Jakarta — “Ada apa dengan cinta? Tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama. Untuk mempertanyakan kembali cintanya. Bukan untuknya, bukan untuk siapa tapi untukku karena aku ingin kamu, itu saja….”

Remaja generasi tahun 90-an pasti akrab dengan penggalan puisi tersebut. Puisi itu adalah syair yang ditulis Rangga kepada Cinta, dalam film “Ada Apa dengan Cinta”. Namun hingga saat ini film fenomenal tersebut ternyata masih tak kalah tenar di kalangan remaja. Karena itulah, Kompas Tv kembali menayangkan film “AADC”, Minggu (9/11) pukul 18.30 WIB.

Film-AADC-Kembali-Hadir-Di-Kompas-Tv
Film-AADC-Kembali-Hadir-Di-Kompas-Tv
Artikel Lainnya
Tak Disangka, Beginilah Rahasia Timnas Kroasia Mampu Tampil Berjam-Jam Sebelum Final
Ryuji Utomo Sudah Move On dari Ariel Tatum, Ini 10 Potret Pacar Barunya yang Tak Kalah Cantik

Pada Kamis lalu (6/11), LINE Indonesia mengunggah video mini drama“AADC” di YouTube. Sebelumnya, Rabu (5/11), keenam tokoh utama film tersebut menggelar acara reuni di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka itu adalah Dian Sastrowardoyo (Cinta), Nicholas Saputra (Rangga), Ladya Cherill (Alya), Adinia Wirasti (Carmen), Titi Kamal (Maura), dan Sissy Priscillia (Milly).

Film “AADC” yang diproduksi oleh Miles Films, bukan hanya sekedar laris saja tetapi film tersebut juga mampu mengharumkan nama sutradaranya, Rudy Soedjarwo serta pemeran utamanya yakni Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra sebagai Cinta dan Rangga.

Bahkan, album soundtrack film tersebut yang dirilis pada tahun 2002 karya Melly Goeslaw juga melangit. Buku skenario film karya sutradara dan aktor Sjuman Djaya mengenai penyair Chairil Anwar yang berjudul Aku tahun 1987 juga dicari-cari. Buku yang ditulis oleh Sjuman berdasarkan perjalanan hidup dan karya Chairil tersebut menjadi salah satu daya perekat hubungan Cinta dengan Rangga dalam film itu.

Berikut ini kutipan puisi Rangga dan Cinta di mini drama AADC lanjutan versi Line:

Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu
Karena cinta, waktu terbagi dua
Denganmu dan rindu untuk membalik masa
Detik tidak pernah melangkah mundur tapi kertas putih itu selalu ada
Waktu tidak pernah berjalan mundur
Dan hari tidak pernah terulang
Tetapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru
Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab
Love, Life, Line