Wabah-Wabah Aneh dan Mematikan Yang Pernah Ada di Dunia

oleh Adi Nugroho
13:15 PM on May 26, 2015

Saat pancaroba, kita sering mengenal mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue yang mematikan bagi siapa saja. Selain itu, pada awal 2000-an, Dunia Internasional termasuk Indonesia dihebohkan dengan mewabahnya flu burung. Banyak peternak unggas di Indonesia harus merugi karena ribuan hewan yang mereka ternak harus mati secara massal. Selain itu, di benua Afrika, wabah penyakit HIV/AIDS juga menyebar dengan cepat karena tingkat pendidikan yang rendah dalam hal menjaga kesehatan tubuh.

Wabah penyakit umum sekali terjadi di dunia ini. Beberapa sudah ditemukan obat dan cara penanggulangannya, namun beberapa masih coba dipahami oleh para peneliti. Di dunia ini, pernah ada wabah aneh, tapi nyata. Wabah yang tidak akan bisa kita nalar. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

1. Wabah Penyakit Tidur Yang Membuat Banyak Orang Amnesia Hingga Merenggut Nyawa

Di Spanyol pada tahun 1918-1920 pernah ada sebuah wabah yang sangat aneh. Penderita yang terjangkit penyakit ini akan mengalami tidur yang sangat lama sepanjang hari. Penyakt ini sering disebut dengan Encephalitis Lethargica. Penyakit ini pada puncaknya membunuh hingga jutaan orang dan beberapa yang tidak meninggal akan mengalami kelumpuhan tubuh secara total.

Penyakit ini memiliki ratio kematian hingga 40% dari penderitanya. Penderita biasanya memiliki gejala berupa tenggorokan yang sangat sakit dan tubuh mendadak kaku. Pada tahun 1926 wabah ini selesai dan sampai sekarang belum ditemukan penyebab dan obatnya.

Wabah Penyakit Tidur
Wabah Penyakit Tidur [imagesource]
Wabah yang hampir mirip tapi bukan Encephalitis Lethargica, terjadi di Kalachi, Kazakhstan tahun 2013. Sebanyak seperempat penduduk kota Kalachi mengalami penyakit tidur. Penderita penyakit ini akan mengalami tidur seharian dan saat bangun tidur akan mengalami mual, saki kepala, dan kehilangan memori di otak. Diduga penularan terjadi melalui udara, air, dan makanan, tapi sampai saat ini belum ada penjelasan ilmiah yang dapat menjelaskan penyebab dan cara penyembuhan penyakit tidur ini.

2. Wabah Penyakit Menari Yang Tidak Bisa Berhenti

Pada abad ke-16 masehi, terletak di kota Strasbourg bagian dari Perancis pernah terjadi wabah menari yang membuat pelakunya tidak bisa berhenti. Wabah ini dimulai saat seorang wanita bernama Frau Troffea mulai menari di jalanan kota. Wanita ini menari di jalanan tanpa suatu alasan yang jelas, bahkan tanpa adanya iringan musik. Dalam seminggu ada sekitar 34 orang ikut bergabung menari, dan hingga sebulan orang yang menari mencapai 400.

Wabah menari
Wabah menari [imagesource]
Pada awalnya musisi setempat menyediakan musik agar kegiatan menari nampak lebih bagus. Namun lama-lama kaki para penari menjadi berdarah karena tidak bisa berhenti menari. Beberapa di antaranya mengalami kematian karena serangan jantung. Beberapa penari yang meminta bantuan berhasil disembuhkan.

Beberapa orang setempat menyebut kejadian itu adalah sebuah kutuk dari St. Vitus. Namun dunia modern menyebut itu sebagai histeria massal, keadaan psikologis yang diakibatkan stress.

3. Wabah Kumbang Juni Yang Meresahkan Pabrik Tekstil

Pada tahun 1962, para pekerja wanita di pabrik tekstil Amerika Serikat mengalami gangguan penyakit kulit mirip kudis. Gangguan ini terjadi secara serempak di seluruh pabrik disertai dengan demam yang susah turunnya. Banyak pekerja yang meminta dirawat, beberapa yang tidak terkena minta dirawat juga karena takut terjangkit.

Wabah Kumbang Juni
Wabah Kumbang Juni [imagesource]
Berdasarkan investigasi, di seluruh pabrik hanya ditemukan dua Kumbang Juni. Dan yang terpenting lagi adalah tidak adanya komponen kimia berbahaya dari gigitannya. Beberapa waktu kemudian disimpulkan jika kejadian itu merupakan stress yang terpancing histeria massal.

4. Wabah Tertawa Yang Tidak Bisa Berhenti

Di sebuah daerah bernama Tanganyika, sekarang bagian dari negara Tanzania, tiga orang gadis tertawa karena lelucon. Beberapa menit kemudian, sekitar 60% dari siswa di sekolah mengalami tertawa secara massal.

Wabah Tertawa
Wabah Tertawa [imagesource]
Bahkan beberapa di antaranya tidak kuat menahan tertawa sampai mengalami jatuh. Kejadian ini membuat beberapa siswa menangis, dan keadaan tubuh melemah. Kejadian ini dikenal sebagai Penyakit Psikologi Massal. Wabah tertawa hanya dialami oleh anak-anak secara instan.

5. Wabah Mengangguk di Afrika

Wabah mengangguk terjadi di Afrika yang menyebabkan 3.000 anak lebih mengalami gangguan fungsi tubuh. Seorang anak dapat mengangguk secara spontan bahkan saat sedang makan, atau berjalan. Keadaan ini membuat anak jadi sering jatuh dan mengakibatkan cedera.

Wabah Mengangguk
Wabah Mengangguk [imagesource]
Beberapa anak mengalami kejang karena sering jatuh dan mengangguk. Kejadian ini semakin parah saat penderita yang mayoritas anak-anak mengalami keterlambatan mental. Sampai saat ini belum ditemukan penyebab dan cara menyembuhkannya.

Hal yang aneh memang kerap terjadi di sekitar kita. Yang bisa kita lakukan adalah menyikapinya dengan baik. Tidak segala hal aneh bisa kita kaitkan dengan hal-hal berbau mistis. Kita harus mencari hal yang lebih rasional dan bisa diterima oleh akal sehat.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content