Bencana Alam Yang Terjadi Pada Tahun 2014

oleh wahyu
14:15 PM on Dec 27, 2014

Bencana alam bisa terjadi kapan saja. Kita tidak bisa menduga-duga kapan bencana itu akan terjadi. Tahun 2014 ini, Indonesia memang banyak di timpa musibah. Mulai dari banjir sampai gunung meletus mewarnai Indonesia di tahun 2014.

Banyaknya bencana tentunya akan memakan banyak korban juga. Apakah penyebab dari bencana-bencana ini, separah apakah kondisi daerah-daerah yang terkena bencana pasca kejadian, dan dimana sajakah bencana-bencana ini terjadi? Kita simak yang di bawah ini yuk.

Baca Juga
10 Ilustrasi Ini Bikin ‘Kids Zaman Now’ Sadar Bahwa Perbuatannya Sungguh Merugikan
5 Daerah di Indonesia Ini Berhasil Cetak Wanita Cantik dan Berpendidikan Tinggi, Jomblo Masuk

1. Banjir Bandang, Manado 15 Januari 2014

Banjir ini terjadi di Manado, Sulawesi Utara. Selain Manado, banjir ini juga melanda tiga kota lainnya yaitu, Tomohon, Minahasa Utara dan Minahasa. Banjir ini memakan korban puluhan ribu rumah dan orang yang harus mengungsi ketempat yang lebih aman. Kerugian dari kejadian ini mencapa 1, 8 triliun Rupiah, karena banjir ini juga menyebabkan tanah longsor.

Puluhan Rumah Terendam Banjir Di Manado
Puluhan Rumah Terendam Banjir Di Manado

https://www.youtube.com/watch?v=cWBhh650mcs

Walaupun banjir ini melanda di empat wilayah tadi, tetapi kerusakan terbesar memang di alami oleh kota Manado itu sendiri. Banjir kali ini terjadi karena berkurangnya tanah resapan akibat dari pembangunan kota dan juga hilangnya hutan dan sungai-sungai kecil disekitar Manado. Pada saat itupun air laut juga sedang pasang.

2. Gempa Bumi, Kebumen 25 Januari 2014

Gempa sebesar 6,5 SR ini berpusat di 104Km Barat Daya Kebumen, Jawa Tengah. Guncangan dari gempa ini menyebar dan dapat dirasakan oleh kota sekitar seperti DKI Jakarta, Jawa Timur dan Yogyakarta. Namun kerusakan terparah dialami daerah Cilacap dan Banyumas.

Kubah Masjid Jami at-Taqwa Roboh
Kubah Masjid Jami at-Taqwa Roboh

https://www.youtube.com/watch?v=KmMOwnD_lho

Gempa ini disebabkan adanya pertemuan lempeng Indo Australia dan Eurasia yang melakukan pelepasan energi. Akibat dari gempa ini, puluhan rumah dan sarana ibadah menjadi rusak. Seperi contohnya Masjid Jami at-Taqwa yang ada di Kranggan. Kubuah masjid dengan diameter 10 meter itu ambruk dan tembok-tembok banyak yan retak.

3. Angin Puting Beliung, Lampung 6 Januari 2014.

Angin puting beliung ini terjadi sekitar pokul 17.00 dan pusaran angin terjadi selama 3 menit. Angin puting beliung ini melanda dua dusun di Desa Rajabasainduk, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, sejak sebelumnya kira-kira pukul 15.00 daerah ini juga turun hujan deras.

Atap - Atap Rumah Rusak Di Lampung
Atap – Atap Rumah Rusak Di Lampung

Angin puting beliung ini memporak-porandakan rumah-rumah, material rumah seperti atap pada beterbangan. Banyak juga pohon besar-besar roboh dan menimpa korban pengendara motor yang sedang melewati daerah tersebut. Dua hari setelahnya, angin kembali melanda disertai dengan huja deras.

4. Letusan Gunung Kelud, Jawa Timur.

Semua pasti tidak asing lagi dengan Gunung Kelud. Gunung Kelud yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang ini, merupakan gunung merapi yang sangat aktif di Indonesia. Sebenarnya gunung ini sudah sering meletus semenjak tahun 1901. Namun status paling berbahaya terjadi di tahun 2014.

Penampakan Letusan Gunung Kelud
Penampakan Letusan Gunung Kelud

https://www.youtube.com/watch?v=bBMtS9-By1w

Status bahaya pada gunung merapi ini terjadi pada tanggal 13 Februari 2014. Kejadian ini mengakibatkan adanya abu vulkanik yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Abu vulkanik ini begitu tebal menutupi wilayah, sehingga jarang pandang hanya menacpai 3 – 5 meter saja. Pasca gunung meletus, laharpun mengalir ke rumah-rumah warga.

5. Kabut Asap, Riau September 2014

Kabut asap yang terjadi di Riau ini membuat udara di Riau tidak sehat. Karena daerah dipenuhi dengan asap ini, warga dihimbau untuk tidak bepergian keluar rumah. Jika terpaksa harus keluar rumah, harus menggunakan masker.

Jarak Pandang Riau Yang Dipenuhi Asap Tebal
Jarak Pandang Riau Yang Dipenuhi Asap Tebal

Kabut asap ini berasal dari sisa kebakaran hutan dan lahan disejumlah wilayah. Asap yang kian hari kian menebal ini berdampak buruk bagi masyarakat. Selain jarang pandang hanya 1 -2 kilometer, asap ini juga membut pernafasan masyarakat tidak baik. Pemerintah setempat pun menghimbau agar waga memakai masker, guna menghindari iritasi pada saluran pernafasan.

6. Tanah Longsor, Banjarnegara 12 Desember 2014

Kejadian ini lebih dikenal dengan sebutan “Longsong Jemblung” karna titik kejadian terjadi di daerah dusun Lembung, Sampang, Karangkobar, Banjarnegara. Akibat dari longsot ini, warga Desa Sletri, Desa Paweden dan Desa Sampang diharuskan mengungsi ketempat yang lebih aman.

Keadaan Daerah Yang Terkena Tanah Longsor
Keadaan Daerah Yang Terkena Tanah Longsor

Tanah longsor yang disebabkan karena curah hujan yang tinggi diwilayah tersebut, menimpa korban sebanyak 300 jiwa dari 53 keluarga. Selain itu, kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ini menyebabkan puluhan rumah rusak dan banyak orang yang tertimbun longsoran.

7. Banjir Bandang, Bandung 23 Desember 2014

Air Menggenangi Daerah Bandung – (c)infobdg.com
Banjir ini terjadi di kawasan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Banjir ini terjadi akibat luapan air Sungai Cisangkuy. Selain banjir, kawasan ini juga terus diguyur hujan lebat beserta angin yang cukup kencang.

Air Menggenangi Daerah Bandung
Air Menggenangi Daerah Bandung

Banjir yang terus diwarnai hujan angin ini, membuat air semakin meninggi dan meluas. Pantauan terakhir banjir setinggi betis orang dewasa, dan yang awalnya hanya tiga kecamatan yang terendam banjir, kini sudah mencapai sembilan kecamatan yang  terendam banjir.  Warga saat pun harus mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Jika diawal tahun 2014 di Indonesia diawali dengan banjir di Manado, penutup tahun ini pun diwarnai dengan banjir di Bandung. Sesungguhnya bencana-bencana ini diantaranya adalah akibat dari kelalaian kita sendiri yang tidak menjaga lingkungan dengan baik. Semoga untuk kedepannya kita semua akan bisa lebih baik menjaga lingkungan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis
BACA JUGA