Salah satu pasangan pengantin berinisial ANG dan FDL mengalami peristiwa memalukan di hari pernikahannya. Diwartakan oleh grid.ID, jika pengantin baru ini ditipu oleh wedding organizer (WO) karena semua makanan yang harusnya disajikan di hari bahagia mereka malah tidak kunjung datang. Sontak, 1000 undangan yang datang ke pesta mereka pun tidak mendapatkan makanan.

Parahnya, Uut selaku pemilik wedding organizer pun juga ikut menghilang di hari pernikahan pasangan asal Palembang tersebut. Semua nomor yang dimilikinya tidak aktif, sehingga membuat mempelai dan juga keluarga menjadi panik. Nah, dari peristiwa ini Boombastis.com akan mengulas ciri-ciri dari wedding organizer yang abal-abal. Jadi, simak ulasan di bawah ini.

Memberikan harga yang tidak masuk akal

Hal pertama yang menjadi ciri dari wedding organizer abal-abal adalah harga murah. Nah, harga murah ini memang menjadi salah satu pusat perhatian dari para pelanggan karena tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Apalagi mengingat perjalanan rumah tangga yang pastinya banyak kebutuhannya. Sehingga harga murah menjadi solusi ajib untuk kurangi pengeluaran.

Harga yang ditawarkan terlalu murah [Sumber Gambar]
Tapi Sahabat Boombastis perlu tahu, jika harga murah ini juga patut dicurigai. Sebab, di zaman yang sulit ini, pastinya banyak orang tidak mau rugi. Jadi, jika menemukan wedding organizer dengan biaya yang terlalu murah, jangan keburu senang dulu. Cek dulu, apakah harga seperti itu cukup masuk akal dengan fasilitas yang didapat.

Pemilik wedding organizer selalu memilih bertemu di luar

Ciri selanjutnya adalah pemilik wedding organizer selalu memutuskan bertemu dengan klien di luar. Ya, tentu saja ini adalah hal yang mencurigakan lantaran wedding organizer resmi pastinya tidak akan menemui klien di luar kantor. Mereka akan menyuruh kliennya untuk mendatangi kantornya.

Meminta bertemu di luar kantor [Sumber Gambar]
Nah, jika kalian menemui wedding organizer yang selalu meminta bertatap muka selain di kantor resmi, alangkah lebih baiknya untuk berhati-hati. Supaya tidak mencurigakan, kalian bisa mengeceknya dengan cara meminta berkunjung ke kantor resmi. Apabila ia menolak, sepertinya kalian perlu mencari agen pengurus pernikahan yang lain.

Tidak pernah memperlihatkan dokumentasi pernikahan yang pernah diselenggarakan

Untuk poin yang satu ini mungkin masih bisa dimanipulasi karena berhubungan dengan data arsip. Tapi Sahabat Boombastis tak perlu khawatir karena ada cara mudah untuk mengetahui apakah wedding organizer merupakan pengelola resmi atau abal-abal. Mengenai dokumentasi pernikahan terdahulu, mereka tidak akan memperlihatkannya sebelum diminta. Itu adalah kunci pertama jika ia adalah pengelola abal-abal.

Tidak pernah memperlihatkan arsip pernikahan [Sumber Gambar]
Kunci kedua adalah wedding organizer tidak pernah update tentang kemajuan dari projek yang sedang ia jalani. Pada umumnya, di zaman yang sudah maju ini para WO akan selalu mengupdate perkembangan projeknya, entah melalui insta story, facebook ataupun website. Kalau pengelola tidak pernah melakukan itu semua, otomatis kalian perlu berpikir ulang untuk menggunakan jasanya.

BACA JUGA : Miris! Bukan Kebahagiaan, Pengantin Ini Malah Dibuat Malu oleh Wedding Organizer

Bagaimana, sudah tahu kan ciri dari wedding organizer yang abal-abal? Maka dari itu, supaya Sahabat Boombastis tidak tertipu, kalian perlu lebih berhati-hati lagi. Untuk lebih amannya sih tanyakan kepada teman yang sudah menikah karena kalian sudah tahu sendiri bagaimana hasilnya.