Mulai dari Disalahartikan Hingga Ditakuti, Inilah Arti Sebenarnya dari Lagu “Genjer-Genjer”

Sebenarnya lagu Genjer Genjer bukan untuk PKI

oleh Harsadakara
10:00 AM on Sep 21, 2017

Rencana soal penayangan film G30SPKI di lingkup internal TNI atas ide Jenderal Gatot Rumantyo rupanya sedang banyak sekali dibicarakan. Film yang pada jaman Orde Baru selalu diputar di channel TVRI pada setiap tanggal 30 September itu, materinya masih jadi polemik hingga sekarang. Namun, Jenderal Gatot tak ambil pusing, tujuan dari nobar film tersebut adalah agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi, karena masih banyak anggotanya yang belum paham mengenal hal tersebut.

Presiden Jokowi malah memiliki inisiatif yang bagus, yaitu membuat ulang film besukan sutradara Arifin C. Noer itu. Tujuannya adalah agar generasi millenials juga bisa mengikuti film hasil remake yang disesuaikan itu. Namun, agaknya banyak generasi sekarang yang tidak tahu bahwa ada satu lagu yang identik dengan film tersebut. Ya, judulnya adalah Genjer Genjer. Banyak pihak yang mendiskreditkan Genjer Genjer sebagai alat propaganda PKI. Padahal, jika ditilik lagi, ada beberapa hal yang bersembunyi di balik lagu Genjer Genjer. Berikut ulasannya.

Baca Juga
Cerita Bocah SD Tawuran Gara-gara Cinta Segitiga Ini Bikin Netizen Tepok Jidat
Mengenang Perjuangan Desak Putu Kari, Istri I Gusti Ngurah Rai yang Baru Saja Tutup Usia

Arti Genjer Sebenarnya

Genjer adalah daun atau sayuran yang biasa dimakan oleh rakyat Indonesia di Banyuwangi sebagai makanan sehari-hari. Saking miskinnya pada masa itu, mereka tidak mampu membeli daging, jadi hanya daun genjer yang dilahap sebagai kudapan utama. Daun genjer ini sebenarnya adalah makanan untuk hewan ternak dan pada awalnya dianggap sebagai hama. Namun, karena tak punya pilihan akhirnya hanya daun genjer yang bisa disantap.

Daun Genjer [image source]
Hingga kini daun genjer masih dikonsumsi oleh banyak orang. Manfaatnya juga banyak, di antaranya berguna bagi ibu hamil, serta bisa mencegah penyakit kronis seperti kanker kolon, sembelit dan juga jantung. Meskipun rasanya pahit, namun jika diolah dengan benar bisa menjadi pendamping nasi yang lezat.

Ditulis pada Tahun 1942 Sebagai Bentuk Protes kepada Penjajah Jepang

Lagu Genjer Genjer ini ditulis oleh Muhammad Arief, seorang seniman Banyuwangi. Latar belakang penulisan lagu tersebut adalah untuk menyampaikan kondisi rakyat Banyuwangi yang miskin nan menyedihkan ketika dijajah oleh Jepang.

Kelaparan yang melanda banyak lini rakyat yang memaksa hal tersebut terjadi. Sehingga, mereka hanya bisa menyantap daun genjer yang tumbuh di rawa dan mudah didapatkan sebagai pelengkap nasi putih. Keterbatasan ekonomi untuk membeli daging atau bahkan sayur yang lain pun yang menjadi alasannya.

Kronologi Genjer Genjer Diasosiasikan dengan PKI

Pada tahun 1962 lagu ini mulai terkenal. Dibawakan oleh penyanyi legendaris Bing Slamet dan juga Lilis Suryani, Genjer Genjer pun mulai digemari. Tidak jarang lagu ini dinyanyikan di mana-mana, bahkan di istana sekalipun. Hal tersebut yang akhirnya membuat PKI berinisiatif untuk menggunakan lagu ini agar menarik banyak simpatisan bergabung bersama mereka.

PKI [image source]
Begitu lekatnya lagu ini dengan PKI, maka banyak yang mengartikan bahwa Genjer Genjer adalah sinonim PKI. Dilansir dari tirto.id, setelah tragedi 30 September 1965, beberapa media seperti Angkatan Bersendjata, koran Pantjasila, serta Berita Yudha memuat notasi dan lirik Genjer Genjer yang sama sekali berbeda. Sekaligus cerita fiktif tentang penyiksaan jenderal serta Gerwani yang menari-nari di sekelilingnya.

Genjer Genjer, Riwayatmu Kini

Hingga sekarang, Genjer Genjer tetap dipercaya sebagai lagu yang membunuh para jenderal ketika peristiwa 30 September terjadi. Pada hakekatnya, bukan itu tujuan dari pencipta lagu ini sendiri. Sempat juga ketika aksi penangkapan anggota PKI di seluruh Indonesia, Muhammad Arief, sang pencipta juga ikut terciduk. Dijebloskan dalam Penjara Lowokwaru di Malang selama 106 hari tanpa proses pengadilan.

Sinar Syamsi dan Potret Muhammad Arief [image source]
Ketika hari ke 107, Arief yang ditangkap dan dijebloskan ke penjara bebarengan dengan sahabatnya yaitu Andang Chatif Yusuf, memiliki nasib yang berbeda. “Arief diselesaikan,” begitu kata sahabatnya. Hal tersebut juga dialami oleh putra Arief, Sinar Syamsi. Ia masih terus mendapat teror hingga banyak perusahaan yang menolak lamarannya karena dicap sebagai keluarga PKI.

Banyak Hal Serupa Terjadi

Tidak hanya menyerang Arief, keluarga, dan orang-orang terdekatnya. Teror juga masih merebak kepada orang yang menyanyikan lagu Genjer Genjer ini. Pada tahun 2009, salah satu stasiun radio di Solo didatangi sekelompok orang dan menuntut pihak radio untuk meminta maaf. Pada tahun ini juga terjadi di Kantor LBH, pada 17 September kemarin. Dalam pelaksanaan acara “Asik-Asik Aksi” tersebut, kantor LBH dikepung massa karena disinyalir sedang menyanyikan lagu Genjer Genjer.

Kantor LBH yang Dikepung [image source]
Padahal, tak semestinya banyak orang mengadili lagu ini. Karena jika ditilik lagi latar belakang penulisan lagu ini memang bukan untuk pengkorelasian terhadap PKI, namun mengkritisi penjajahan Jepang yang membuat rakyat Indonesia di Banyuwangi kelaparan.

Begitulah arti sebenarnya dari lagu Genjer Genjer ini. Setelah mengetahui ada yang sembunyi di baliknya, ternyata lagu ini tidak sekejam yang digeneralisasikan selama ini. Kita berdoa saja agar kejadian 30 September 1965 tidak akan terulang dan cukup menjadi sejarah negara kita yang tragis saja.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot?
BACA JUGA