Sampai saat ini memang image penjara atau lapas selalu identik dengan hal yang menakutkan. Bagaimana tidak, jauh dari rumah dan keluarga membuatnya seperti neraka dunia. Belum lagi mesti menaati peraturan yang ketat yang ada. Tapi mau bagaimana lagi ya namanya tanggung jawab akan perbuatannya maka harus dilakukan.

Namun siapa sangka saat sidak di lapas Sukamiskin kemarin malah pemandangan tak bisa ditemukan. Alih-alih ketat, yang ada malah banyak ditemukan barang mewah di sana. Mulai dari uang ratusan juta dan benda tak lazim lainnya ditemukan. Lalu benarkah itu? Simak ulasan berikut.

Ditemukan duit jutaan di ruang napi, mau buat apa?

Memang namanya lapas atau penjara selalu identik dengan kedisplinannya, agar para napi jera dengan perbuatannya. Bahkan kalau bisa dibuat sejauh mungkin dari lingkungan warga supaya penduduk tenang dan para terpidana pun bebas memikirkan pertaubatannya. Namun sayang yang ditemukan di lapas Sukamiskin malah kebalikannya.

Uang sukamiskin [sumber gambar]
Bayangkan saja, setelah dilakukan sidak beberapa waktu yang lalu ternyata ditemukan uang dengan jumlah yang tak biasa. Ada kurang lebih 105 juta yang terkumpul dan disita dari para napi. Bahkan satu kamarnya, ada yang memiliki sampai 5 juta. Tentunya hal ini jadi pertanyaan besar, dengan uang sebanyak itu, kira-kira dipakai untuk apa yang oleh para napi ini?

Gak cukup uang, barang elektronik juga ditemui di sana

Jika kaget dengan penemuan uang yang ada di sana, berarti kamu belum tahu yang satu ini. Bayangkan saja, di sebuah lapas yang jauh dari hiruk pikuk kegiatan masyarakat itu ternyata malah ditemukan benda-benda elektronik yang lumayan mahal harganya. Mulai dari microwave, kulkas dua pintu dan barang mahal lainnya tersedia di sana.

Barang elektronik sukamiskin [sumber gambar]
Padahal sejatinya para napi dilarang keras membawa peralatan pribadi dan segala kebutuhan disediakan oleh pihak lapas. Dan terlebih, adanya barang elekronik tentunya mengindikasikan adanya pula kamar ‘ekstra’ dengan tambahan colokan listrik di dalamnya. Bim salabim, kok ada yang seperti itu di penjara.

Tak usah kangen pulang, ada ponsel yang menemani

Umumnya memang yang namanya napi dilarang berinteraksi dengan pihak keluarga. Boleh sih selama melewati prosedur dan waktu yang telah disediakan oleh lapas. Pun demikian jika memang ingin menelpon, harus ada prosedur yang mesti diikuti pula.

Ponsel Sukamiskin [sumber gambar]
Namun bagaimana jadinya kalau ada dari para tahanan yang punya ponsel sendiri? Ajaib memang, tapi yang memang itulah yang ditemui pada sidak beberapa waktu yang lalu. Hal ini membuktikan kalau napi yang dapat pelayanan  ekstra tersebut dengan seenaknya bisa menghubungi keluarga kapan saja. Atau mungkin dia mau jadi artis tiktok dipenjara karena ngebet seperti Bowo? Siapa yang tahu.

Adanya kompor dan LPG semakin menambah misteri

Bagaimana pun, masalah makanan dan minuman para napi di penjara adalah tanggung jawab dari para pengurus lapas. Namun bagaimana jika lebih pingin masak sendiri? Tentu hal itu tidak diperkenankan. Masalahnya, di lapas Sukamiskin beberapa waktu yang lalu malah ditemukan sebuah kompor beserta gas LPGnya berada di areal sel.

Kompor Sukamiskin [sumber gambar]
Alhasil timbul pertanyaan besar bagaimana barang ini bisa masuk ke sana. Apalagi mengingat yang namanya tabung LPG selalu harus ganti dalam beberapa hari sekali. Apa ya masa penjual tabung gas 3 kiloan masuk penjara hanya buat ganti tabung? Ya namanya punya duit, semua bisa dilakukan.

Tentu adanya lapas-lapas mewah di Indonesia ini menjadi warning tersendiri. Apalagi ini bukan kali pertama loh terjadi. Seharusnya untuk para napi ini diberikan ketegasan, mereka dikirim ke lapas untuk memikirkan dan bertaubat dari perbuatannya, bukan malah jadi hotel sementara.