Fakta Mahalnya Biaya Listrik di Papua, Terangi Satu Rumah Ongkosnya Setara Beli Mobil di Jawa!

Tentu ada alasan kenapa hal ini bisa terjadi. Yang ada di Jawa, nggak bersyukur mah kebangetan!

oleh Aini Boom
19:00 PM on Dec 30, 2017

Sejak dulu, urusan ketimpangan fasilitas di perkotaan dan daerah terpencil belum juga rampung diselesaikan. Berbagai faktor baik internal maupun eksternal yang jadi sandungan masih terasa sulit diatasi. Mulai dari medan alot hingga jauhnya jarak membuat para petugas  harus mengeluarkan usaha dan tenaga lebih. Hal ini jugalah yang membuat prosesnya menjadi lama.

Kita ambil satu contoh di Papua yang hingga hari ini belum semua wilayahnya bisa menikmati listrik. Ya, bisa kita lihat tentu akses menuju lokasi tersebut sangat susah. Belum lagi ketersediaan alat dan bahan untuk mendukung hal tersebut yang langka di Papua. Printilan-printilan kecil yang terlihat sepele itulah yang membuat dana membengkak. Nggak tanggung-tanggung, untuk menerangi sebuah rumah saja pemerintah harus menggelontorkan dana mencapai angka Rp 200 juta.

Baca Juga
Inilah 10 Meme, “Yang, di Rumah Lagi Sepi” Dijamin Bikin Kamu Ngakak Sekaligus Gagal Fokus
Inilah Kabar 5 Personel Westlife, Boyband Berkualitas yang Pernah Digilai Kids Zaman Old

Sulitnya Realisasi Pemerintah Memeratakan Listrik

Suasana belajar tanpa listrik [image: source]
Saat kita menikmati beragam teknologi canggih, saudara-saudara kita di wilayah timur masih belum bisa mencicipi listrik. Hal inilah yang mendasari pemerintah melalui PT PLN untuk sesegera mungkin melakukan pemerataan. Khususnya di wilayah Papua dan Papua Barat yang selama ini masih hidup dalam kegelapan. Namun kenyataannya, merealisasikan hal itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi berbagai tantangan seperti medan yang sulit, mahalnya biaya mobilitas, dan juga hal-hal lain yang di luar kendali.

Pengadaan Listrik di Wilayah Timur Memakan Rp 200 Juta untuk Sebuah Rumah

Proses pemasangan listrik di Nabire [image: source]
Meski menghadapi berbagai kesulitan, pemerintah ternyata telah merealisasikan pengadaan listrik untuk 191 desa. Fantastisnya, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 419 miliar. Itu artinya, untuk setiap rumah yang diterangi listrik perlu pembiayaan kurang lebih Rp 200 juta. Angka yang sangat jauh jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Seperti Jakarta, untuk pembiayaan pengadaan listrik setiap rumah hanya mencapai Rp 2-3 juta saja.

Pemukiman yang Tak Padat Faktor Utama Melambungnya Biaya

Pemukiman yang tidak padat [image: source]
Ahmad Rofiq selaku Direktur Bisnis PLN Wilayah Maluku dan Papua menjelaskan bahwa besarnya biaya yang disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, medan terjal dan sulit yang harus dihadapi dalam memasang listrik. Kedua, faktor pembagi yang sedikit membuat biaya pemasangan mahal. Contoh di Nabire ada desa yang hanya memiliki 40 rumah, ada juga yang hanya sekitar 60 rumah. Jumlah ini sangat jauh dibandingkan satu desa di Jakarta yang penduduknya mencapai jumlah ribuan rumah.

Pemerintah Targetkan Seluruh Desa Papua Teraliri Listrik 2018

Peresmian PLTMG di Nabire [image: source]
Di seluruh tanah air, wilayah dengan tingkat elektrifikasi rendah adalah Papua. Karena itu, Jokowi menargetkan desa-desa di Papua dan Papua Barat bisa menikmati listrik pada 2018. Hal ini disampaikan presiden saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang ada di Nabire dan Jayapura. Dijelaskan bahwa ada sekitar 2000 desa yang masih belum teraliri listrik. Jumlah itu akan segera diusahakan dengan kerja sama PLN dan Kementerian ESDM. Dalam prakteknya, daerah yang belum teraliri listrik PLN akan dijangkau dengan lampu listrik berbahan solar cell.

Pengadaan listrik di daerah-daerah terpencil sangat disambut baik oleh penduduk di tepi-tepian negeri. Terlepas dari mahalnya biaya, banyak pihak berharap saat seluruh wilayah Papua teraliri listrik maka investasi dan pembangunan akan segera berkembang pesat. Selain itu, tentunya anak-anak di pelosok negeri akan bisa belajar lebih maksimal dengan adanya listrik.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Inilah 13 Potret Marion Jola, Finalis Indonesian Idol yang Viral Berkat Video Hotnya 8 Ilustrasi Tentang Kebiasaan Cewek-Cewek Ini Bakal Bikin Kaum Lelaki Gagal Paham 4 Anak Raja yang Lebih Memilih Tetap Jadi Atlet Ketimbang ‘Ongkang-Ongkang’ Saja 10 Meme “Terperangkap Razia”, Jauh Lebih Pahit Ketimbang Ketemu Mantan di Jalan 5 Fakta Ngeri Sentinel, Suku Primitif Paling Sadis yang Pernah Ada 10 Ucapan Iseng Saat Foto Nikahan Ini Bikin Ngakak Maksimal, Jangan Ditiru Ya! Miris, Orang-Orang Ini Tewas Saat Ulang Tahun Akibat Dikerjain Temannya Sendiri 5 Hal Gila yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Thailand Lama Tak Terdengar, Beginilah Kabar Gayus Tambunan, ‘Sang Koruptor’ Kelas Kakap Inilah 5 Kisah Pengawetan Pemimpin Bangsa yang Tidak Banyak Diketahui 7 Fenomena ‘Salah Kostum’ Jokowi Ini Sukses Bikin Netizen Bertanya-tanya 5 Penemuan Harta Karun di Indonesia yang Jumlahnya Sanggup Melunasi Semua Hutang Negara Uang Bukan Incaran, Inilah 4 Fakta Begal Payudara yang Ternyata Gak Kalah Berbahaya 9 Artis Ini Sok-sokan Update Status Bahasa Inggris, Alhasil Panen Hujatan dari Netizen Pulang Nggak Bawa Piala, 7 Runner Up Indonesian Idol Ini Lebih Tenar daripada Sang Juara 6 Musisi Indonesia Ini Punya Permintaan Aneh Sebelum Manggung, Ada yang Minta Aqua Galon Buat Mandi Loh Menguak Misteri Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 yang Disebut-Sebut Mengandung Emas 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya Pakai Narkoba Hingga Selingkuh, Ini 4 Kelakuan Istri Pejabat yang Bikin Ngelus Dada Mengenal Phu Quoc, Penjara Super Sadis yang Terapkan ‘Siksa Neraka’ di Vietnam
BACA JUGA