5 Wanita Perampok Bank yang Paling Terkenal dan Menggegerkan

oleh Tetalogi
14:14 PM on Mar 12, 2016

Wanita pada umumnya memang identik dengan kelembutan dan kebaikan. Rasanya sulit membayangkan wanita melakukan kejahatan. Tapi jangan salah, ternyata ada juga beberapa wanita yang tidak berpikir panjang untuk menjadi seorang kriminal.

Beberapa orang wanita ini justru terang-terangan memilih untuk menjadi perampok bank. Memang sih bisa langsung mendapatkan banyak uang, tapi kalau berakhir di penjara, apa gunanya?

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

1. Perampok yang Sulit Ditemukan

Selama dua minggu April 2010, seorang wanita merampok setidaknya 10 bank di area Los Angeles. Ia berjalan ke teller sambil bicara di telpon. Ia kemudian menyodorkan kertas catatan yang berisi catatan menuntut uang dan bahwa ia akan melukai para pelanggan jika menolak melakukannya.

Starlet Bandit [Image Source]
Starlet Bandit [Image Source]
Si perampok tersebut disebuh Starlet Bandit karena menggunakan kacamata hitam besar meski penampilannya lusuh. Pada bulan Mei, juru bicara FBI mengatakan pada Los Angeles Daily News bahwa dua orang wanita ditangkap karena dipercaya sebagai Starlet Bandit.

2. Perampok Pembawa Ponsel

Candice Rose Martinez baru berusia 20 tahun saat ia ditangkap karena merampok 4 bank Wachovia di Virgina, Washington D.C. Ia dituntut hukuman 12 tahun penjara atas kejahatan ini. 7 tahun diantaranya adalah karena menodongkan pistol dalam salah satu perampokannya.

Candice Rose Martinez [Image Source]
Candice Rose Martinez [Image Source]
Martinez disebut dengan “cell phone bandit” karena selalu bicara di telepon dengan pacarnya saat melakukan perampokan. Dari hasil rampokannya, ia barhasi mendapatkan 48.620 dollar. Pacar Martinez, Dave C. Williams juga didakwa 12 tahun penjara karena membantu merencanakan perampokan ini.

3. Barbie yang Merampok

Heather Johnston dan Ashley Miller dengan cepat dikenal sebagai “Barbie Bandits” setelah melakukan perampokan di Bank of America pada Februari 2007 lalu. Para gadis berusia 18 tahun itu merampok dengan mengenakan jeans desainer dan berkacamata hitam. Khas anak muda seusianya.

Barbie Bandits [Image Source]
Barbie Bandits [Image Source]
Para gadis tersebut bertemu saat masih bekerja di strip club. Ia merencanakan perampokan dengan pacar Johnston, Michael Chastang dan seorang teller bank itu sendiri. Miller ditangkap dan dihukum 2 tahun penjara sementara Johnston harus menjalani 10 tahun masa percobaan.

4. Dicuci Otak Untuk Merampok

Patty Hearst adalah cucu dari pebisnis perusahaan penerbit kaya, William Randolph Hearst. Ia masih berusia 19 tahun ketika diculik oleh kelompok gerilya Symbionese Liberation Army pada tahun 1974. Dua bulan kemudian, ia terekam kamera pengawas sedang merampok bank di San Fransisco dengan membawa senapan mesin.

Patty Hearst [Image Source]
Patty Hearst [Image Source]
Patty mengaku bahwa ia dicuci otak oleh sekawanan penculiknya. Meski begitu, ia tetap mendapatkan hukuman hingga 7 tahun penjara. Dua tahun kemudian, Presiden Carter mengurangi masa hukumannya dan kemudian menerima permintaan maaf penuh dari Presiden Clinton.

5. Pasangan Perampok

Mungkin perampok wanita paling terkenal sepanjang masa adalah Bonnie Parker. Ia adalah penjahat terkenal yang mencapai ketenaran sebagai perampok bersama pasangannya Clyde Barrow.

Bonnie Parker [Image Source]
Bonnie Parker [Image Source]
Pasangan ini terkenal selama 2 tahun terus menerus melakukan perampokan bank, SPBU, dan berbagai bisnis kecil lainnya di Amerika Serikat pada masa krisis. Petualangan keduanya berakhir dalam aksi tembak menembak tahun 1984 ketika polisi menyergap persembunyian mereka di Louisiana.

Tindakan kriminal biasanya memang identik dengan kaum pria. Tapi itu tidak selamanya benar, karena terkadang wanita juga terjerumus untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti ini. Sebutuh apapun, jangan sampai kita menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Karena pada akhirnya hal tersebut akan sia-sia saat kita harus bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA