Inilah 7 Fungsi Perbudakan Manusia Paling Mengerikan dalam Sejarah Dunia

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Jan 19, 2016

Perbudakan sudah ada dalam sejarah manusia sejak 12.000 tahun yang lalu. Sejak manusia mulai bisa bertanam, berburu, dan beternak, perbudakan diterapkan untuk memperoleh keuntungan besar tanpa harus mengeluarkan upah. Budaya ini akhirnya berkembang sampai di era modern hingga muncul istilah master dan servant.

Sejak zaman kuno di kebudayaan Mesir, Romawi, Kolonial Eropa, dan modern sekarang. Perbudakan telah mengalami banyak perubahan fungsi. Namun satu hal yang tak bisa dihilangkan. Perlakukan tak manusiawi yang diterima servant dari master yang memilikinya. Mereka harus patuh meski harus kehilangan nyawa. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga
Tak Peduli Konflik, Inilah Potret Kehidupan Anak Orang Kaya Israel yang Bakal Membuatmu Melongo
Dari Orok Sudah Akrab dengan Cobra, Inilah 4 Fakta Desa Pawang Ular di India

1. Mesopotamia – Pekerja Proyek Bangunan

Mesopotamia kuno mengizinkan seseorang atau kelompok tertentu melakukan perbudakan. Mereka biasanya membeli budak dari penduduk lokal yang membutuhkan uang. Banyak sekali anak-anak atau wanita dijadikan budak untuk membangun peradaban Mesopotamia hingga menjadi besar dan tak tertandingi di masanya.

Mesopotamia di masa sekarang [image source]
Mesopotamia di masa sekarang [image source]
Budak di Mesopotamia bisa menjadi bebas jika mampu menebus harganya saat pertama kali dibeli. Namun hal ini jarang sekali terjadi mengingat budak tidak mendapatkan upah. Selain itu, seorang bayi yang lahir dari budak secara otomatis memiliki status budak sama seperti yang dimiliki ibunya.

2. Bangsa Viking – Mendapatkan Uang dari Jaul Beli Budak

Sekitar abad ke-9 hingga 10 masehi, Bangsa Viking banyak sekali melakukan penangkapan warga lokal di area Skandinavia, Eropa. Mereka menculik warga lokal yang sekiranya memiliki nilai untuk dijual sebagai seorang budak kepada bangsa-bangsa di Inggris dan juga di daratan Arab.

Bangsa Viking – Mendapatkan Uang dari Jaul Beli Budak [image source]
Bangsa Viking – Mendapatkan Uang dari Jaul Beli Budak [image source]
Manusia dianggap sebagai komoditas yang bisa dijual belikan untuk mendapatkan banyak uang. Rata-rata budak yang diperjualbelikan adalah wanita dan beberapa pria muda yang bisa dijadikan pekerja paksa. Perbudakan di era Viking menandakan jika Eropa di masa lalu benar-benar sangat kelam.

3. Tiongkok Kuno – Pekerja Pertanian

Perbudakan pertama kali dilakukan di Tiongkok kuno sekitar tahun 2100 sebelum masehi. Di era ini banyak orang ingin mengurangi biaya operasional pertanian hingga akhirnya menggunakan budak untuk bekerja di ladang tanpa diperbolehkan istirahat. Jika master meninggal dunia, budak akan dibunuh lalu dikubur bersama-sama sebagai tanda kesetiaan.

Tiongkok Kuno – Pekerja Pertanian [image source]
Tiongkok Kuno – Pekerja Pertanian [image source]
Perbudakan di Tiongkok terus berkembang hingga tahun 9 masehi era Raja Wang Mang. Di era ini perbudakan mulai diberi aturan hingga menjual orang tak bisa dilakukan dengan mudah. Dan lagi di era setelah Wang Mang banyak sekali budak dari Arab yang dijadikan pekerja paksa di Tiongkok. Perbudakan di Tiongkok berakhir di awal abad ke-20.

4. Bangsa Maya dan Aztec – Pekerja dan Pengorbanana Pada Dewa

Bangsa Maya dan Aztec yang berada di Amerika Selatan melakukan banyak sekali praktik perbudakan yang mengerikan. Mereka menculik banyak sekali orang dari negara jajahannya untuk dijadikan budak pekerja di bidang kanal-kanal air dan juga dijadikan tumbal untuk dewa yang mereka sembah.

