Mungkin untuk sebagian orang Rabu 16 April 2019 adalah hari yang biasa-biasa saja, namun tidak kalau untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pasalnya, pada waktu tersebut merupakan hari jadinya yang ke 67. Masih tentang mereka, selain terkenal akan kemampuan yang di atas rata-rata prajurit lainnya, Korps Baret Merah ini juga acap kali unjuk kekuatan fisik dengan lakukan aksi debus.

Dalam perjalanannya ada banyak kisah tentang aksi sangar tersebut yang dilakukan oleh Kopassus. Meski terlihat sulit untuk dinalar, namun hal tersebut sedikit menunjukkan kekuatan pasukan satu ini tidak bisa diremehkan. Bahkan berkat hal tersebut dan kemampuannya, mereka selalu disegani oleh prajurit-prajurit luar negeri. Dan berikut beberapa aksi debus yang para Baret Merah di perayaan hari jadinya ke 67.

Memakan benda tajam layaknya menguyah kripik ketela

Ilustrasi aksi Kopassus [Sumber Gambar]
Salah satu debus yang dilakukan oleh para prajurit Kopassus di saat merayakan hari jadinya yang ke 67 pada 24 April 2019, adalah memakan benda tajam. Di mana ketika itu mereka melahap sebuah silet layaknya menandaskan sebuah kripik ketela. Selain terlihat tidak ada yang kesakitan, debus tersebut juga nyaris tanpa menghadirkan darah. Padahal logikanya, bagian tubuh yang terkena benda tajam akan mengeluarkan darah. Entah jurus apa yang dipakai mereka, namun yang pasti ini adalah bukti kalau para Prajurit Baret Merah berisi para orang-orang kuat secara fisik.

Api juga menjadi santapan para Pasukan Baret Merah di acara tersebut

Kopassus dengan api [Sumber Gambar]
Tidak hanya berhenti di benda tajam tadi saja, pada acara yang dihelat di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur tersebut juga hadirkan aksi Kopassus mengkonsumsi api. Ketika itu mereka memasukkan api yang sedang membara ke mulutnya tanpa ragu. Presisis, layaknya seseorang melahap sebuah es krim. Seperti halnya silet tadi, hebatnya dalam debus tersebut tidak ada yang mengalami luka serius. Berkat aksi tersebut menurut laporan laman Merdeka.com tamu undangan memberikan apresiasi dengan bertepuk tangan. Mungkin kalau kita yang melakukannya bisa hadirkan lidah bakar.

Dengan tangan kosong menjinakan ular dengan racun mematikan

Menjinakan Ular [Sumber Gambar]
Masih tentang aksi debus para Prajurit Kopassus, dalam perayaan hari jadinya yang ke 67 juga menghadirkan pertunjukkan ekstrim menjinakan hewan beracun. Dari pengamatan hewan yang diijinkan saat itu adalah ular cobra. Hewan yang seperti kita ketahui mempunyai bisa yang dalam sekejap mampu melayangkan nyawa manusia. Meski berbahaya, namun lagi-lagi Krops baret merah ini melakukannya dengan sempurna tanpa luka serius. Dan hebatnya lagi hal tersebut dilakukan hanya berbekal sebuah tangan kosong. Terbayang bukan sobat Boombastis bagaimana ngerinya aksi tersebut. Kalian berani mencoba?

Aksi debut Pasukan Kopassus juga digilas montor

Aksi Kopassus digilas motor [Sumber Gambar]
Dalam rangkaian acara tersebut, aksi Kopassus yang tidak kalah gahar adalah ketika salah prajurit dilindas motor di atas tumpukan beling. Saat itu tanpa busana pada bagian tubuhnya, motor dengan enteng layaknya lewat jalan aspal mulus, melibas tubuh salah satu Prajurit Khusus tersebut. Dan hebatnya sama dengan aksi-aksi tadi, lantaran hal tersebut tidak ada tubuh mereka yang mengalami luka. Hanya tergores-gores sedikit seperti jatuh saat bermain futsal atau sepak bola.

Pecahkan balok beton dengan sekali pukul

Memecahkan balok Beton [Sumber Gambar]
Selain hal-hal tadi, dalam perayaan hari jadinya tersebut juga muncul aksi memecahkan benda keras. Tapi, bukan yang biasa-biasa saja layaknya orang uji diri. Di sana terlihat selain menggunakan tendangan, juga melakukannya dengan tangan kosong serta kepala. Dan gilanya tidak satu atau dua balok beton yang dihancurkan, melainkan sampai beberapa buah jumlahnya. Berkaca dari hal tersebut, tidak heran kalau banyak cerita prajurit asing tumbang ketika satu lawan satu dengan mereka. Tidak percaya kalian? Silahkan mencobanya sendiri.

BACA JUGA: 5 Pasukan Asing yang Pernah Berhadapan dengan TNI

Melihat-melihat aksi-aksi mereka dalam hal tadi tentu sangat lah hebat. Apalagi kabarnya semuanya itu dilakukan tanpa ada rekayasa atau pengaman. Namun, terlepas dari hal tersebut para prajurit tadi tidaklah hanya bisa melakukan debus saja. Sebagai pasukan elite, Kopassus juga dibekali banyak kehebatan yang bisa melindungi negara dari banyak ancaman.