Menengok Vila Bawah Air Seharga 19 Triliun Rupiah di Dubai

oleh Ayu
08:13 AM on Feb 11, 2015

Bagi kita yang awam dengan fasilitas dan kemewahan kelas VVIP, mungkin tidak pernah membayangkan sebuah hunian dalam air. Paling sering yang kita temui adalah wahana dalam air seperti Sea World yang membuat kita melongo dengan dunia bawah laut yang indah dan juga mengagumkan, Itu pun masih dinikmati bersama-sama.

Akan tetapi, pernahkah Anda membayangkan menikmati suasana bawah laut secara eksklusif dan private? Sekaligus sambil bersantai di kamar tidur dan melihat ada predator maupun biota laut yang kelihatan dari jendela kamar tidur Anda?

Baca Juga
5 Hal Menjengkelkan Tentang SEA Games di Malaysia Ini Bikin Indonesia Meradang
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga

Menengok Vila Bawah Air Seharga 19 Triliun Rupiah di Dubai MIRROR
Menengok Vila Bawah Air Seharga 19 Triliun Rupiah di Dubai MIRROR

Suasana seperti ini hanya bisa Anda rasakan di sebuah villa bawah laut seharga £1m atau senilai Rp 19 Trilliun besutan seorang creator dari Dubai, Udhay Lall. Ia membuat sebuah project bernama The Heart of Europe yang rencananya hanya akan dibangun di dalam air, bukan di daratan.

Rencananya, villa yang eksklusif dan menawarkan pemandangan laut super ekostis ini akan dibangun sejumlah 42 unit. Lantainya akan memperlihatkan view dari bawah lautan sehingga kita merasa ‘tenggelam’ dalam pesonanya. Tidak hanya sampai di situ, dapur, ruang makan dan ruang tamu akan dibangun di kedalaman 13 kaki di bawah laut.

Dubai sendiri memang memiliki banyak sekali program pembangunan yang amazing. Tanpa banyak koar-koar, sudah banyak desain gedung futuristic yang rencananya dibangun di darat dan lautan. Kabarnya, project The Heart of Europe ini akan melibatkan 6 kepulauan. Wah, bisa dibayangkan betapa besar dan premiumnya suasana di villa bawah air ini.

Yang lebih keren lagi, ini akan menjadi hunian bawah laut di mana penikmatnya tidak melihat pepohonan dan membuka jendela. Melainkan sensasi ketenangan dan kemegahan bawah laut. Semoga saja, project ini tetap ramah lingkungan sehingga bisa dinikmati kaum jetset dengan lebih bijaksana.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA