in

Inilah 5 Penyebab Gempa Bumi di Indonesia yang Terus-terusan Meminta Tumbal Nyawa

Heboh peristiwa gempa bumi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terjadi secara beruntun, menimbulkan sejumlah tanda tanya besar. Ada apa gerangan. Tentu ada banyak faktor yang mendasari timbulnya peristiwa bencana tersebut. Mulai dari kondisi alam Indonesia yang termasuk kawasan Ring of Fire (cincin api) dunia, patahan lempeng tektonik hingga ulah manusia itu sendiri.

Tentu semuanya akan menjadi bias, jika tak ada bukti akurat yang bisa menunjukan secara jelas. Namun faktanya, gempa bumi yang terjadi di Lombok baru-baru ini, seolah susul menyusul dalam beberapa waktu yang berdekatan. Fenomena apa yang sebenarnya sedang terjadi? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Kejadian ilmiah berupa Flores Back Arc Thrust

Penjelasan BMKG tentang fenomena Flores Back Arc Thrust [sumber gambar]
Menurut data yang dirilis oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat, Dwikorita Karnawati, gempa bumi yang terjadi secara susul menyusul itu merupakan efek dari aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust). Bencana tersebut juga merupakan jenis guncangan bumi dangkal.

Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelas Dwikorita dalam rilis BMKG yang dilansir dari jogja.tribunnews.com.

Sebaran patahan aktif yang tersebar di seluruh Indonesia

Ilustrasi jalan rusak akibat patahan gempa [sumber gambar]
Dilihat dari kacamata geologi, Wilayah Indonesia itu sangat berpotensi terjadi gempa bumi karena posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu Eurasia, Indoaustralia dan Pasifik. Hal ini dijelaskan oleh Dr Daryono, selaku Kepala bidang informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Dari tumbukan ini terimplikasi adanya sekitar enam tumbukan lempeng aktif yang berpotensi memicu terjadinya gempa kuat,” ujarnya yang dilansir dari bbc.com.

Indonesia termasuk daerah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire)

Denah lokasi Cincin Api dunia (Ring of Fire) [sumber gambar]
Bisa dibilang, daerah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa. Indonesia ada pada posisi ini, di mana lokasi ‘tapal kuda’ sepanjang 40.000 km, sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi pada sekeliling cekungan Samudra Pasifik. Wilayah Nusantara sendiri tergolong merah alias rawan terkena dampak gempa. Senada dengan penjelasan Danny Hilman Natawidjaja, peneliti utama bagian geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dikutip dari bbc.com, Indonesia merupakan wilayah yang sangat rawan terjadi gempa.

Faktor alam yang bisa menjadi penyebab gempa

Gunung meletus bisa menjadi penyebab gempa [sumber gambar]
kejadian seperti gunung meletus dan kerusakan alami lainnya, bisa menjadi pemicu timbulnya gempa bumi. Perpindahan lempeng sebagai akibat dari adanya gaya geologi, akhirnya menciptakan perpecahan batuan yang juga melepaskan banyak energi. Pada gunung meletus, pergerakan lava dalam perut bumi juga bisa memberikan gangguan tertentu. Misalnya, gelombang kejut yang terkirim ke seluruh lapisan bumi. Namun, intensitas gempa bumi karena letusan gunung, relatif ringan dengan radius yang terbatas.

Manusia bisa menjadi penyebab gempa bumi

Uji coba bom atom oleh manusia [sumber gambar]
Keserakahan dan kecerobohan manusia, ternyata juga bisa mengundang alam untuk murka kepada mereka. Salah satunya berwujud gempa bumi. Uji coba teknologi seperti bom atom, hulu ledak hidrogen, bisa memicu gempa bumi buatan yang dahsyat. Faktor lainnya seperti kelakuan manusia yang dianggap tidak menghargai alam dan penciptanya, juga bisa menjadi salah satu faktor terjadinya bencana di suatu tempat.

Masih ada banyak faktor penyebab gempa bumi, baik yang bisa dijelaskan secara ilmiah hingga murni dari kesalahan manusia itu sendiri. Kita hanya berharap, agar Indonesia ke depannya bisa lebih mempersiapkan diri, dengan menggunakan teknologi dan penemuan baru untuk mengatasi bencana yang ada.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Makanan Indonesia Favoritmu Ini Akan Mengungkapkan Kemiripanmu Dengan Pahlawan Indonesia!

Cap Tikus, Minuman Keras Khas Indonesia yang Sekarang Sering Dijadikan Oplosan