Bagi seorang wanita, mengetahui fakta payudara dan kesehatannya merupakan perkara yang penting. Terlebih jika telah menikah, memeriksa kondisi buah dada menjadi sebuah keharusan. Ada banyak hal penting mengenai kondisi payudara seorang wanita. Terutama dari sisi kesehatan dan pengaruhnya bagi tubuh.

Tak hanya penting untuk diketahui, melainkan juga sangat bermanfaat sebagai peringatan dini akan adanya serangan penyakit. Biasanya, momok yang menakutkan bagi seorang perempuan adalah terkena kanker payudara. Maka dari itu, pencegahan dini yang bisa dilakukan adalah dengan cara rutin memeriksa kondisi payudara. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan berikut.

Merokok berdampak negatif pada payudara

Merokok berdampak negatif bagi payudara

Sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Universitas Kentucky menemukan, kebiasaan merokok ternyata dapat membuat tekstur payudara semakin kendur. Hal ini terjadi karena kandungan nikotin pada rokok, dapat memecah protein dalam kulit yang disebut elastin. Zat alami tubuh inilah yang berfungsi memberikan penampilan kulit payudara yang baik serta terlihat elastis. Tak hanya itu, elastin juga membuat payudara tampak lebih kencang dan awet muda.

Posisi tidur pengaruhi bentuk payudara

Posisi tidur berpengaruh besar

Ternyata, posisi tidur juga dapat mempengaruhi posisi payudara seorang wanita. Salah satunya adalah beristirahat dengan posisi tengkurap. Jika sering dilakukan dalam jangka waktu yang lama, kebiasaan tersebut dapat merubah bentuk payudara dari waktu ke waktu. Beberapa studi juga menyebutkan, payudara kiri wanita cenderung lebih besar dibanding yang kanan. Jika tak menginginkan hal tersebut terjadi, mulai biasakan tidur sehat sesuai dengan saran dan anjuran pakar kesehatan payudara.

Tak semua benjolan pada payudara adalah kanker

Waspada benjolan pada payudara

Fakta payudara yang selalu dikaitkan dengan kanker saat ditemukan sebuah benjolan, ternyata tidak sepenuhnya benar. Ada sebuah benjolan kecil di area payudara yang disebut kelenjar Montgomerty, justru sangat berguna untuk menjaga kesehatan payudara. Kelenjar ini berfungsi sebagai pembersih, melumasi serta melindungi puting selama masa kehamilan dan menyusui. Jadi, tak semua benjolan yang ada pada payudara adalah bibit kanker. Meski begitu, memeriksa payudara secara rutin bisa menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan.

Jumlah lubang pada puting susu

Ada beberapa lubang pada puting susu

Bagi ibu menyusui, ketersediaan ASI sangat penting bagi pertumbuhan si buah hati. Syarat utamanya adalah kondisi payudara yang sehat, termasuk kinerja putingnya. Sekedar informasi, setiap puting susu memiliki 15 hingga 20 bukaan yang menjadi lubang keluarnya air susu ibu (ASI). Lubang tersebut dinamakan lobus. Masing-masing dari lobus tersebut, memiliki saluran air susu yang menyertainya. Tak heran, produksi susu terlihat padat pada fase ibu menyusui.

Ukuran payudara berubah sesuai siklus pertumbuhan

Ukuran berubah sesuai pertumbuhan umur

Semakin dewasa seseorang, maka akan berubah pula bentuk organ tubuhnya. Bagi wanita, hal yang paling jelas terlihat adalah ukuran dan bentuk payudara yang berubah seiring umur bertambah. Ukuran payudara dapat berubah setiap bulan yang disebabkan oleh pengaruh hormon. Perubahan tersebut terjadi selama periode menstruasi dan ovulasi, sehingga menyebabkan payudara terlihat lebih besar dan gatal.

Meski begitu, fakta payudara di atas tak sepenuhnya di alami oleh semua wanita. Semua tergantung hormon dan kondisi tubuh masing. Yang terpenting adalah, bagaimana agar para wanita bisa menjaga aset-nya tersebut dengan baik. Hal ini bertujuan agar di masa depan, tidak ada gangguan maupun penyakit yang disebabkan oleh kurangnya perhatian kita terhadap kesehatan payudara.