5 Barang Selundupan Yang Paling Banyak Ditemui di Indonesia

oleh titi
10:55 AM on May 25, 2015

Maraknya beras plastik yang banyak disebutkan berasal dari China ini menyiratkan sedikit kecerobohan kita dalam menangani keluar masuknya barang di dalam negeri. Dengan adanya pasar bebas, semakin banyak barang bersirkulasi baik dari dalam maupun luar negeri. Bukannya resmi, banyaknya barang ini merupakan barang ilegal.

Beberapa sumber juga menyebutkan, sekitar ratusan kasus selundupan hanya untuk satu item barang. Bagaimana jika barang selundupan lebih dari 10? Berikut ini adalah barang-barang yang sering ditemui menjadi barang selundupan baik dari luar maupun dalam negeri.

Baca Juga
4 Harta Karun Indonesia di Luar Negeri, Konon Bisa Bikin Bumi Pertiwi Langsung Kaya
Mengenal Cempedak, Buah Asli Indonesia Super Lezat yang Kini Mulai Terlupakan

1. Barang Elektronik

Sering lihat barang elektronik seperti handphone dan laptop dengan harga murah? Jangan tertipu, bisa jadi barang yang Anda beli adalah salah satu barang selundupan yang ilegal. Bukan hanya itu para penjual barang ini menjual kartu garansi dan buku manual palsu dan tentunya tidak terdaftar.

Barang Elektronik
Barang Elektronik [imagesource]
Kualitas barang ilegal jangan harap akan sama dengan versi originalnya. Banyak dari konsumen tertipu, dari bentuk yang hanya menyerupai aslinya, cacat barang dan bisa jadi kartu garansi Anda akan ditolak. Seringnya orang tergiur dengan harga yang lebih murah, pada akhirnya hanya bisa gigit jari karena barang tersebut hasil selundupan,

2. Sabu-sabu dan Narkoba

Salah satu barang selundupan paling populer adalah sabu-sabu dan narkoba. Selain haram, barang selundupan satu ini juga menuai kontroversi beberapa waktu. Seperti kasus Bali Nine dan Mary Jane menunjukkan betapa keroposnya pertahanan di dunia perdagangan.

Sabu-sabu dan Narkoba
Sabu-sabu dan Narkoba [imagesource]
Bukan hanya itu saja, jumlah pasokan barang haram di Indonesia ini semakin meningkat tahunnya. Miris bukan, jika banyak anak muda masa kini yang harus tersandung dengan barang haram satu ini? Dan yang lebih perlu diwaspadai, jaman sekarang yang tidak ada hubungan dengan narkoba pun bisa jadi korban. Semoga negara kita punya pertahanan yang lebih kuat untuk mengantisipasi hal ini.

3. Manusia

Bukan hanya barang, manusia juga bisa diselundupkan. Entah dari mana ide satu ini, para penyelundup ini benar-benar nekat dan tak takut mati. Banyak kasus penyelendupan manusia yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Penyelundupan Manusia
Penyelundupan Manusia [imagesource]
Kronologinya, para penyelundup ini biasanya menawari sesuatu yang menggiurkan seperti ke Australia dengan kapal baja besar dan kesempatan bekerja yang cerah. Namun kenyataannya mereka yang tergiur akan dijadikan imigram gelap di negara lain. Bukan hanya warga Indonesia yang menjadi korban, tapi beberapa warga negara tetangga juga menjadi korban penyelundupan manusia. Mengerikan sekali.

4. Baju Bekas

Indonesia memang menjadi jalur penyelundupan paling mulus. Pasalnya bukan hanya penyelundup yang menyukai perdagangan dengan jalur ini, para konsumenpun juga lebih memilih barang murah meskipun KW daripada barang mahal. Salah satunya baju bekas yang laku keras.

Baju Bekas
Baju Bekas [imagesource]
Penyelundupan baju ini biasanya berasal dari China, Singapura dan Malaysia. Bahkan kapal pengangkut barang tekstil ini hampir setiap hari ada. Lalu bagaimana dengan harga dari industri pakaian Indonesia jika konsumennya masih menyukai produk selundupan?

5. Hewan Langka

Yang terakhir barang selundupan yang sering ditemukan di Indonesia adalah hewan langka. Bukan hanya hewannya saja bahkan daging, bulu, kulit dan lain sebagainya juga menjadi barang selundupan.

Hewan Langka
Hewan Langka [imagesource]
Seperti burung kakatua, gading gajah, kulit buaya dan harimau dijual di pasar gelap oleh penyelundup ini. Tak segan mereka menjual dengan harga yang murah agar banyak pembeli yang datang. Demi keuntungan semata mereka tidak sampai berfikir bagaimana nasib hewan-hewan ini. Tidak hanya miris, tapi juga memalukan nama negara kita.

Besarnya keuntungan yang ditawarkan inilah membuat penyeludupan marak terjadi. Meskipun telah banyak cara yang dilakukan pemerinta untuk mengurangi penyelundupan barang. Namun dampaknya tetap sama karena penegakan hukum yang masih lemah dan mudah diterobos oknum tertentu untuk keuntungannya sendiri.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot? Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh
BACA JUGA