in

Reruntuhan di Bawah Laut yang Menakjubkan

Ada berbagai macam penyebab mengapa suatu peradaban tidak bisa bertahan di muka bumi. Mulai dari karena wabah penyakit, penyerangan oleh peradaban lain, atau juga karena bencana alam yang menimpa kota tersebut.

Beberapa peradaban hilang karena tenggelam oleh lautan. Ratusan hingga ribuan tahun kemudian, barulah peradaban ini ditemukan kembali dan menyisakan reruntuhan bangunan menakjubkan di bawah laut. Berikut ini beberapa sisa-sisa reruntuhan menakjubkan yang pernah ditemukan.

1. Istana Cleopatra, Alexandria, Mesir

Istana Cleopatra yang juga digunakan sebagai kuil Isis ini hilang dari daratan bumi lebih dari 1600 tahun yang lalu setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami. Kuil ini sudah ditemukan oleh para arkeolog di perairan Alexandria. Menurut legenda, Cleopatra dan Marc Anthony bunuh diri agar tidak ditangkap oleh bangsa Romawi.

Patung sisa reruntuhan Istana Cleopatra [Image Source]
Patung sisa reruntuhan Istana Cleopatra [Image Source]
Hingga saat ini, para arkeolog sudah menemukan tiga area yang diduga merupakan makam mereka. Lebih dari 140 artefak sudah digali, termasuk diantaranya 26 sphinx, dan 56 ton batu kotak granit. Hingga kini pencarian masih berlangsung. Selain itu, para arkeolog juga meneliti kemungkinan diadakannya museum bawah laut di situs bersejarah ini.

2. Mulifanua, Samoa

Pengerukan sebuah kolam cekungan di Samoa membuka sebuah reruntuhan yang menurut perkiraan berasal dari tahun 3.000 sebelum masehi. Sebanyak 4.288 pecahan kerajinan tembikar telah ditemukan sejak tahun 1973 yang berasal dari budaya kuno Lapita.

Pecahan tembikar Lapita yang berhasil disusun [Image Source]
Pecahan tembikar Lapita yang berhasil disusun [Image Source]
Kebudayaan kuno Lapita dipercaya adalah induk cabang dari orang-orang yang sekarang menempati Micronesia dan Polynesia. Desa yang ditemukan di teluk Mulifanua menunjukkan peradaban Lapita yang lebih maju karena hanya di tempat ini saja ditemukan pecahan tembikar berhias. Sisa peradaban yang ditemukan di sini juga merupakan yang paling tua.

3. Port Royal, Jamaika

Tempat ini dinamakan sebagai kota paling buruk di bumi, karena merupakan rumah bagi para bajak laut dan pelacur. Kota ini ditemukan pada tahun 1518 dan merupakan kota pelabuhan yang terkenal karena kejahatannya dan merupakan tempat tinggal yang populer bagi para pelaut Inggris dan Belanda sampai akhirnya pemerintah melepaskan hak mereka untuk menyita perahu Spanyol.

Puing-puing Port Royal [Image Source]
Puing-puing Port Royal [Image Source]
Para pelaut ini kemudian menjadi perompak dan kota pelabuhan ini menjadi tempat berkumpul para perompak dari tempat yang jauh. Kota ini hancur dan tenggelam sebagian karena gempa bumi dan tsunami pada tahun 1692. Bencana yang dipercaya sebagai hukuman dari Tuhan ini tidak hanya menenggelamkan kota, tapi juga menewaskan setidaknya 2.000 jiwa. Penggalian berhasil menemukan dokumen bersejarah, berbagai macam bangunan, dan makan-makanan yang diawetkan.

4. Mahabalipuram, India

Kuil Mahabalipuram yang terkenal memang selalu diliputi dengan kisah-kisah legenda dan dongeng. Menurut legenda, terdapat tuju buah kuil yang sangat indah dan menakjubkan hingga timbul rasa cemburu dewa-dewa. Para dewa yang merasa cemburu ini kemudian mengirimkan banjir besar yang menenggelamkan semua kecuali satu yaitu kuil Shore.

Reruntuhan kuil Mahabalipuram [Image Source]
Reruntuhan kuil Mahabalipuram [Image Source]
Kuil-kuil ini ditemukan kembali pada tahun 2002 dan diperkirakan dulunya tenggelam pada masa zaman es terakhir. Dengan demikian, diperkirakan umur kuil ini mencapai lebih dari 5.000 tahun.

5. Herakleion, Mesir

Herakleion dan Canopus adalah kota kembar yang menjaga gerbang masuk ke Mesir. Herakleion sendiri juga merupakan rumah Menelaus, raja Sparta selama peperangan 10 tahun melawan Troy. Kota ini tenggelam ke dalam laut sekitar 1.200 tahun lalu karena sebuah banjir besar.

Patung yang ditemukan dari reruntuhan Herakleion [Image Source]
Patung yang ditemukan dari reruntuhan Herakleion [Image Source]
Pada tahun 1999, kota ini ditemukan dan bukti keberadaannya berasal dari beberapa teks ahli sejarah dan mitos Yunani. Reruntuhan ini ditemukan di kedalaman 7 meter, dengan banyak kuil, patung, dan bangunan-bangunan lain yang menunjukkan kemegahannya di masa lalu.

