Ashin Wirathu, Biksu Radikal Di Balik Penindasan Rohingya

oleh Adys Disty
06:56 AM on May 22, 2015
Ashin Wirathu, Biksu Radikal Di Balik Penindasan Rohingya via okezone
Ashin Wirathu, Biksu Radikal Di Balik Penindasan Rohingya via okezone

Ribuan kaum Rohingya yang mayoritas Muslim memilih meninggalkan tempat asal mereka di Myanmar. Mereka memilih tinggal di negeri orang daripada bertahan di negara mayoritas Buddha itu. Rupanya, seorang biksu Buddha bernama Ashin Wirathu menjadi dalang di balik semua hal ini. Biksu tersebut menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara.

Tragedi pembantaian dan pengusiran kaum Muslim Rohingya banyak dikaitkan dengan biksu Ashin Wirathu. Wajahnya yang tenang dan pakaiannya yang sederhana seperti biksu pada umumnya ternyata jauh bertolak belakang dengan apa yang dilakukannya. Ashin Wirathu disebut-sebut sebagai penggerak kaum Buddha di Myanmar untuk menyerang kaum Muslim Rohingya.

Baca Juga
10 Ilustrasi Ini Bikin ‘Kids Zaman Now’ Sadar Bahwa Perbuatannya Sungguh Merugikan
5 Daerah di Indonesia Ini Berhasil Cetak Wanita Cantik dan Berpendidikan Tinggi, Jomblo Masuk

Wajah Ashin Wirathu pun sempat menghiasi sampul majalah bertajuk “The Face of Buddhist Terror”.  Dalam sebuah berita di majalah tersebut menyebutkan bahwa sosok Ashin Wirathu sebagai Bin Laden Bangsa Burma. Hal ini karena aksi biksu berumur 46 tahun itu merujuk pada kekerasan yang telah dilakukan kepada kaum Muslim Rohingya. “Sekarang bukanlah saatnya untuk diam,” kata Ashin, Rabu (20/5).

Ashin Wirathu juga bertindak sebagai pemimpin dalam pergerakan pembantaian Rohingya.
Dia juga dengan terang-terangan di hadapan para jamaahnya dalam ceramah di sebuah kuil menyebutkan bahwa kaum Muslim Rohingya sebagai musuh. “Kamu bisa saja penuh cinta dan kebaikan, tetapi kamu tidak akan bisa tidur tenang. Saya bangga disebut sebagai umat Buddha garis keras,” tutur Ashin.

Saat ini kondisi kaum Muslim Rohingya memang sangat mengkhawatirkan. Mereka terusir dari rumah mereka di Myanmar. Pemerintah setempat pun bahkan tak bisa berbuat banyak terhadap kekerasan yang terjadi. Mereka memilih untuk pergi menjadi pengungsi. Sekitar 1.000 kaum Muslim Rohingya kini terdampar di Aceh dan Sumatera Utara. Mereka tak mau kembali ke Myanmar karena menghadapi pembantaian.

 

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri Mulai dari Tikus hingga Lumpur, Inilah 4 Negara Miskin yang Konsumsi Makanan Seadanya Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Dulu Dianggap Naturalisasi Gagal Bersinar, Kini Nasib Van Beukering Malah Bikin Melongo
BACA JUGA