in

Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni, ABK yang Hilang Ini Harus Bertahan 2 Hari di Laut

Setiap pekerjaan tentunya memiliki risiko yang bermacam-macam, seperti bekerja di laut yang cenderung memiliki risiko tinggi. Bekerja di lautan kerap kali disebut memiliki gaji yang besar dengan risiko yang menantang pula. Tak jarang hilang di lautan, kapal terbakar, ataupun tenggelam karena ombak, menjadi kisah-kisah yang sering kita dengar.

Baca juga: Cek Tagihan Listrik Ternyata Semudah Ini. Simak Yuk!

Seperti Anak Buah Kapal (ABK) kapal laut yang baru-baru ini heboh ditemukan di sebuah pulau tak berpenghuni. Terombang-ambing di lautan selama 2 hari, tentu menjadi hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Beruntung, sang ABK dapat terselamatkan. Bagaimana kisah kehilangan dan penemuannya? Berikut adalah ulasan selengkapnya.

Kronologi hilangnya sang ABK di laut

Riki Hariadi (23), seorang ABK kapal KM Star 86 yang tinggal di Pesisir Timur, Kabupaten Anambas, harus bertahan selama 2 hari di lautan. Riki, yang kala itu sedang berlayar di perairan Kepulauan Anambas, dilaporkan hilang oleh kapten kapal pada Minggu (19/9/2021) sekitar pukul 16.15 WIB.

Riki saat telah diselamatkan oleh tim Basarnas [sumber gambar]
Bukan tanpa sebab, Riki menghilang setelah dirinya terpeleset saat mencuci tangan di bagian belakang kapal. Selama 2 malam di lautan, ia hanya menggunakan celana pendek hitam yang dikenakan saat terjatuh.

Penyelamatan oleh tim gabungan

Written by Dessy Humairoh

Pohon Tumbang, Atap Rubuh, dan Bikin Macet, Ini 5 Fakta Hujan Es-Petir-Berangin di Depok

4 Fakta Bupati Kolaka Timur Kena OTT KPK, Baru Menjabat 3 Bulan Rugikan Negara Ratusan Juta