang dulunya sangat jernih dan indah, sangat berbeda dengan keadaanya saat ini yang dipenuhi sampah. Tapi pada tahun 1802 hingga sekarang, gedung ini diubah menghadap ke arah selatan, banyak sekali kejadian bersejarah yang terjadi ditempat yang sekarang dijadikan rumah dinas Gubernur Jawa Timur Ini.

Mulai dari terjadinya perundingan antara Presiden Sukarno dengan Jenderal Hawtorn mengenai perdamaian antara pejuang dan sekutu, hingga ditempat ini pula Gubernur Soerjo memutuskan untuk menolak ultimatum menyerah tanpa syarat.

Masih banyak gedung-gedung peninggalan Belanda lainnya yang masih berdiri kokoh dan selamat dari pembangunan Kota Surabaya. Terkadang pembangunan harus mengorbankan bangunan-bangunan tua yang memiliki nilai sejarah. Maka sebaiknya masyarakat lebih menyadari bahwa keberadaan tempat ini juga sangat penting, selain mencerminkan sejarah bangsa Indonesia, juga bisa dijadikan sebagai motivasi untuk selalu mengingat perjuangan para pahlawan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Hal Gila yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Thailand 8 Ilustrasi Tentang Kebiasaan Cewek-Cewek Ini Bakal Bikin Kaum Lelaki Gagal Paham 5 Fakta Ngeri Sentinel, Suku Primitif Paling Sadis yang Pernah Ada 7 Fenomena ‘Salah Kostum’ Jokowi Ini Sukses Bikin Netizen Bertanya-tanya 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya 6 Musisi Indonesia Ini Punya Permintaan Aneh Sebelum Manggung, Ada yang Minta Aqua Galon Buat Mandi Loh 7 Sisi Gelap Negara Thailand yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Mengunjunginya! Pakai Narkoba Hingga Selingkuh, Ini 4 Kelakuan Istri Pejabat yang Bikin Ngelus Dada 5 Ramalan Menakutkan Nostradamus Tentang Tahun 2018, Siap-siap Dibikin Merinding! 10 Ucapan Iseng Saat Foto Nikahan Ini Bikin Ngakak Maksimal, Jangan Ditiru Ya! 5 Sisi Gelap Dunia Pramugari yang Akan Menyadarkanmu Kalau Dunia Penerbangan juga Penuh Godaan Miris! 7 Wanita Cantik Ini Ditemukan Tewas Tanpa Busana, No. 2 Masih Jadi Misteri 7 Sosok Pria Paling Aneh Dengan Keunikan yang Mencengangkan di Dunia 4 Surga Dunia yang Tersembunyi di Indonesia Ini Bakal Bikin Negara Tetangga Sirik! 10 Meme “Terperangkap Razia”, Jauh Lebih Pahit Ketimbang Ketemu Mantan di Jalan 4 Fakta Caddy, Wanita Cantik di Lapangan Golf yang Buat Dengkul Para Pria Lemes Lingon, Suku Primitif Berfisik Eropa yang Hanya Ada di Indonesia 5 Kata yang Punya Arti Beda Jika Kamu Ucapkan di Medan Mengintip Koleksi Syeikh Rainbow, Orang Kaya Timur Tengah yang Punya Ratusan Mobil Raksasa Kocaknya 10 Meme ‘Salah Gue Apa’ Ini Dijamin Bikin Kamu Ketawa Sampe Mules
BACA JUGA