Para pelaku kejahatan dewasa ini, mulai semakin “bernyali” untuk mengobarkan tindakan kriminalnya di masyarakat. Sejak meningkatnya suhu politik yang semakin panas, para gerombolan pengacau keamanan tersebut seolah ingin menunjukan eksistensi bahwa mereka itu “ada”. Tak salah bila kini mereka mulai “memilih” target dari kalangan tokoh publik dan orang terkenal.

Salah satunya yang sedang menimpa Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Baru-baru ini beredar ancaman dari sebuah akun media sosial yang hendak membunuh presiden Indonesia ke-7 tersebut. Meski belum dipastikan siapa pelakunya, toh hal tersebut cukup menjadi bukti bahwa sekelas presiden juga tak luput dari sebuah ancaman pembunuhan. Tak hanya sekali, ternyata ancaman serupa pun pernah menghampiri Jokowi selama menjabat Presiden Indonesia.

Jokowi diancam dibunuh oleh seseorang di media sosial

Jokowi diancam lewat Twitter [image source]
Potret tidak bijaknya masyarakat Indonesia dalam ber-sosial media tercermin pada kejadian ini. Salah seorang warganet, telah memposting sebuah “pesan kematian” yang isinya bakal bikin paspampres kerepotan bukan main. Dalam “kicauan” tersebut, sebuah akun yang diduga sebagai haters tersebut, mengancam akan menembak mati Presiden Jokowi. Tak menungu lama, kini akun twitter tersebut telah menjadi target operasi Kepolisian Polresta Surakarta.

Artikel Lainnya
70 Tahun Berada dalam Konflik, Ini Momen Bersejarah Saat Korea Mengusung Bendera Persatuan
Heboh Jokowi Freestyle Naik Moge, Inilah Fakta Stuntman yang Asyik Sekaligus Uji Nyali

Isu bom pun digunakan untuk “menghambat” pemerintahan Jokowi

Teror bom terhadap rezim Jokowi [image source]
Selain senjata politik. banyak upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak yang “tidak bertanggung” jawab untuk meruntuhkan kekuasaan Presiden Jokowi. Salah satunya dihembuskan melalui teror bom yang belakangan ini marak terjadi. Ancaman ini terjadi saat rombongan Presiden Jokowi Hendak mengunjungi Kupang, NTT. Selain itu, ancaman serupa juga pernah diterima oleh Jokowi melalui kiriman faksimile. Isi pesan tersebut mengancam akan mengebom Balaikota DKI pasca lengsernya Gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Pak Presiden pernah diancam “dicabut kesaktian” oleh Paranormal

Di ancam cabut “kesaktian” [image source]
Tidak hanya dalam dunia nyata, Presiden Jokowi juga pernah “diancam” dari dunia ghaib oleh seorang paranormal sakti. Orang pintar yang bernama Ki Sabdo Jagat Royo yang berasal dari Surabaya tersebut, mengancam akan mencabut sebuah Khodam atau kekuatan ghaib “Nyi Roro Kidul” yang menempel pada Jokowi. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran dirinya tidak setuju pada langkah Jokowi yang mencalonkan diri sebagai Presiden RI.

Ancaman pembunuhan juga datang lewat SMS

Jokowi diancam SMS [image source]
Ketika presiden Jokowi resmi dilantik sebagai kepala Pemerintahan yang sah, muncul sebuah pesan singkat yang isinya sangat mengkhawatirkan Negara. Pengirim SMS yang diduga asal Lampung Timur tersebut, mengatasnamakan kelompok militan ISIS sebagai identitas. Tak kepalang tanggung, isi pesannya terlihat mengancam dua pihak,  yaitu lembaga Kepolisian sekaligus Presiden Jokowi.

Pro dan Kontra, Jokowi diancam akan digulingkan dari pemerintahan

Diancam “pecat ” jadi Presiden [image source]
Pasca naiknya Jokowi ke singgasana kepresidenan, suara-suara sumbang “bernada” meragukan kepemimpinan tokoh publik asal Solo tersebut mulai bermunculan. Selain adanya “serangan politik” dari partai lawannya, kebijakan internal partai yang mengusung dirinya diniliai berbeda dengan konsep yang ada saat ini. Hal ini disampaikan oleh M.Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer. Tak urung, politisi Effendi Simbolon juga memperingatkan adanya kemungkinan Presiden Jokowi dilengserkan dari jabatannya.

 

Serentetan kasus ancaman yang dialamatkan pada presiden “nyentrik” tersebut, nyatanya belum terjadi sampai saat ini. Tidak hanya Presiden Jokowi, terhitung sejumlah tokoh politik di Indonesia juga sempat “merasakan” berbagai ancaman tersebut. Meski begitu, kita berharap agar kondisi politik tetap stabil dan senantiasa berjalan tertib selama masa pemerintahan Presiden Jokowi berjalan.