Bangsa Maya dan Aztec – Pekerja dan Pengorbanana Pada Dewa [image source]
Bangsa Maya dan Aztec – Pekerja dan Pengorbanana Pada Dewa [image source]
Mereka biasanya memenjarakan budak dan menyiksa mereka sampai tak bernyawa. Selain budak dari negeri jajahan mereka juga menerima budak dari penduduk lokal. Biasanya banyak warga miskin menjual anak mereka kepada pihak kerajaan untuk mendapatkan uang dan juga jaminan keselamatan.

5. Pesisir Barbary – Budak Pekerja dan Budak Seks

Pesisir Barbary meliputi negara-negara seperti Maroko, Algeria, Tunisia, dan Libya. Di masa itu banyak sekali bajak laut dari negara itu menyerang kawasan Eropa yang tak terlalu kuat. Banyak sekali penduduk yang ditangkap lalu dijadikan budak untuk dijual di Jazirah Arab. Budak ini banyak berasal dari Italia, Prancis, Portugal, hingga Inggris.

Pesisir Barbary – Budak Pekerja dan Budak Seks [image source]
Pesisir Barbary  [image source]
Setidaknya 1 juta lebih warga kulit putih dari Eropa harus rela menjadi budak di kawasan Arab yang sangat kejam. Mereka banyak sekali dijadikan pekerja proyek dan juga para wanita yang cantik akan dijadikan pelampiasan nafsu para majikannya. Perbudakan ini berakhir di awal abad ke-19 saat kekuatan militer di Eropa sudah semakin kuat.

6. Jepang – Perdagangan Dengan Eropa

Jepang memulai perbudakan sekitar abad ke-16. Saat Eropa mulai datang ke negeri ini, Jepang memperbudak sekitar 10% dari warganya untuk dipekerjakan secara kasar. Mereka rata-rata diperlakukan dengan buruk dan banyak yang diminta untuk bunuh diri. Jepang juga melakukan perdagangan dengan Eropa terutama negara Portugis.

Jepang – Perdagangan Dengan Eropa [image source]
Jepang – Perdagangan Dengan Eropa [image source]
Para budak akhirnya dijual dan diganti dengan bahan-bahan perang seperti mesiu, pistol, dan alat hebat lain dari Eropa. Perbudakan ini akhirnya sedikit menurun setelah Raja Portugal membatasi jumlah budak Jepang yang masuk ke dalam negerinya.

7. Dunia – Pekerja Kasar dan Budak

Budak di dunia modern ternyata tak kalah banyak dari masa lalu. Setidaknya saat ini ada 27 juta orang di seluruh dunia yang harus hidup sebagai budak. Dari jumlah itu seperempatnya adalah anak-anak. Mereka disuruh bekerja di perkebunan, di pabrik hingga di industri penangkapan ikan yang banyak terjadi di kawasan Asia Tengara.

Dunia – Pekerja Kasar dan Budak Seks [image source]
Dunia – Pekerja Kasar yang dimanfaatkan untuk prostitusi [image source]
Selain digunakan sebagai pekerja kasar, beberapa di antara mereka sengaja dimanfaatkan untuk prostistusi. Mereka dipaksa bekerja di lokalisasi untuk menghasilkan uang banyak bagi para masternya. Jika menolak mereka akan disiksa dan juga dibunuh. Perbudakan di era modern lebih mengerikan dan sudah sepantasnya diberantas.

Inilah 7 fungsi perbudakan manusia dari masa ke masa. Perbudakan seharusnya tak ada lagi di dunia ini. Manusia sudah sepantasnya dihargai lebih tinggi apa pun statusnya. Karena pada dasarnya manusia sama dan tak ada bedanya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Inilah Perbandingan Kekuatan Militer Palestina dan Israel, Ibarat Semut Lawan Gajah Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri Mulai dari Tikus hingga Lumpur, Inilah 4 Negara Miskin yang Konsumsi Makanan Seadanya Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an
BACA JUGA