Pada 27 silam Seluruh daerah di Indonesia,secara resmi telah melakukan proses pemilihan Gubernur dan Wakilnya. Khususnya di Provinsi Jawa Timur yang diikuti Cagub. Saifullah Yusuf. Ia juga didampingi oleh Puti Guntur Soekarno yang akan menjadi Wakil Gubernur saat bertarung di ajang Pilgub Jatim 2018.

Tak hanya dikenal sebagai politikus handal, ada banyak fakta yang menarik dari diri seorang Gus Ipul. Pria kelahiran 28 Agustus 1964 itu, mengawali kariernya berpolitik dalam sebuah organisasi kepemudaan. Karena kecakapan yang dimiliki, kariernya pun mulus hingga sempat merasakan kursi empuk selama dua periode sebagai Wakil Gubernur. Tak hanya itu, sisi lain Gus Ipul yang dikenal merakyat ini juga sangat menarik untuk ditelusuri.

Memulai karir politik dari bawah

Mengawali karir politik bersama GP Anshor [sumber gambar]
Melalui organisasi GP Anshor, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mulai meniti kariernya di peta perpolitikan. Ia bahkan terpilih menjadi ketua umum selama dua periode, yakni 2000-2005 dan 2005-2010. Menggantikan Iqbal Assegaf yang telah wafat pada 1999 silam. Sosok yang dikenal humanis ini juga sempat menjadi Ketua di PBNU yang dibawahi oleh KH. Said Aqil Siraj.

Sukses membangun karir politik

Sukses bersama PKB [sumber gambar]
Pada 1999, Gus Ipul menduduki kursi anggota Dewan yang mewakili PDIP. Namun sayang, karena adanya konflik internal, ia pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR dan PDIP. Sebagai gantinya, Gus Ipul memilih PKB sebagai kendaraan politiknya. Mujur, ia berhasil terpilih sebagai Sekretaris Jenderal pada 2002 setelah sebelumnya sempat bersaing sengit dengan Alwi Shihab dalam memperebutkan posisi Ketua Umum.

Sosok sederhana yang Sempat menjadi sopir pejabat tinggi Indonesia

Sempat menjadi sopir bagi pejabat Indonesia [sumber gambar]
Dilansir dari kumparan.com, Gus Ipul ternyata pernah menjadi sopir pribadi dari KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur dan Megawati. Meski demikian, hal tersebut tak mengurangi kharisma dirinya sebagai salah tokoh politik besar di Jawa Timur. Sosok yang juga dikenal sederhana itu, bahkan kerap menyetir mobilnya sendiri tanpa menyuruh orang lain.

Terpilih menjadi Wakil Gubernur selama dua periode

Terpilih selama dua periode sebagai Wakil Gubernur [sumber gambar]
Karir politiknya semakin cemerlang manakala ia terpilih menjadi Wakil Gubernur mendampingi Soekarwo. Melalui dua kali putaran pemilihan, dirinya berhasil meraih suara terbanyak dan dilantik secara resmi pada 12 Februari Silam. Prestasinya berlanjut pada periode kedua, di mana Gus Ipul kembali terpilih menjadi Wakil Gubernur pada Pilgub 2013. Sebelumnya, Gus Ipul pernah menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang membuatnya dikenal sebagai wakil rakyat yang hobi blusukan ke daerah-daerah.

Libatkan artis dangdut untuk kampanye Pilgub 2018

Libatkan artis dangdut untuk kampanye [sumber gambar]
Di tahun 2018, Gus Ipul akan kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur. Meneruskan perjuangan Soekarwo yang dulu pernah didampingi olehnya. Selain berbekal track record-nya selama menjadi Wakil Gubernur, Gus Ipul secara resmi juga merangkul dua artis dangdut Via Vallen dan Nella Karisma. Kedua biduan cantik tersebut didapuk untuk menyanyikan lagu-lagu kampanye milik Gus Ipul yang berjudul “Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur”.

Meski pernah menjadi seorang supir, hal tersebut ternyata tak menghalangi niat besar dari seorang Gus Ipul untuk menjadi seorang politikus besar di kemudian hari. Bahkan saat jadi Menteri, ia juga kerap terlihat membumi bersama rakyat. Suatu sikap dan teladan yang harusnya ada pada diri para wakil rakyat di Indonesia.