Potret Hangat Wanita Militer Berikan ASI Bagi Bayinya

oleh Febri
08:30 AM on May 12, 2015

Tak jarang seorang wanita, khususnya seorang ibu akan mengeluhkan betapa sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan berperan sebagai seorang ibu. Apalagi jika memiliki bayi yang harus disusui, tapi hal itu bukan tidak mungkin untuk dilakukan.

Para wanita militer dari Angkatan Bersenjata Filipina, telah membuktikan bahwa pekerjaan bukanlah alasan untuk menghalangi seorang ibu memberikan kasih sayang lewat ASI yang diberikan kepada anaknya secara eksklusif.

Baca Juga
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer

Dalam sebuah pameran foto bertema “Mga Tunay na Bayani” yang berarti pahlawan sejati ini, menampilkan potret-potret hangat yang dapat menginspirasi ibu – ibu yang masih enggan menyusui lantaran kesibukan kerja. Acara ini sukses digelar 18 hingga 28 November 2014 yang lalu di AFP Medical Center, Kota Quezon, Filipina. Ingin tahu seperti potret ibu teladan yang dipamerkan? Simak foto-foto berikut ini.

Keringanan Ibu Menyusui (c) facebook
Keringanan Ibu Menyusui (c) facebook

Walaupun hidup di tengah – tengah budaya militer yang disiplin soal waktu, tapi tetap ada keringanan untuk ibu yang menyusui.

Christina O Basco (c) facebook
Christina O Basco (c) facebook

Menyusui untuk pertama kalinya terasa luar biasa bagi Christina O Basco. Ia berterimaksih karena adanya dukungan untuk ini.

Daisy Menyusui Bayi (c) facebook
Daisy Menyusui Bayi (c) facebook

Daisy mengaku menjadi tentara yang menyusui bayi bukanlah hal yang mudah. Ia menganggap itu sebagai kewajiban dalam hidupnya.

Imee R Taloza (c) facebook
Imee R Taloza (c) facebook

Imee R Taloza ibu dalam foto ini juga berpendapat serupa, bahwa menyusui tetap harus dilakukan demi kesehatan sang buah hati.

Marcy Grace (c) facebook
Marcy Grace (c) facebook

Jika sebelumnya ada kemudahan seperti ini, maka Marcy Grace pasti lebih memilih memberikan ASI daripada susu Formula untuk anak pertamanya.

Maria Sharon (c) facebook
Maria Sharon (c) facebook

Maria Sharon merasa beruntung bisa memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya.

Maria Elena (c) facebook
Maria Elena (c) facebook

Maria Elena rela menyusui anaknya walupun tenggah bertugas. Ia terinspirasi dari adiknya yang memiliki anak yang sehat dan cerdas berkat ASI.

Rebecca (c) facebook
Rebecca (c) facebook

Rebecca bertekad bahwa anaknya harus mendapatkan gizi yang terbaik, dan pekerjaannya bukan lagi penghalang niatnya itu.

Foto berseragam sekeluarga (c) facebook
Foto berseragam sekeluarga (c) facebook

ASI bukan hanya makanan, namun mendekatkan ikatan antara ibu dan anak.

Ibu Sekaligus Prajurit (c) facebook
Ibu Sekaligus Prajurit (c) facebook

Anak-anak yang terpenuhi kebutuhan ASInya, terbukti memiliki pribadi dan kecerdasan yang lebih baik secara intelegensi maupun emosional.

Wanita yang bekerja juga dapat menyusui. Ibu-ibu berseragam di Filippina ini adalah contoh nyata, bahwa dengan adanya dukungan dari pihak yang terkait, maka menyusui sekaligus bekerja bukanlah hal yang mustahil. Tapi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para ibu, mengingat menyusui membutuhkan fisik dan mental yang sehat.

Penelitian membuktikan bahwa ASI dan waktu-waktu pemberian ASI bisa membantu anak tumbuh dengan baik serta merasakan kehangatan kasih sayang ibunya. Semoga inspirasi dari para ibu-ibu militer ini bisa menyemangati ibu yang lain untuk memberikan ASI terbaik bagi penerus masa depan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA