Dari dulu sampai sekarang, maling tidak pernah ada habisnya. Meskipun sudah banyak yang ditangkap, maling baru tetap saja bermunculan. Bahkan maling yang sekarang sudah lebih berani. Jika mereka terpergok melakukan aksi jahatnya, ia tak segan langsung membunuh orang tersebut. Tak hanya itu, para pencuri sekarang pun memiliki peralatan yang lebih canggih untuk membobol pintu rumah.

Oleh sebab itu, orang-orang mencari cara supaya rumahnya terhindar dari yang namanya maling. Namun karena otak para maling sudah terlalu pintar, biasanya aksi bejat mereka selalu berhasil. Akan tetapi, aksi mereka tidak akan berhasil jika tidak melakukan rencana hebat terlebih dahulu. Biasanya, mereka akan menandai rumah-rumah mana yang sekiranya pantas jadi target mereka. Berikut adalah ciri-ciri dari rumah yang diincar oleh para maling.

Ada banyak ciri rumah yang ditargetkan oleh maling [Sumber Gambar]
Hal pertama yang jadi sorotan para maling adalah dari pintu rumah. Biasanya, maling akan berlalu lalang di depan tempat tinggal kalian untuk memastikan apakah pintu sering dikunci atau tidak oleh si pemilik rumah. Jika pintu tidak sering dikunci, maka mereka akan menargetkan rumah tersebut untuk dicuri harta bendanya. Tapi, selain itu, maling juga memperhatikan model dari pintu rumah. Dengan begitu, mereka akan tahu bagaimana cara untuk membobol pintu tersebut. Ini dilakukan karena setiap pintu memiliki cara membobol yang berbeda pula.

Kemudian, ciri selanjutnya adalah dari barang yang dibuang ke tempat sampah depan rumah. Para penjahat akan melihat barang-barang apa saja yang dibuang, khususnya kardus elektronik. Nah, dari situ maling akan tahu barang eletronik apa saja yang akan ia curi nantinya. Oleh karena itu, untuk menghindari hal ini ada yang harus dilakukan. Jika ingin membuang kardus elektronik, lebih baik dipotong kecil-kecil terlebih dahulu dan kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna gelap.

Memperhatikan model pintu rumah [Sumber Gambar]
Lalu hal yang diperhatikan oleh maling selanjutnya adalah akses dari rumah. Akses yang dimaksud adalah dari ketinggian pagar atau pohon di dekat rumah tersebut. Jika pagar tinggi, maka para maling akan mengobservasi apakah pohon yang ada di dekat rumah tersebut bisa jadi jalan pintas atau tidak. Jadi supaya maling tidak bisa masuk ke rumah, bangunlah pagar yang tingginya melebihi ukuran orang dewasa. Kemudian, jika ada pohon dekat rumah, bisa dipotong secara berkala jika ukurannya sudah tinggi.

Itu tadi adalah sebagian kecil dari ciri-ciri rumah yang diincar oleh para maling. Ternyata para maling sudah melakukan berbagai macam observasi sebelum melakukan aksinya tersebut. Sehingga untuk menghindarinya, kalian harus memperhatikan ciri-ciri di atas. Tetap waspada dan jangan sampai lengah.