Duka masih menyelimuti warga Palu dan Donggala usai bencana gempa dan tsunami. Hampir seribu nyawa melayang dalam musibah tersebut. Para korban tewas pun terpaksa dimakamkan dengan cara massal. Sementara itu, korban selamat pun mengalami banyak kesulitan. Selain kehilangan orang tersayang, mereka harus rela ketika rumah dan harta benda mereka hancur terseret gelombang tsunami.

Harus bertahan di tenda pengungsian dengan perut kelaparan dan tubuh kedinginan. Kepedihan tersebut pun harus dialami oleh Izrael, bocah kecil berusia 6 tahun yang belakangan ini viral di sosial media. Banyak netizen yang mengaku merasa iba seusai melihat video bocah tersebut. Seperti apa kisahnya? Berikut ulasannya.

Ingin ikut pergi bersama Jokowi

Sejak gempa dan tsunami mengguncang Palu, presiden Jokowi langsung datang langsung ke lokasi bencana. Presiden langsung memantau seberapa parah kondisi Palu dan Donggala setelah diterjang tsunami. Jokowi juga mengunjungi para korban selamat. Momen itulah yang mempertemukan Izrael langsung dengan Jokowi. Saat presiden baru akan meninggalkan salah satu lokasi, mendadak ada seorang anak kecil yang minta ikut bersama Jokowi. Dengan lembut, presiden mengatakan agar Izrael tetap ada menunggu di Palu dan bersekolah. Dengan polosnya, Izrael mengatakan jika sekolahnya telah rusak hingga ia tidak bisa bersekolah. Momen itu tentu saja membuat netizen terenyuh. Pasalnya, Izrael tentu saja bukan satu-satunya bocah yang tidak bisa bersekolah karena bangunan sekolah mereka rusak.

Menurut apa kata Jokowi

Izrael [sumber gambar]
Dengan cara halus, Presiden mengungkapkan jika ia tidak bisa membawa serta Izrael bersamanya. Jokowi berjanji jika ia akan memperbaiki sekolah yang ada di Palu hingga selesai. Dari video singkat tersebut, terdengar pula suara beberapa warga yang menjelaskan jika ibu Izrael merupakan salah satu korban meninggal akibat gempa dan tsunami. Sedangkan bapaknya sedang dirawat di rumah sakit karena kondisinya yang terluka parah. Meski demikian, presiden Jokowi tetap meminta Izrael menunggu. Tak banyak protes, Izrael menurut apa kata Jokowi.

Ikhlas ibunya meninggal

Usai obrolannya dengan presiden Jokowi, bocah ini pun jadi perhatian banyak orang. Banyak yang penasaran dan ikut mengobrol dengan Izrael. Izrael menceritakan jika mamanya sudah berada di surga, dan ia tidak boleh menangis. Jika ia menangis, mama juga akan menangis. Ketegaran Izrael ini membuat membuat warganet trenyuh. Tak sedikit yang menuliskan komentar berisi doa agar anak tersebut tumbuh jadi anak yang kuat, meski ia harus kehilangan ibu dan juga terancam tidak dapat sekolah dalam waktu yang cukup lama.

Tinggal di pengungsian bersama adik kembarnya dan bibi

Izrael korban gempa Palu [sumber gambar]
Setelah diberi pengertian oleh presiden Jokowi, akhirnya Izrael mengangguk dan bersedia menunggu. Setelah kepergian ibunya, Izrael hanya bisa menunggu di pengungsian bersama bibi dan saudara kembarnya. Dengan tangan dan bibir lebam, Izrael sama sekali tak mengeluh. Meski bocah tersebut terlihat sangat tegar, ikhlas dan sama sekali tidak menangis, saat videonya viral, justru netizen yang mengaku tak dapat menahan air matanya saat melihat bocah tersebut.

Itulah kisah Izrael, korban gempa yang ketegarannya bisa dibilang melebihi orang dewasa. Semoga saudara-saudara di Palu tetap diberi kesabaran hingga duka berlalu. Semoga pula kisah sedih Izrael bisa menyentuh hati para warganet untuk mengulurkan tangan untuk meringankan beban mereka.