Bagi orang awam, nama Jenderal Albert Pike bukanlah sosok yang familiar. Selain tenggelam oleh nama besar para pahlawan dunia seperti Napoleon Bonaparte, Ilmuwan Albert Einstein dan Nicola Tesla, pemikirannya sebagai seorang perwira militer di masa depan, patut diwaspadai. Kenapa harus berhati-hati? Tak lain karena Albert Pike merupakan sosok yang merancang skenario peperangan dunia.

Ya, berkat kerja tangan dan pikirannya, skenario berbagai perang besar di dunia ini lahir. Sehingga secara tak langsung ia bertanggung jawab atas hal-hal buruk yang terjadi akibat berbagai macam perseteruan mengerikan di masa lalu. Sebenarnya apa yang ia lakukan bagaimana Pike mengeksekusinya? Ketahui lewat ulasan berikut.

Perwira militer yang kenyang asam garam peperangan

Jenderal kelahiran Boston, AS pada tanggal 29 Desember 1809 ini, mulai masuk pendidikan militer setelah menyelesaikan sekolahnya di Harvard. Ia sendiri terlibat dengan perang sipil Amerika Serikat (1861-1865) yang saat itu memimpin Tentara Konfederasi dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Illustrasi perang saudara Amerika Serikat [sumber gambar]
Nahas, ia hampir dipenjara karena melakukan sebuah pengkhianatan. Penahanan dirinya ditangguhkan di kemudian hari oleh Presiden Andrew Jhonson pada 22 April 1866. Awal perkenalan inilah yang kemudian membuat hubungan kedua orang penting ini semakin dekat sehingga kemudian hal-hal buruk luar biasa di masa depan bisa terjadi.

Sosok yang mendirikan organisasi rasialis

Dilansir dari berbagai sumber, diketahui Albert Pike tak hanya jadi anggota Freemason, tapi juga mendirikan Ancient Accepted Scottish Rite of Freemasonry. Di mana ia menjabat sebagai Grand Commander of North American Freemasonry dari tahun 1859 hingga meninggal dunia pada tahun 1891. Albert Pike juga membentuk Order of the Knights of the Ku Klux Klan (KKK) yang masih eksis hingga saat ini.

Jadi anggota Freemason dan mendirikan KKK [sumber gambar]
Sosok Jenderal tersebut, ditengarai gemar melakukan ritual pemujaan iblis. Dilansir dari laman eramuslim.com, ia bahkan mengakui bahwa dirinya merupakan penyembah setan dengan segala jenis ritual okultismenya. Selain itu, Albert Pike juga menjabat sebagai Grand Master dari sekte luciferian yang bernama The Order of the Palladium yang didirikan di Paris pada tahun 1737.

Rancang cetak biru peperangan besar dunia

Melalui Albert Pike, tiga perang dunia terbesar diciptakan. Pada surat yang bertanggal 15 Agustus 1871 tersebut, PD I bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan Tsar Rusia dan memunculkan paham komunisme. Selain menghancurkan pemerintah, juga digunakan untuk melemahkan agama.

Ilustrasi perang [sumber gambar]
PD II dijalankan untuk menjadi pembenaran dengan membawa gerakan menguasai tanah Palestina. Di sisi lain, paham komunisme juga dikuatkan untuk mengimbangi dominasi sekaligus meruntuhkan salah satu agama. Sementara untuk PD III, dirancang untuk mengobarkan peperangan di front Timur Tengah dan menciptakan kekacauan di negara-negara muslim. Tujuan akhirnya adalah, menghapus agama dan menguasai sumber minyak di negara-negara tersebut. Hal ini tentu akan berimbas pula pada Indonesia nantinya. Kekayaan SDA yang melimpah dan mayoritas penduduknya yang muslim, akan menjadi target empuk jika perang telah merambah wilayah Asia Tenggara.

Siapa yang menyangka jika Perang Dunia yang menakutkan itu ternyata adalah hasil rancangan, atau memang sengaja diciptakan untuk tujuan tertentu. Terkait itu, semoga Perang Dunia III yang sering digadang akan segera muncul takkan pernah ada, sehingga masyarakat dunia bisa menjalani hidup ini dengan nyaman dan aman. Bagaimana menurutmu tentang Albert Pike?