in

Bikin Heboh Dunia, 4 Fakta Dikirimnya Kapal Perang dan Armada Laut Inggris ke Asia-Pasifik

Armada Inggris [sumber gambar]

Inggris dianggap sebagai salah satu negara dengan angkatan laut terkuat di dunia. Bagaimana tidak, dengan kapal induk dan banyaknya alutsista canggih membuat negara ini disegani di lautan. Oleh sebab itu, bukan hal yang aneh kalau mereka bertengger di peringkat lima sebagai negara dengan armada laut paling ditakuti.

Nah, beberapa waktu yang lalu Inggris mengirimkan armada besar-besaran ke kawasan Asia-Pasifik. Bahkan banyak kapal jenis baru yang mereka kirim ke sana. Apakah Inggris berencana melakukan perang dengan salah satu negara? Alasan selengkapnya simak di ulasan berikut.

Dianggap penting, Inggris kirim dua kapal ke Asia-Pasifik

Akhir-akhir ini sengketa wilayah maritim antara Jepang dan China di kawasan laut China Selatan memang sering panas. Nah beberapa waktu yang lalu, Inggris sepertinya mulai memandang hal tersebut masalah yang lumayan penting. Oleh sebab itu, mereka mengirimkan dua kapal lautnya yang siap mengamankan wilayah Asia-Pasifik.

Armada Inggris [sumber gambar]
Kapal-kapal laut yang dipimpin kapal induk HMS Queen Elizabeth ini akan terus melakukan operasi untuk mencegah adanya konflik di daerah itu. Uniknya rombongan besar dari kapal-kapal ini tidak memiliki pangkalan, sehingga mereka akan terus berpatroli dan hanya akan berlabuh jika memang dibutuhkan.

Dua kapal perang penting siap dikirim ke sana

Dilansir dari laman Kompas, pada akhir tahun ini ternyata dua kapal perang sudah disiapkan untuk dikirim ke kawasan Asia-Pasifik. Dua kapal perang itu adalah HMS Tamar dan HMS Spey. Kapal laut milik Inggris ini tidak bisa diremehkan pasalnya mereka adalah jenis terbaru.

Kapal perang Inggris [sumber gambar]
HMS Tamar diresmikan pada 10 Oktober 2018, sedangkan HMS Sprey pada 19 Juni 2019. Kedua kapal ini adalah jenis River Class, yang diperkirakan mempunyai bobot 2000 ton, dengan disokong mesin diesel 2 × MAN 16V28/33D dan mampu berlayar selama 35 hari. Soal persenjataan jangan khawatir, pasalnya kapal ini dilengkapi kanon DS30B kaliber 30 mm dan dua dudukan senapan mesin berat.

Semua berhubungan dengan Littoral Response Group

Usut punya usut, dikirimnya kapal-kapal ini juga berhubungan dengan Littoral Response Group. Lalu apa sih Littoral Response Group itu? Ternyata adalah sebuah satuan kerja sama antara beberapa negara, seperti Inggris, Jepang, Singapura, dan Australia. Gugus marinir ini memiliki kemampuan dalam banyak hal, mulai dari operasi penyelamatan hingga antiteror.

Sering panas [sumber gambar]
Dengan adanya armada yang dikirim oleh Inggris ini, diharapkan ketegangan yang ada di kawasan Asia-Pasifik bisa mulai reda. Pasalnya banyak negara mitra dan sekutu Inggris yang ada di sana, sehingga kalau saja ada konflik yang terjadi, maka negeri ratu Elizabeth itu juga akan menerima kerugian juga.

Perwakilan Inggris sempat menyambangi Indonesia

Menteri luar negeri Inggris, Dominic Raab, rupanya sempat membicarakan hal ini ketika bertandang ke Indonesia. Dia mengatakan dikirimnya armada ke kawasan Asia-Pasifik juga untuk kepentingan Indonesia. Dilansir dari laman Kompas, baik Inggris dan Indonesia sudah melakukan mitra bisnis sejak lama, sehingga melindungi keamanan negara partner juga tanggung jawab mereka.

Hubungan dengan Indonesia [sumber gambar]
Inggris menjanjikan keamanan bagi semua negara mitra dan akan mendahulukan asas perdamaian dunia. Setelah bertandang dari Indonesia, Menlu Inggris itu rencananya akan menuju Brunei membicarakan hal serupa dan beberapa hal lain yang berhubungan dengan kedua negara.

BACA JUGA: KRI Teluk Youtefa 522, Alutsista Terbaru Buatan Indonesia yang Bikin Nyali Lawan Ciut

Dikirimnya armada besar Inggris ke kawasan Asia-Pasifik awalnya tentu bikin kaget dunia. Namun ketika melihat sering memanasnya kawasan itu, mungkin adanya AL Inggris ini sedikit meredakan konflik yang ada di sana.

Written by Arief

Seng penting yakin.....

Windy Cantika Aisah, Mojang Bandung Peraih Medali Indonesia Pertama di Olimpiade Tokyo 2020

TV Korea Berulah Lagi, Perkenalkan Negara dengan Rasis di Siaran Olimpiade Tokyo 2020