Lockdown dalam situasi pandemi bisa dibilang cara yang cukup efektif. Buktinya adalah di Wuhan, Cina, di mana daerah ini serius menerapkan lockdown dan sekarang ini warganya sudah mulai hidup normal. Tak hanya Wuhan, di beberapa daerah lain, Lockdown juga memberikan hasil, walaupun kalau di Indonesia wacana ini jadi kontroversi.

Nah, meskipun cukup efektif untuk melawan pandemi, tapi lockdown di sisi lain juga bisa memberikan efek buruk, khususnya kepada para pelakunya. Salah satunya seperti yang menimpa pria asal Wuhan ini di mana berat badannya naik drastis gara-gara lockdown selama lima bulan. Bukan 10-20 kilo, berat badan si pria naik sampai 100kg. Edan!

Berat badan Zhou naik sampai 100 kilogram [sumber gambar]
Mulanya pria bernama Zhou ini hidup normal, layaknya orang-orang pada umumnya. Kesehariannya adalah bekerja di sebuah cafe. Namun perubahan drastis dialaminya ketika Wuhan lockdown hingga lima bulan lamanya sejak Januari 2020 lalu. Zhou sendiri memang punya berat badan lebih ketika situasi masih normal, namun gara-gara lockdown bobotnya naik drastis menjadi sekitar 280 kg, naik sekitar 100kg dari berat aslinya.

Alasan kenapa berat Zhou naik begitu drastis tak lain karena semasa lockdown dirinya hampir tidak melakukan aktivitas apa pun. Termasuk kegiatan membakar kalori macam olahraga dan sejenisnya. Zhou sendiri mengaku selama lima bulan ini ia sama sekali tak keluar rumah.

Berat badan naik gara-gara lockdown selama lima bulan [sumber gambar]
Lantaran beratnya yang berlebih, maka Zhou pun mengalami kesusahan. Mulai dari masalah kesehatan macam jantung dan pernapasan, hingga sulit tidur. Ia pernah tak tidur selama  48 jam, dan untuk berbaring pun posisinya sama sekali tidak nyaman.

Lantaran mengalami kondisi darurat Zhou pun menghubungi pihak kesehatan setempat. Awalnya ditolak, namun akhirnya ada juga yang menangani pria ini setelah susah payah mengangkutnya ke ambulans gara-gara berat badannya itu.

Zhou sudah dalam penanganan dokter [sumber gambar]
Tim dokter mengatakan kondisi Zhou agak kritis gara-gara masalah berat badan ini. Untungnya setelah bekerja selama sepuluh hari, tim pun berhasil mengangkatnya dari situasi berbahaya. Namun ini belum berakhir karena ada serangkaian tes yang masih harus dijalankan. Dokter menyarankan Zhou agar diet, sampai setidaknya 20an kilo agar ia bisa diperiksa lebih detail.

Kondisi kenaikan berat badan drastis, rasa-rasanya juga dialami oleh semua orang sekarang ini, termasuk Indonesia. Nah, agar tidak terjadi hal-hal yang menakutkan ini, maka usahakan untuk selalu aktif meskipun di rumah saja. Keluar boleh kalau memang penting, tapi tetap taati protokol. Soalnya belakangan fenomena new normal oleh orang-orang diartikan sebagai keadaan normal biasa, padahal kita masih di situasi perang dengan si Covid ini.