Kereta memang menjadi salah satu transportasi yang paling diminati masyarakat saat ini. Selain karena anti-macet, biaya yang dikeluarkan saat naik kereta lumayan murah. Jadi bukan hal yang aneh kalau sekarang ini banyak pemilik kendaraan pribadi yang juga beralih pada kereta.

Namun meskipun merakyat, kadang ada saja kecelakaan yang bisa terjadi. Semisal anjloknya kereta di Manggarai –Sudirman beberapa waktu yang lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun yang jelas kejadian semacam ini bikin shock para penumpangnya. Lalu adakah cara ama untuk selamat dari kejadian serupa? Dilansir dari Vocativ dan Live Science, simak ulasan berikut.

Coba pilih gerbong yang paling aman saat naik kereta

Rupanya dari beberapa penelitian ada beberapa gerbong yang memang disinyalir memiliki resiko paling minim ketika terjadi tabrakan kereta ataupun anjlok. Hal ini dikarenakan posisinya yang tidak terlalu belakang ataupun depan. Umumnya, jika ada kurang lebih 7 gerbong, posisi yang paling aman biasanya berada pada sekitar gerbong enam ataupun lima.

Gerbong yang aman [image source]
Oleh sebab itu ketika memutuskan untuk menggunakan transportasi umum sejenis kereta, usahakan untuk memilih tempat-tempat tersebut. Namun kalau memang penuh semua, usahakan untuk menghindari gerbong paling depan dan belakang karena resikonya yang paling besar jika terjadi tabrakan atau anjlok.

Jauhi daerah cafe atau pun dapur kereta

Kadang ada beberapa kereta api yang memang menyediakan kafe atau tempat makan dalam gerbongnya. Namun rupanya kadang jika keadaan darurat, beberapa orang menganggap kalau tempat tersebut adalah yang paling aman ketimbang yang lain. Selain karena luas, juga banyak ketersediaan makanan  ataupun minuman di sana. Namun rupanya kenyataannya malah sebaliknya.

Cafe atau dapur kereta [image source]
Pasalnya dalam gerbong tersebut rupanya banyak benda seperti garpu, pisau ataupun peralatan tajam lainnya yang bisa saja melukai tubuh. Apalagi kalau kereta dalam keadaan bakal tabarakan ataupun anjlok, pasti ya benda-benda macam itu bisa saja terbang dan melukai para penumpang. Oleh sebab itu gerbong kereta semacam kafe dan tempat makan sangat tidak dianjurkan sebagai tempat berlindung.

Posisi duduk yang paling aman saat naik kereta

Umumnya seseorang berpendapat kalau posisi tempat duduk paling belakang ataupun paling depan di kereta adalah yang paling beresiko terkena dampak tabrakan. Hal itu memang benar jika memang tabrakan langsung yang terjadi. Namun umumnya tabrakan langsung macam begitu kemungkinannya sangat kecil namun tetap ada.

Posisi duduk saat di kereta [image source]
Justru kebanyakan yang terjadi adalah tabrakan samping atau  malah terjungkir atau anjloknya sebuah kereta. Nah, jika dalam keadaan seperti ini, posisi duduk yang paling aman adalah justru bagian depan kereta kereta yang menghadap ke belakang ( jika tempat duduk kereta berhadapan), karena  dampak tabrakan samping atau anjlok bakal lebih diminimalisir.

Tetap tenang gunakan alat keselamatan

Salah satu masalah paling umum yang terjadi adalah kepanikan yang selalu melanda saat kejadian. Akibat kepanikan itu, kadang para penumpang jadi dibuat tidak bisa berpikir dengan jernih. Langkah pertama jika kecelakaan kereta terjadi  adalah jangan panik dan gunakan segala alat keselamatan yang ada. Misalnya, bagian pemecah kaca yang memang disediakan di setiap gerbong.

Kseselamatan kereta [image source]
Kadang saking paniknya orang-orang lupa dengan alat ini, alhasil mereka menggunakan segala benda untuk memecahkan kaca untuk kabur. Padahal kaca kereta memang didesain kuat, kalau tidak menggunakan alat pemecah kaca khusus, jadinya malah memakan waktu. Selain itu, perlu diketahui pula adanya pintu darurat yang ada di bawah kursi, dengan membuka pelan-pelan pintu tersebut, maka gerbong akan muda untuk terbuka.

Itulah beberapa cara yang dianjurkan jika memang terjadi tabrakan atau anjlok kereta yang mungkin berakibat fatal. Sekali lagi, memang kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi, namun demikian akan lebih baiknya kalau kita tahu lebih dulu cara selamat dari kejadian-kejadian berbahaya semacam itu.