6. Rungholt, Denmark

Rungholt adalah sebuah kota pulau dengan reputasinya yang memiliki kekayaan yang luar biasa. Pada tahun 1362, sebuah badai menghancurkan pulau dan memisahkannya serta menenggelamkan kota dan merusak semua kekayaan di sana.

Sisa-sisa relik Rungholt [Image Source]
Sisa-sisa relik Rungholt [Image Source]
Bencana ini menenggelamkan kota dengan angka kematian mencapai 25 ribu jiwa. Hingga 700 tahun selanjutnya, para penyelam menemukan sisa-sisa relik dari Rungholt di dasar laut. Namun kotanya sendiri tidak pernah ditemukan kembali.

7. Helike, Yunani

Kota Yunani Kuno Helike ditemukan kembali pada tahun 2001, terkubur dalam sisa-sisa laguna. Kota ini tenggelam oleh gempa bumi yang disusul tsunami pada musim dingin tahun 373 sebelum Masehi. Meski sempat terlupakan dan dianggap sebagai legenda, kota ini akhirnya ditemukan kembali.

Dinding Helike yang ditemukan kembali [Image Source]
Dinding Helike yang ditemukan kembali [Image Source]
Beberapa pertanda muncul sebelum terjadinya bencana ini yaitu fenomena cahaya di langit seperti aurora di area tekanan tektonik, aktivitas seismik, atau letusan gunung yang sering kali juga disebut sebagai cahaya gempa bumi. Selain itu, lima hari sebelum bencana, semua binatang dan bahkan hama pergi dari kota tersebut menuju Keryneia.

8. Baiae, Italia

Baiae adalah pelabuhan dan rumah bagi armada laut kekaisaran Romawi. Kota ini adalah tempat para orang super kaya raya dengan resort-resort mewah. Namun di saat yang sama, kota ini juga terkena atas kemerosotan moral para penduduknya yang bersifat hedonistik, sering terlibat skandal, dan korupsi.

Sisa patung dari Baiae [Image Source]
Sisa patung dari Baiae [Image Source]
Baiae diserbu oleh tentara Muslim pada abad ke-8, namun kemudian ditinggalkan begitu saja pada tahun 1500 karena wabah malaria. Selanjutnya, aktivitas vulkanik yang terjadi menenggelamkan kota ke dasar laut. Sebagian besar wilayah Baiae sekarang berada di dasar teluk Napoli.

9. Yonaguni, Jepang

Di selatan pantai Yonaguni, Jepang, ditemukan reruntuhan di bawah laut yang diperkirakan berasal dari 10 ribu tahun yang lalu. Asal-usul reruntuhan ini masih menjadi perdebatan. Banyak ahli mengatakan bahwa reruntuhan ini adalah karya tangan manusia, namun beberapa ilmuan yang lebih konservatif menyebutkan bahwa reruntuhan ini sebenarnya hasil fenomena alamiah.

Struktur bebatuan Yonaguni [Image Source]
Struktur bebatuan Yonaguni [Image Source]
Reruntuhan ini berbentuk batu-batuan besar bertingkat yang seolah dibuat di sisi gunung. Beberapa usaha lain yang lebih serius untuk mengumpulkan data dan memetakan struktur menemukan beberapa penemuan mengejutkan lainnya. Salah satunya adalah gerbang besar yang terbuat dari bebatuan yang terpasang dengan sudut yang tepat, ukiran yang terlihat seperti tangga, jalan – jalan, tempat penyeberangan, dan tangga besar yang mengarah ke pusat kota.

10. Atlit-Yam, Israel

Berasal dari sekitar tahun 7.000 SM, reruntuhan ini adalah yang tertua dan terbesar yang pernah ditemukan. Hebatnya lagi, bangunan ini tetap terjaga dengan utuh di dasar laut selama 9 ribu tahun hingga serangga masih ditemukan di tempat penyimpanan butir gandum dan tulang-tulang masih terbaring tanpa terusik di makamnya.

Sisa reruntuhan Atlit-Yam [Image Source]
Sisa reruntuhan Atlit-Yam [Image Source]
Reruntuhan ini ditemukan pada tahun 1984 dan dengan segera memunculkan beragam teori tentang seberapa maju peradaban yang akhirnya hilang karena tenggelam ini. Meski begitu, alasan bagaimana kota ini bisa tenggelam masih menjadi misteri.

Lautan yang luas dan dalam di bumi yang kita tinggali ini masih menyimpan begitu banyak misteri. Termasuk reruntuhan peradaban kuno yang telah lama hilang dan meninggalkan bangunan-bangunan megah di bawah laut yang menunggu untuk ditemukan dan dipelajari.

Written by Tetalogi

Leave a Reply

Ketika Melihatnya Bertemu Cinta yang Baru

Berteman Denganmu Bukan Perkara Bersenang-Senang Saja Tapi Tumbuh Hingga Tua Bersama-sama