in

Mengenal Ponzi, Bisnis Penipuan Berantai yang Sukses Embat Duit Triliunan di Indonesia

Ada banyak sistem bisnis yang dijalankan oleh manusia di di dunia ini. Selain mempermudah dalam mengambil keuntungan, beberapa dari cara-cara yang digunakan itu dinilai bermasalah dan menyebakan kerugian pada orang lain. Salah satunya adalah skema Ponzi, dimana sistem ini telah menelan ribuan korban di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, skema Ponzi banyak disamarkan menjadi beberapa jenis bisnis agar tidak mencurigakan.

Salah satunya adalah sistem pada bisnis Money Game atau arisan berantai. Bagi masyarakat awam yang tak paham dengan lika-liku jalannya skema ini, bisa saja tertipu mentah-mentah. Terbukti, korbannya pun sudah banyak berjatuhan di Indonesia. Ratusan hingga miliaran rupiah, raib begitu saja tanpa bekas. Begitu mengerikannya efek bisnis dengan skema Ponzi, pemerintah pun melarang keras untuk diterapkan lho Sahabat Boombastis. Seperti apa kejamnya bisnis ala Ponzi ini? Simak ulasan berikut.

Sejarah awal nama skema Ponzi

Terkenal sebagai sosok penipu yang ulung [sumber gambar]
Bisnis haram ini diambil dari nama sang pendiri, Carlo Ponzi. Sosok kelahiran Lugo, Italia pada 3 Maret 1882 itu, merupakan seorang imigran di Amerika Serikat. ia dikenal sebagai penipu ulung yang sangat handal. Jauh sebelum ia menemukan skema penipuan miliknya yang menjadi legenda, Ponzi sudah memiliki catatan hitam di negara kelahirannya. Ia kerap terlibat tindakan kriminal dengan kasus penipuan. Namanya semakin dikenal setelah ia menemukan sistem piramida dan sukses melancarkan aksi penipuannya. Hingga kini, segala jenis bisnis penipuan yang menggunakan sistem tersebut, dinamakan sebagai skema Ponzi.

Bisnis penipuan berkedok keuntungan berlipat

Sistem Ponzi yang menipu banyak orang [sumber gambar]
Untuk menggaet mangsanya, skema Ponzi mempunyai cara yang cukup halus. Mereka yang memakai sistem palsu ini pada usaha yang dijalankan, biasanya memberikan iming-iming bunga sekian persen dalam jangka waktu yang relatif cepat. Sasarnnya adalah orang awam berduit lebih namun tak jeli dalam mengamati jalannya sebuaah bisnis. Alhasil, cara semacam ini banyak digunakan oleh sekawanan penipu cerdas untuk mengeruk keuntungan pribadi. Tak heran jika banyak bisnis investasi maupun arisan berantai marak di Indonesia. Mesti waspada nih Saboom.

Jenis penipuan skema ponzi berkedok bisnis di Indonesia

MMM jadi salah satu bisnis Ponzi di Indonesia [sumber gambar]
Ada banyak jenis bisnis abal-abal di Indoensia yang menggunakan skema Ponzi. Contohnya adalah MMM (Mavrodi Manial Moneybox), sistem member get member, arisan berantai, badan investasi pohon emas (pomas), investasi emas seperti East Gold Mining Corporation (EMGC) dan Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) dan lain sebagainya. Kebanyakan bisnis di atas tidak memunyai rencana keuangan yang jelas. Mereka hanyalah sebuah sistem yang harus terus menerus mencari anggota baru untuk mempertahankan bisnisnya.

Mengapa skema Ponzi populer di Indonesia hingga memakan banyak korban?

Mayoritas orang Indonesia minim pengetahuan keuangan [sumber gambar]
Seperti yang telah diulas pada poin ketiga, bisnis yang dijalankan dengan skema Ponzi hanya sebuah pola setan yang berputar tanpa ada nilai riil yang jelas. Sistem ini mudah diterima di Indonesia karena rakyatnya mayoritas sangat awam dan buta soal sistem keuangan. Mereka sering menggunakan istilah asing yang terdengar menarik di telinga untuk memperdaya korbannya. Seperti Initial Public Offering (IPO), dividen, stock options dan lainnya yang membuat orang percaya. Selain itu, sifat latah orang Indonesia yang suka ikut-ikutan dan ingin sukses tanpa kerja keras, juga menjadi faktor berkembangnya sistem Ponzi di Indonesia.

Rugikan rakyat jelata hingga Triliunan rupiah

Salah satu tersangka arisan online yang gunakan skema Ponzi [sumber gambar]
Ada banyak korban berjatuhan di Indonesia akibat sistem Ponzi. Tak kepalang tanggung, jumlah uang yang raib pun bernilai Triliunan rupiah. Rata-rata berkedok sebagai bisnis penanaman modal. Seperti Koperasi Langit Biru yang menyaru sebagai badan investasi Agrobisnis dengan jumah nasabah sebanyak 115.000 orang dengan keuntungan sekitar. Rp 6 triliun. Ada pula Gama Smart yang berkedok investasi komoditas dan valuta dengan jumlah nasabah sekitar 10 ribu orang yang beromset Rp 12 Triliun. Kalau punya uang segitu, enaknya diapain ya Saboom?

Terlepas dari bisnis yang dijalankan, skema Ponzi terbukti merupakan sistem penipuan yang merugikan orang banyak. Sama seperti kisah di atas, uang triliunan pun berhamburan sia-sia karena terlalu menuruti hawa nafsu ingin cepat kaya secara instan. Mau sukses dan duit banyak? Ya kerja dong Sahabat Boombastis!

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Siti Oetari, ‘Janda Perawan’ Istri Pertama Bung Karno yang Merupakan Nenek Maia Estianty

Tak Hanya Demam Berdarah dan Malaria, 4 Penyakit Ini Ditimbulkan Karena Gigitan Nyamuk