Menurut sebagian orang nih, kerjaan yang paling nyaman di dunia adalah musisi. Tak hanya karena kerja based on passion bermusik saja, menjadi musisi juga bisa terkenal, punya banyak groupies, serta yang paling penting uangnya melimpah. Makanya, begitu banyak orang yang akhirnya kepengen jadi musisi, apalagi kalau kita lihat fenomena ajang pencarian bakat yang pasti membludak.

Berbicara musisi di Indonesia, sorry to say nih, sebagian masih under quality. Contohnya bisa dilihat sendiri lha ya. Apalagi di zaman-zaman marak band alay-alay dulu, ada begitu banyak grup musik ecek-ecek yang kualitasnya pas-pasan. Tapi anehnya bisa masuk acara televisi. Miris bener musik kita kala itu, bahkan disebut sebagai tahun terburuk untuk musik dalam negeri. Tapi, untungnya makin ke sini kualitasnya sudah semakin oke dan bermunculan band-band penuh talenta. Salah satunya sebut saja Estudiante.

Estudiante Band
Estudiante Band

Bisa dimengerti kalau kamu nggak kenal dengan band ini. Pasalnya, mereka masih main di panggung-panggung kecil dan kompetisi lokal. Tapi, meskipun begitu, band ini nggak bisa diremehkan. Alasannya ada dua, pertama karena mereka mainnya oke banget, dan yang kedua tak lain lantaran umur-umur anggotanya yang masih piyik alias bocah banget. Ya, mereka ini adalah anak-anak band yang benar-benar masih bocah. Usianya sekitar 7-10 tahun.

Masih bocah, tapi kalau soal kualitas main mereka bisa dibilang mantap untuk anak-anak seukurannya. Mereka bermain cukup kompleks lho, ada bass, melodi, keyboard, dan juga drum. Masing-masing bermain dengan kunci-kunci susah yang mungkin orang-orang dewasa pun bakal kesulitan. Seperti ini penampilan mereka.

Video ini pertama kali diunggah di Facebook dan langsung berjubel like, share, dan comment. Rata-rata memberikan tanggapan positif. Misalnya saja akun bernama Irwan AR yang mengatakan, “Wuih ngeri, jadi minder kitee ckckckck..” Tak hanya itu, ada juga yang mengomentari kostum mereka yang pakai sarung serta baju Batman bersayap untuk vokalisnya. Benar-benar unik.

Memang harus diakui meskipun temponya agak lari-lari dan vokalnya kurang mantep, tapi untuk ukuran umur segitu anak-anak ini sudah luar biasa. Coba perhatikan bassisnya yang gayanya sudah mirip Flea-nya RHCP. Tengok juga drummernya yang lempar stick di akhir lagu. Benar-benar mumpuni!

Estudiante hebat
Estudiante sangar

Perlu diketahui, di video di atas ini, para bocah ini tengah dalam sebuah kompetisi. Memang cuma juara tiga sih, tapi mereka melumat kompetitor-kompetitor yang rata-rata SMP dan SMA. Sebenarnya layak banget juara satu kalau lebih dirapikan lagi. Tapi, ini sudah luar biasa banget.

Sebagai orang dewasa yang pikirannya terbuka, melihat fenomena Estudiante ini harusnya kita akan langsung mendapatkan banyak pelajaran. Pertama adalah soal kerja keras. Adalah hal yang luar biasa susah lho bagi anak-anak ini untuk bisa bermain band. Apalagi dengan instrumen-instrumen yang bahkan lebih tinggi dari badan mereka. Kedua adalah tentang penampilan mereka, lugu dan tak alay tapi nendang. Ini memberikan pelajaran soal menjadi diri sendiri namun tetap menunjukkan kemampuan terbaik.

Soal lagu pun demikian, anak-anak ini tidak memakai tembang-tembang asmara orang dewasa melainkan Lir-Ilir yang liriknya penuh dengan falsafah dan pelajaran. Ini jadi bukti, kalau anak-anak juga bisa enjoy lagu-lagu seperti itu tanpa dipaksakan untuk nyanyi Lelaki Kardus.

Besar harapan bagi Estudiante untuk makin berkembang. Sekecil ini sudah jago banget, maka 10 tahun lagi mungkin mereka bakal jadi maestro dan menyandingkan namanya dengan talenta luar biasa macam pianis Joy Alexander yang fenomenal itu.