Gulat memang jadi salah satu olahraga yang seru untuk ditonton. Sebelum acara itu dilarang ditayangkan di TV Indonesia, banyak nama pegulat yang jadi idola anak-anak waktu itu. Sebut saja, Undertaker, Kane, The Rock, Batista dan lain-lain. Tentu semua tidak terlepas dari kehebatan mereka dalam ring yang selalu bikin pentonton berdecak kagum.

Bicara soal gulat, memang olahraga yangs satu ini identik dengan kaum adam. Tapi kamu tahu gak sih kalau ada juga perempuan berhijab yang ternyata juga terjun dalam olaharaga ini. Yang jelas gak kalah dengan Undertaker dan lain-lain kalau masalah peforma di ring. Lalu siapa sih wanita tersebut? Biar gak penasaran simak ulasan berikut.

Pegulat wanita berhijab pertama

Memang gulat selalu identik dengan pria karena erat dengan kekerasan fisik. Namun hal itu tidak mematahkan semangat perempuan asal Malaysia ini yang sangat menyukai olahraga tersebut. Diana Nor adalah pegulat perempuan, uniknya dia menggunakan kerudung sehingga dinobatkan sebagai pegulat wanita berhijab pertama di dunia.

Diana di Ring [sumber gambar]
Awal mula kecintaan Diana dengan gulat ini adalah ketika sedang bermain video game dengan adiknya, namun siapa sangka kalau ternyata dirinya benar-benar terjun ke cabang olahraga itu. Aksinya ketika berada di dalam ring sangat berbeda dengan kehidupan sehari-harinya. Sikap pemalu dan pendiamnya seolah sirna bahkan lebih menunjukkan sosok wanita tanggu ketika berada di ring.

Phoenix yang siap membuat lawan menyerah

Ciri khas yang unik dari Diana ini adalah lambang burung phoenix yang selau dia pakai di bajunya. Oleh sebab itu banyak orang menyebutnya sebagai ‘Phoenix Diana’ sebagai perwujudan persona yang berbeda saat di atas ring. Awalnya Diana sendiri memakai topeng Luchador, seperti yang digunakan para pegulat pada umumnya untuk menutupi wajahnya.

Phoenix Diana [sumber gambar]
Namun lama kelamaan, persona itu mulai dia tanggalkan dan melepas topengnya serta menunjukkan jadi dirinya yang seorang wanita berhijab. Namun Phoenix Diana tetaplah Phoenix Diana, meskipun tak memakai topeng dia masih tetap disegani lawan karena kelincahan dan kekuataannya di dalam ring.

Sosok yang berbeda ketika tidak menjadi Phoenix Diana

Dalam ring, mungkin lawan akan sangat minder jika harus berhadapan dengan Phoenix Diana. Namun di kehidupan sehari-hari, justru Diana jadi sosok yang baik hati. Meskipun dia pegulat, namun ternyata dirinya bekerja di sebuah rumah sakit.

Dua sisi Diana [sumber gambar]
Memiliki dua sisi yang berbeda ini tentu sangat wajar kalau banyak orang yang ngefans dengan dirinya baik ketika jadi sang Phoenix yang perkasa atau pun pegawai rumah sakit yang baik hati. Namun hal ini membuktikan, tak peduli latar belakang seseorang jika memang dirinya punya passion dalam satu bidang, maka jalanilah. Jangan hiraukan perkataan dari orang lain.

Karir Diana yang sangat cemerlang di dunia gulat

Hal yang menjadi titik balik kesuksesan pegulat berhijab ini adalah ketika dirinya melihat pertandingan WWE secara langsung pada tahun 2015 di Malaysia. Setelah itu Diana bergabung dengan persatuan gulat di Malaysia dan disambut baik di sana. Dua bulan setelah pelatihan, sang Pheonix ini diminta menggantikan temannya yang saat itu tidak bisa bertanding.

Menjadi seorang juara [sumber gambar]
Siapa sangka hal ini jadi langka awalnya menjadi pegulat profesional. Sampai saat ini sudah banyak pertandingan yang dia menangkan, bahkan sempat jadi juara dalam ajang Malaysia Pro Wrestling. Hal ini tentunya menjadi bukti keseriusan Diana dalam menekuni dunia gulat yang memang sangat dia cintai sejak kecil.

BACA JUGA: Khabib Nurmagomedov, Pegulat Muslim yang Berhasil Kalahkan McGregor di Arena UFC

Diana menjadi sebuah bukti kalau ternyata perempuan berhijab mampu melakukan hal yang mungkin dianggap orang tidak cocok untuk wanita. Setelah kerja kerasnya, akhirnya banyak orang mengakuinya bahkan ngefans dengan dirinya. Nah, para wanita Indonesia juga gak boleh kalah dong masalah semangat dan berjuang untuk menggapai cita-cita.