in

8 Foto Masa Peperangan Terkenal Sepanjang Masa, Termasuk Proklamasi dan Orasi Bung Tomo

Secara artian khusus, fotografi adalah sebuah teknik untuk menangkap cahaya dan membekukan obyek, namun secara umum, fotografi adalah proses di mana sejarah terekam dan terabadikan. Saat-saat peperangan berkecamuk di berbagai belahan dunia, ada banyak sekali momen-momen bersejarah yang terabadikan oleh bidikan seorang fotografer.

Dari foto-foto bersejarah tersebut, beberapa di antaranya menjadi terkenal dan bahkan fotografer dan hasil karyanya menyabet penghargaan dunia, salah satunya adalah Pulitzer. Nah, di bawah ini ada beberapa foto yang diambil pada zaman perang di berbagai negara dan menjadi kini menjadi populer,, tentu saja beserta kisah di baliknya.

1. Saigon Execution

Saigon Execution [Image Source]
Pada hari Kamis (1 Februari 1968), seorang Kepala Kepolisian Vietnam Selatan, Jenderal Nguyễn Ngọc Loan mengeksekusi mati seorang tentara Vietkong, Nguyễn Văn Lém di jalan raya Saigon. Sebelum mengeksekusi Lém, Jenderal Loan mengatakan bahwa dia harus melakukannya karena orang-orang Vietcong banyak membantai penduduk sipil.

Tanpa disangka, eksekusi Lém oleh Loan tersebut diabadikan oleh seorang fotografer AP, Eddie Adams. Sesaat foto itu tersebar, Adams mendapatkan penghargaan Pulitzer prize pada tahun 1969 dan menjadi pemicu terjadinya pergerakan massa anti-perang Vietnam yang ‘diracik’ oleh Amerika Serikat.

Lém sendiri akhirnya diketahui statusnya sebagai komandan pasukan pembunuh Vietkong yang memiliki tugas untuk membunuh para perwira Polisi Nasional Vietnam Selatan beserta keluarganya. Dia ditangkap di sebuah kuburan massal bersama dengan 12 orang pengikutnya.

2. Napalm Bomb

Napalm Bom [Image Source]

Perang Vietnam adalah salah satu perang yang memakan banyak korban jiwa dan dapat dikatakan sebagai penampar wajah Amerika Serikat sebagai satu dari negara Adidaya di dunia. Dikatakan begitu karena Amerika Serikat kalah dalam Perang Vietnam ini. Banyak kejadian atau momen-momen yang terekam saat meletusnya perang di Vietnam ini, salah satunya yang menjadi sangat terkenal adalah ketika tentara dari negara Paman Sam itu menembakkan bom Napalm yang efeknya seperti terbakar.

Dalam foto yang diambil oleh seorang fotografer Vietnam, Nick Ut, pada tanggal 8 Juni 1972 tersebut memperlihatkan sebuah malapetaka akibat bom Napalm yang menghancurkan kawasan pemukiman warga di dekat perbatasan Kamboja dan Vietnam. Banyak orang dan anak-anak menjadi korban pada saat pengeboman yang terjadi di pagi hari itu.

Kala banyak korban yang berlarian dari titik dijatuhkannya bom, Nick langsung mengabadikan beberapa momen yang salah satunya adalah memperlihatkan ada seorang gadis cilik bernama Kim Phuc tanpa mengenakan pakaian lari dengan kulit seperti terbakar di antara orang-orang lainnya.

Berawal dari foto itu, Nick mendapatkan penghargaan Pulitzer Prize dan World Press Award. Setelah bertahun-tahun sejak kejadian tersebut, akhirnya Nick bertemu lagi dengan Kim yang ternyata selamat walaupun beberapa bagian dari tubuhnya masih menyisakan bukti kekejaman Perang Vietnam itu.

3. Che Guevara

Che Guevara [Image Source]
Sampai sekarang ini, Ernesto ‘Che’ Guevara dianggap sebagai tokoh pergolakan, pemberontakan sampai dengan tokoh militer yang pro rakyat di banyak negara di dunia. Mengesampingkan masalah sepak terjangnya di dunia militer, ada satu fotonya yang sangat legendaris dan digunakan oleh banyak orang sebagai simbol rebellion dan global insignia di berbagai negara.

Foto tersebut diabadikan oleh Alberto Korda pada tanggal 5 Maret 1960 saat Guevara mendampingi Fidel Castro bersama dengan Jean-Paul Sartre dan Simone de Beauvoir di di Havana, Kuba untuk memberikan penghormatan kepada korban ledakan misterius yang diyakini adalah ulah Amerika Serikat.

Saat mengambil foto itu, Korda mengatakan bahwa dia ingin mengabadikan ekspresi Guevara yang sedang menahan amarah akan aksi Amerika Serikat yang meledakkan Havana Harbor dan menewaskan lebih dari 100 orang itu. Ada 2 foto dengan posisi dan eksrepsi sama dari Guevara yang diambil oleh Korda. Pertama adalah dalam pose portrait dan satu lagi adalah landscape. Tanpa disadari, foto Guevara itu menjadi Symbol of the 20th Century dan World’s Most Famous Photo oleh Maryland Institute College of Art.

4. Iwo Jima’s Flag

Iwo Jima’s Flag [Image Source]
Pada tanggal 19 Februari 1945, militer Amerika Serikat mencoba merebut Iwo Jima yang mana dijadikan salah satu basis pasukan Jepang di Perang Dunia II. Dikarenakan Iwo Jima adalah pulau dengan gunung vulkanis aktif, maka di sekitarnya jarang dijumpai pepohonan yang dapat dinikmati buahnya atau lebih tepat dikatakan bahwa pulau tersebut adalah pulau mati tak berpenghuni. Namun karena menjadi salah satu basis tentara Jepang, maka Amerika Serikat wajib menguasainya.

