Indonesia memang ditakdirkan sudah kaya raya dari sononya. Bukan sekedar isapan jempol belaka. Lihat saja tambang emas di Papua, Blok migas Natuna, dan sumber daya lainnya, menjadi bukti nyata bahwa negeri ini memang Gemah Ripah Loh Jinawi. Sayang, semua hal tersebut justru tak membuat rakyatnya bahagia. Ibarat pepatah, anak ayam mati di lumbung padi. Itulah kenyataan yang ada sekarang.

Di sisi lain, masyarakat sebenarnya bisa memanfaatkan energi alternatif yang banyak ditemukan di masyarakat. Harapannya, agar ada sebuah sumber baru yang dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dan mudah diakses. Sayang, energi yang melimpah tersebut, seolah luput dari pandangan mata. Padahal, semua bisa merasakan jika pemerintah mau berusaha sedikit lebih keras untuk mendapatkannya.

Energi Geothermal sebagai alternatif

Tenaga geothermal yang belumk dimanfaatkan dengan baik [sumber gambar]
Dilihat dari namanya, sumber daya ini berasal dari tenaga panas yang terdapat di dalam kandungan bumi Indonesia. Jika diolah dengan tepat, energi alam ini bisa mengurangi ketergantungan manusia pada sumber daya berbahan fosil. Bentuk pengaplikasiannya bisa pada Pembangkit listrik maupun pemanas ruangan. Jauh di era modern, kekaisaran Romawi telah menggunakan energi panas bumi untuk menghangatkan ruangan kala musim dingin dan mendidihkan air.

Teknologi Hydro power yang melimpah ruah

Arus laut bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatif [sumber gambar]
Sebagai negara maritim, Indonesia harusnya bisa memanfaatkan teknologi Hydro Power sebagai energi listrik. Sayangnya, yang kini dinikmati rakyat Indonesia adalah pembangkit yang menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak dan batubara. Terang saja harganya semakin melambung enggak karuan. Hydro Power sendiri merupakan teknologi yang menggunakan energi kinetik dari arus air untuk memutar turbin dan berubah menjadi listrik. lebih ramah lingkungan dan hemat karena langsung disediakan oleh alam.

Alternatif murah dari energi Biomassa

Minyak jagung juga termasuk energi biomassa [sumber gambar]
Salah satu sumber energi alternatif lainnya adalah Biomassa. Menggunakan bahan alami yang disediakan langsung oleh alam, bahannya bisa terdiri dari hewan, tumbuhan dan limbah organik lainnya. Semua sisa tersebut telah mengalami proses biodegradasi. Di mana limbah organik telah berubah menjadi sebuah zat yang bisa digunakan. Contohnya adalah Biogas yang berasal dari kotoran hewan yang difermentasi terlebih dahulu. Gas yang dihasilkan bisa untuk menyalakan api maupun pembangkit listrik jika tersedia dalam jumlah besar.

Lebih hemat dengan tenaga surya

Panel surya dari energi panas matahari [sumber gambar]
Bisa dibilang, energi surya atau tenaga panas matahari merupakan sumber yang tak terbatas. Sayang, penggunannya di Indonesia masih sangat terbatas. Jika digalakkan oleh pemerintah, tentu akan menghemat banyak biaya pada masyarakat. Teknologi berbasis surya sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu aktif dan pasif. Untuk yang aktif, meliputi penggunaan panel fotovoltaik, pompa, dan kipas untuk mengubah energi surya ke bentuk yang berguna. Sementara pasif, meliputi pemilihan bahan konstruksi yang memiliki sifat termal yang bagus, perancangan ruangan dengan sirkulasi udara secara alami, dan menghadapkan bangunan ke matahari.

Energi angin yang tak terbatas

Gratis tanpa harus bayar [sumber gambar]
Angin merupakan salah satu karunia Tuhan yang sangat besar manfaatnya bagi manusia. Jika diolah dengan benar, tentu akan menghasilkan sesuatu yang besar. Seperti pembangkit listrik alternatif tanpa bahan bakar fosil. Sayang, lagi-lagi Indonesia telat dibanding negara lain di dunia. Kalaupun ada, implementasinya masih sangat kecil. Negara seperti Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, India dan Denmark sangat getol menginvestasikan dananya untuk membangun turbin listrik bertenaga angin.

Dari keseluruhan alternatif energi di atas, semuannya tersedia dan melimpah ruah di Indonesia. Hanya saja karena kurang kreativitas dan perhatian lebih, energi tersebut banyak terbuang percuma. Adalah tugas kita sebagai generasi muda, untuk lebih aktif dalam masalah semacam ini. Ayo bangkit Sahabat Boombastis!