Fakta Bitcoin, Mata Uang Digital yang Kini Nilai Tukarnya Rp 26,6 Juta Per Keping

Punya 100 keping aja hidup udah tenang nih!

oleh Aini Boom
09:00 AM on May 23, 2017

Fenomena kenaikan harga Bitcoin saat ini tengah menghebohkan dunia maya dan otoritas moneter. Sebab mata uang digital paling populer di dunia ini nilainya mencapai Rp 26,6 juta rupiah atau senilai dengan $2000. Berfungsi sebagai alat pembayaran untuk membeli berbagai jenis barang secara internasional, di tahun 2012 satu keping bitcoin hanya bernilai Rp 80.000. Dan sungguh mengagetkan sebab saat ini nilai itu melonjak drastis hingga puluhan juta rupiah.

Lonjakan nilai Bitcoin saat ini diketahui sebagai nilai tertinggi, hal ini memecahkan rekor lonjakan harga yang terjadi pada 2013 yang senilai dengan $1000 untuk tiap kepingnya. Bitcoin semakin menjadi primadona di kalangan penggunanya, sebab penggunaan mata uang digital ini kabarnya minim kontrol dari pihak pemerintah.

Baca Juga
6 Bencana Terbesar di Indonesia Ini Menjadi Penanda Pergantian Tahun yang Kelam
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI

Sekilas Tentang Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin [image: source]
Bitcoin adalah mata uang digital (virtual) terenkripsi atau biasa disebut crypto currency. Mata uang ini bisa digunakan untuk pertukaran barang dan jasa atau uang sesungguhnya di bursa Bitcoin seperti Coinbase dan Kraken. Mata uang ini bisa dipergunakan untuk membeli berbagai jenis barang maupun jasa secara internasional, termasuk misalnya untuk pembelian ponsel hingga mobil.

Mata Uang Digital Paing Populer di Dunia

Bitcoin [image: source]
Banyaknya pengguna yang melakukan pertukaran Bitcoin menjadikan mata uang digital ini menjadi yang paling digemari di dunia. Hal ini dibuktikan dengan jumlah total koin yang beredar saat ini mencapai angka fantastis hingga $32,92 miliar atau setara dengan Rp 426 triliun. Berdasarkan laporan BBC, di seluruh dunia terpantau ada sekitar 15 juta Bitcoin.

Ini Alasan yang Membuat Peningkatan Pengguna Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin [image: source]
Fenomena peningkatan nilai Bitcoin disebabkan oleh banyaknya orang yang mau melakukan penukaran. Bitcoin dianggap sebagai mata uang digital yang cukup menarik. Hal ini dikarenakan Bitcoin bersifat anonim serta masih minim pengawasan dari pemerintah. Nilai mata uang ini pun berubah sesuai dengan berapa banyak orang yang mau menukarnya.

Masa Depan Cerah Bitcoin

Perubahan nilai Bitcoin kerap terjadi sebab tidak diregulasi oleh otoritas seperti bank sentral. Di tahun 2012, 1 keping Bitcoin hanya bernilai sekitar Rp 80.000. Nilai ini pun mengalami pelonjakan tajam hingga $1000 pada 2013. Tapi beberapa waktu kemudian niai ini sempat menurun karena berbagai alasan. Salah satunya sebab bangkrutnya bursa terbesar Mount Gox. Hal ini pun menyebabkan nilai Bitcoin terjun bebas hingga hanya bernilai $400 setiap kepingnya.

Keping-keping Bitcoin [image: source]
Namun berkat dukungan sejumlah institusi akhirnya nilai Bitcoin kembali naik hingga angka US $1000 sampai akhir tahun 2016 lalu. Di bulan Maret tahun ini nilai Bitcoin mencapai angka $ 1.268 atau Rp 19,9 juta dan untuk pertama kalinya melampaui nilai emas. Nilai emas sendiri kala itu berada di kisaran angka Rp 16, 4 juta setiap 1 ons. Dan saat ini adalah rekor terbaru pencapaian Bitcoin, hal ini tak lepas dari lonjakan permintaan mata uang digital ini di Tiongkok. Meski di negara itu sempat muncul larangan transaksi, tapi kenyataannya pemanfaatan Bitcoin tetap naik dengan angka yang signifikan. Perkembangan positif Bitcoin semakin menjanjikan sebab kini di Jepang telah disahkan sebagai pembayaran yang legal.

Prosedur Transaksi Bitcoin

Ilustrasi transaksi dengan Bitcoin [image: source]
Untuk dapat menggunakan Bitcoin, seorang pengguna wajib memiliki alamat Bitcoin dengan rangkaian 27-34 huruf angka. Ibaratnya alamat tersebut menjadi kotak pos digital yang bisa mengirim dan menerima Bitcoin. Pengguna pun tak perlu mendaftarkan alamat, sehingga kerahasiaan terjaga selama transaksi. Nah, gara-gara bersifat anonimitas, pengguna Bitcoin pun menjadi sulit dilacak.

Melihat fakta tingginya nilai Bitcoin saat ini menunjukkan bahwa warga dunia mulai melirik mata uang digital. Sepanjang tahun 2016 hingga saat ini, nilai Bitcoin memang cenderung stabil dan meningkat ke angka tinggi. Bagaimana, kamu tertarik mencoba menggunakan mata uang digital ini?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya
BACA JUGA