Untuk merebutnya dari tentara Jepang, peperangan yang sangat sengit terjadi dan mengakibatkan jatuhnya banyak korban dari kedua belah pihak. Setelah bertempur tanpa henti selama beberapa hari, pada tanggal 23 Februari 1945, pasukan Amerika Serikat berhasil menduduki sebagian besar dari Iwo Jima.

Walaupun belum dapat dikatakan sukses merebut Iwo Jima, pasukan Amerika Serikat mendirikan bendera di puncak Gunung Suribachi di hari yang sama pada pukul 10.20 waktu setempat. Proses mendirikan bendera tersebut diabadikan oleh Joe Rosenthal dan dipublikasikan pada tanggal 25 Februari 1945. Tanpa disangka, foto ini dicetak ribuan kali dan memenangkan penghargaan Pulitzer pada tahun yang sama.

5. Victory Over Evil

Victory over evil [Image Source]
Di akhir Perang Dunia II yang ditandai dengan kekalahan tentara Nazi Jerman, ada satu peperangan terakhir yang terjadi di Reichstag, Berlin, Jerman pada bulan April-Mei 1945. Dalam pertempuran tersebut, banyak pasukan gabungan dari beberapa negara menggempur pertahanan terakhir Nazi di Reichstag.

Setelah berperang dalam beberapa jam, akhirnya pada tanggal 2 Mei 1945, Reichstag berhasil direbut dan menjadi pertanda berakhirnya era Nazi di dunia. Ada satu kejadian yang tanpa disangka menjadi pembangkit semangat banyak negara jajahan Nazi, yaitu ketika seorang fotografer dari Ukraina bernama Yevgeny Khaldei mengabadikan seorang tentara Rusia (Red Army) berusaha menyingkirkan bendera Nazi di atas gedung parlemen Jerman.

Foto tersebut menjadi simbol kebebasan dan kemerdekaan dari tangan tirani dan akhirnya disebut dengan “Victory Over Evil.”

6. Hiroshima dan Nagasaki

Hiroshima dan Nagasaki [Image Source]
Selain bom Napalm yang membuat banyak orang Vietnam tewas pada saat Perang Vietnam meletus, Amerika Serikat juga pernah meluluhlantakkan Jepang di akhir Perang Dunia II, yaitu dengan menjatuhkan bom atom di 2 kota berbeda pada tanggal 6 Agustus 1945 di Hiroshima dan 9 Agustus 1945 di Nagasaki.

Diperkirakan lebih dari 140 ribu orang tewas di tempat kejadian saat bom meledak dan lebih dari 200 ribu orang menderita luka parah yang kemudian banyak di antaranya tewas setelah dirawat beberapa hari. Dengan dijatuhkannya 2 bom tersebut, pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.

Sayangnya tidak diketahui siapa saja yang berhasil mengabadikan waktu pertama kali bom di dua tempat tersebut meledak dan membumihanguskan daerah sekitarnya. Hanya saja, menurut informasi yang beredar, Kapten George Marquardt adalah fotografer untuk mengabadikan momen-momen sebelum kedua bom tersebut diangkut menggunakan pesawat B-29 Enola Gay.

7. Bung Tomo

Bung Tomo [Image Source]
Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan dan untuk mengenangnya, ada satu foto yang selalu identik atau diasosiasikan dengan hari tersebut, yaitu foto Bung Tomo sedang berpidato penuh semangat sehari sebelum peristiwa 10 November 1945 meletus di Surabaya.

Namun ternyata, foto yang selalu identik dengan peristiwa 10 November itu tidak diambil di Surabaya. Bahkan pengambilan fotonya tidak pada tanggal 9 November 1945, melainkan diambil pada bulan Juli 1945 di Mojokerto yang mana kemudian digunakan sebagai foto propaganda untuk melawan Sekutu dan berhasil.

Foto tersebut adalah hasil jepretan dari fotografer Domei atau sekarang Antara, yaitu Abdoel Wahab. Dia adalah salah satu sosok yang dekat dengan Bung Tomo dan karya-karyanya banyak disimpan di Perum Produksi Film Negara (PFN).

8. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia [Image Source]
Jika banyak orang mengetahui foto bersejarah saat Bung Karno, Bung Hatta dan beberapa orang lainnya memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, ternyata ada 2 orang yang paling berjasa di balik foto tersebut, yaitu kakak beradik bernama Frans Sumarto Mendur dan Alexius Impurung Mendur.

Untuk menyelamatkan negatif foto hasil mengabadikan momen paling bersejarah tersebut, mereka berdua berjuang mati-matian menyelamatkan dokumentasi penting Indonesia itu dari rampasan para tentara Jepang dengan cara menguburnya di bawah pohon.

Sayangnya, setelah Indonesia merdeka dan mendapatkan kedaulatannya, mereka berdua seakan terlupakan. Kehidupan keduanya sangat tragis, bahkan pada saat meninggal dunia, jenazahnya ditolak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Written by dwiandika

Leave a Reply

Fakta Unik Jam Gadang Bukittinggi, Sang Kembaran Big Ben Versi Indonesia

Meme-Meme Kocak ‘Expanding Brain’ yang Lagi Hits di Kalangan Pengguna Sosial Media