Keberadaan para bule di Indonesia memang kerap menyisakan sebuah kisah yang unik. Mulai dari hal-hal kecil hingga sesuatu yang besar, seringkali menjadi sorotan. Seperti yang dilakukan oleh seorang Bule kelahiran Spanyol bernama Carlos Melgeres Varon, sosoknya viral lantaran hendak mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

Dilansir dari Suara.com, ia mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Samosir, Sumatera Utara, pada pilkada 2020 mendatang. Tak hanya itu, ia juga mencoba peruntungannya dalam pesta politik itu melalui Partai NasDem. Wah, jadi penasaran ya. Selengkapnya, simak ulasan berikut.

Bule kelahiran Spanyol yang telah menjadi seorang Warga Negara Indonesia

Carlos yang telah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2008, telah tinggal dan menetap di Indonesia mulai tahun 1998 hingga saat ini. Tak hanya itu, dirinya juga mempersunting perempuan Batak, Adiriana Malau asal Samosir dan telah diberi Marga Simbolon.

Mantan pesepakbola di pentas La Liga Spanyol pada tahun 1980-an

Carlos diketahui juga pernah merumput di pentas La Liga Spanyol sebagai pesepakbola profesional. Dilansir dari Suara.com, ia memperkuat klub Real Betis di era selama 4 tahun (1985-1988). Setelah meninggalkan dunia sepak bola, Carlos banting setir menjadi seorang Direktur sekolah sepakbola yang bernama UCAM Indonesia Football Academy, dan menjadi pengusaha.

Mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Samosir lewat Partai Nasdem

Kabar dirinya yang menjadi bakal calon Bupati Samosir di pentas Pilkada 2020 mendatang, membuat sosok Carlos kemudian viral. Ya, pria asal Granada, Spanyol itu disebutkan akan mengadu peruntungannya di pesta politik itu lewat Partai Nasdem. Selain Carlos, Bupati Samosir Rapidin Simbolon sebagai petahana juga terdaftar di Nasdem.

Niat mulia yang memotivasi dirinya untuk maju sebagai Bupati

Di balik keinginan Carlos yang mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon Bupati Samosir, ada sebuah niat tulus yang terselip pada dirinya. Berdasarkan wawancaranya dengan Jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono, ia mengaku ingin membawa perubahan yang lebih baik pada masyarakat Samosir yang dinilainya masih belum berjalan maksimal, khususnya di bidang pariwisata.

Ongkos menjadi Bupati yang ternyata jumlahnya tak sedikit

Masih dalam wawancaranya dengan Jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono, Carlos tak memungkiri bahwa ongkos untuk menjadi seorang Bupati tidaklah sedikit. “Itu katakanlah dibudayakan orang tertentu. Yang punya duit menentukan gimana mereka menguasai. Aku alternatif untuk Samosir. Cost politic kita tak menutup kenyataan, tapi yang wajar, berapa harus Rp 30 miliar hingga Rp 35 miliar,” ujar Carlos dalam wawancaranya.

BACA JUGA: Kisah Tukang Galon yang Lolos Jadi Anggota DPRD: Bukti Nyata Siapapun Bisa Jadi Pejabat

Jika dilihat dari niatnya yang ingin memajukan wilayah Samosir menjadi lebih baik lagi, tentu pencalonan dirinya menjadi Bupati akan menjadi sesuatu yang menarik untuk ditunggu. Ya, mudah-mudahan saja tak seperti politisi Indonesia yang kerap mengumbar janji kosong belaka.